MAKASSAR IAI News — Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPD IWAPI) Sulawesi Selatan bergerak cepat merealisasikan program kerja strategisnya. Di bawah kepemimpinan ketua terpilih yang juga merupakan seorang apoteker, IWAPI DPD Sulsel menempatkan sektor kesehatan sebagai salah satu pilar utama pergerakan organisasi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi internasional bersama Sunway Medical Centre, Sunway City Kuala Lumpur. Kerja sama ini ditandai dengan penyelenggaraan program edukasi dan penanganan terapi kanker dalam bentuk dialog interaktif yang berlangsung di Kafe The ICON, Kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, pada Jumat (10/7/2026).

Kegiatan ini menghadirkan pakar di bidangnya, dr. Wong Lin Le, seorang spesialis bedah digestif dari Malaysia. Di hadapan pengurus, anggota IWAPI, dan para tamu undangan, dr. Wong memaparkan perkembangan terkini mengenai modalitas terapi, deteksi dini, serta tata laksana komprehensif untuk penanganan kanker usus (kolorektal) dan kanker hati (hepar).

Program ini diselenggarakan bukan sekadar sebagai ruang edukasi, tetapi juga menjadi jembatan rujukan (referral linkage) yang kredibel bagi masyarakat. IWAPI DPD Sulsel menyadari bahwa penanganan kanker memerlukan pendekatan multidisiplin yang berkelanjutan.
Melalui kemitraan resmi dengan Sunway Medical Centre, IWAPI DPD Sulsel berperan sebagai fasilitator strategis yang membuka akses lebih luas, aman, dan terarah bagi masyarakat maupun keluarga besar IWAPI di Sulawesi Selatan yang membutuhkan kelanjutan terapi (continuum of care) di tingkat internasional dengan standar pelayanan medis yang terakreditasi.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan saluran cerna sekaligus mempertegas peran IWAPI DPD Sulsel yang tidak hanya berfokus pada pemberdayaan ekonomi perempuan, tetapi juga responsif terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Kehadiran seorang apoteker sebagai pucuk pimpinan IWAPI DPD Sulawesi Selatan memberikan perspektif ilmiah yang kuat dalam implementasi kerja sama internasional ini. Dalam praktik onkologi modern, keberhasilan penanganan kanker tidak hanya bergantung pada tindakan bedah, tetapi juga pada ketepatan manajemen terapi (therapeutic management) yang berorientasi pada keselamatan pasien (patient safety).
Secara ilmiah dan klinis, kepemimpinan yang berlatar belakang kefarmasian memberikan kontribusi penting dalam memfasilitasi keberlanjutan terapi kanker bersama Sunway Medical Centre. Salah satunya adalah penguatan kendali mutu tata laksana pengobatan (medication management), mengingat pasien yang menjalani transisi dari terapi di dalam negeri menuju terapi lanjutan di luar negeri memiliki risiko tinggi mengalami diskontinuitas regimen pengobatan maupun potensi interaksi obat yang tidak diinginkan.
Selain itu, aspek edukasi dan literasi mengenai keamanan penggunaan obat (pharmacovigilance) juga menjadi perhatian utama. Penanganan kanker usus dan kanker hati melibatkan organ yang berperan penting dalam metabolisme obat, sehingga terapi onkologi memerlukan ketepatan dosis, kepatuhan penggunaan obat, serta pemantauan yang optimal untuk meminimalkan risiko efek samping dan meningkatkan keberhasilan terapi.
IWAPI DPD Sulsel juga memfasilitasi akses terapi lanjutan yang mengacu pada prinsip Evidence-Based Medicine atau Kedokteran Berbasis Bukti. Melalui kemitraan dengan Sunway Medical Centre, masyarakat memperoleh akses terhadap layanan onkologi modern, teknologi medis terkini, serta sistem pemantauan pasien berbasis kolaborasi multidisiplin. Dalam perspektif kefarmasian, keberhasilan terapi jangka panjang tidak hanya ditentukan oleh efektivitas obat, tetapi juga oleh sistem pelayanan kesehatan yang mampu mendukung kepatuhan dan keselamatan pasien secara berkesinambungan.
Melalui integrasi keilmuan kefarmasian tersebut, program kerja IWAPI DPD Sulsel tidak lagi sebatas kegiatan sosial dan edukasi kesehatan, tetapi berkembang menjadi sebuah sistem fasilitasi layanan kesehatan yang terukur, berbasis ilmiah, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup pasien kanker di Sulawesi Selatan.













