Pangkalbalam, IAINews – Kepala UPTD Puskesmas Pangkalbalam dengan perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, secara resmi telah meluncurkan aplikasi digital yaitu Sistem Informasi Pengobatan Agar Tubuh Sehat Bebas Tuberkulosis (SOBAT HEBAT), pada Kamis, 3 Juli 2025. SOBAT HEBAT merupakan inovasi UPTD Puskesmas Pangkalbalam yang berupaya untuk meningkatkan kepatuhan minum obat pasien TB (tuberculosis).

SOBAT HEBAT merupakan aplikasi mobile yang dapat diunduh gratis secara mudah melalui telepon genggam pasien TB ataupun keluarga pasien.
Aplikasi SOBAT HEBAT
Aplikasi SOBAT HEBAT dibuat berdasarkan adanya kebutuhan untuk membantu pasien TB, memberikan informasi seputar kesehatan terutama mengenai penyakit TB, Jadwal Laboratorium dan Absensi Kontrol Obat. Memudahkan bagi pasien, aplikasi ini dapat diunduh dengan cara melakukan scan barcode.
Aplikasi SOBAT HEBAT yang dikembangkan oleh Puskesmas Pangkalbalam bekerjasama dengan Institut Sains dan Bisnis (ISB) Atma Luhur ini merupakan aplikasi layanan pengaduan untuk meningkatkan mutu pelayanan. Anda bisa mengakses sarana pengaduan online dengan mengklik tautan https://bit.ly/PengaduanPuskesBalam atau menggunakan QR Code di bawah ini.
“Aplikasi ini akan memudahkan petugas untuk memantau kepatuhan minum obat dengan cepat dan akurat. Ini langkah maju dari metode sebelumnya yang mengandalkan kunjungan lapangan atau panggilan telepon,” ungkap Kepala UPTD Puskesmas Pangkalbalam, M. Afhan Nasution.
Kasus Tuberkulosis Paru di Indonesia
Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri, dapat menyerang berbagai organ tubuh, terutama paru-paru. Tuberkulosis paru (TB Paru), jenis TB yang paling lazim dikenal dan kasusnya terbanyak, biasanya menular dari manusia ke manusia lain lewat udara melalui droplet. Gejala utama TB Paru yaitu batuk, disertai gejala lainnya meliputi batuk berdarah, sesak nafas, malaise, penurunan berat badan, menggigil, demam dan berkeringat di malam hari (Kemenkes RI, 2020).
Berdasarkan data Global TB Report 2023, terdapat 1.060.000 kasus TB baru, dan kematian akibat TB mencapai 134.000. Tercatat pula, Indonesia memiliki beban TBC tertinggi kedua di dunia (Kemenkes RI, 2025).
Angka kematian dan kesakitan akibat tuberkulosis merupakan permasalahan yang sangat serius terutama akibat permasalahan timbulnya efek samping akibat penggunaan Obat Anti Tuberkulosis (Zainal, 2020).
Tingkatkan kepatuhan minum obat dengan aplikasi SOBAT HEBAT
Salah satu kunci keberhasilan pengobatan TB yaitu usia, status pekerjaan, efek samping obat, kepatuhan pasien dan peran keluarga, hubungan yang baik dengan petugas serta stigma. Sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan kepatuhan pasien dengan pembangunan dan pengembangan dalam pemberian layanan kesehatan agar pasien dapat mengakses pelayanan kesehatan secara maksimal, khususnya bagi pasien yang terhambat oleh jarak dan biaya. Selain itu, memberikan edukasi terkait TB, meningkatkan hubungan pasien dengan petugas, dukungan keluarga baik secara fisik dan spiritual juga dibutuhkan untuk menjaga niat pasien dan memberikan kekuatan secara psikologis terhadap stigma yang mungkin diterima (Adanty et al, 2023).
Melalui aplikasi SOBAT HEBAT yang telah diluncurkan oleh Puskesmas Pangkalbalam ini, diharapkan untuk dapat meningkatkan keberhasilan pengobatan pada pasien TB, melalui kepatuhan minum obat.
https://iainews.net/empati-edukasi-apoteker-kunci-kesembuhan-tb/



















