TREN nutrisi terbaru mengungkap fakta yang krusial. Mengonsumsi vitamin D tanpa kombinasi vitamin K2, bisa menjadi pisau bermata tajam yang menyerang kerja organ tubuh yaitu ginjal.
Peran vitamin K2 menjadi sangat vital. Kombinasi keduanya tidak hanya sekedar tren. Namun, hal wajib secara biologis untuk memastikan ginjal tidak terbebani.
Mengapa bisa membebani ginjal?
Secara biologis, vitamin D menjalankan tugas untuk meningkatkan penyerapan kalsium ke dalam aliran darah. Sayangnya, tanpa kerja yang optimal, kalsium bisa tersesat. Bukannya menuju ke tulang dan gigi, vitamin D justru bisa menempel pada dinding pembuluh darah dan jaringan lunak.
Keadaan ini mengakibatkan ancaman yang serius bagi ginjal. Pengerasan pembuluh darah dan risiko batu ginjal bisa meningkat potensinya, apabila kalsium tidak terkelola dengan baik.
Bagaimana peran esensial vitamin K2 menyelamatkan ginjal?
Vitamin K2 menjadi penyelamat ginjal saat dikonsumsi bersama vitaminn D. Vitamin K2 bersama vitamin D bersinergi saat berada di dalam tubuh. Jika vitamin D sebagai “penyerap” kalsium, maka vitamin K2 sebagai “pengatur lalu lintasnya”.
Vitamin K2 akan mengatur arah perjalanan dari kalsium, dengan mekanisme berikut:
- Vitamin K2 mengaktifkan protein yang mengikat kalsium ke dalam matriks tulang.
- Aktivasi matriks Gla Protein untuk mencegah kalsium menempel di arteri ginjal.
- Mengatur alur mitigasi kalsium agar tertransfer ke tulang maupun gigi, untuk mencegah tekanan darah tinggi, menjaga elastisitas pembuluh darah, sehingga beban kerja ginjal untuk meregulasi tekanan darah akan semakin ringan.
Bagaimana rekomendasi apoteker untuk keamanan yang optimal?
Untuk menjalankan kerja sinergis, gunakan rasio dosis yang tepat sesuai kebutuhan dan aktivitas harian, konsumsi kombinasi 45-100mcg vitamin K2 untuk penggunaan 1.000-5.000iu vitamin D3.
Konsultasi medis sangat diperlukan untuk penyesuaian dosis tiap individu. Jangan anggap remeh, sebab jika salah dosis, vitamin yang digunakan bisa tidak berefek bahkan bisa berefek negatif untuk tubuh.
Stop terkontaminasi tren konsumsi vitamin. Gunakan seperlunya dan secukupnya. Jangan lupa konsultasi apoteker anda untuk dosis yang sesuai. Salam sehat, Tanya obat Tanya Apoteker.













