Informasi
Hubungi Redaksi IAINews melalui email : humas@iai.id
Floating Left Ads
Floating Right Ads
banner 950x90

Lontarak Pabbura; Kearifan Lokal Pengobatan Masyarakat Bugis

Penulis: apt. Aulia Yahya, S.Si (Tim Media Nasional IAI/ PD IAI Sulawesi Selatan)Editor: apt Dra Tresnawati
banner 120x600
banner 468x60

LONTARAK sebagai naskah kuno yang ditulis dalam aksara daerah, kaya dengan sumber pengetahuan. Dalam naskah lontarak berisi kajian sejarah, tata pemerintahan, hukum, adat-istiadat, dan ilmu pengetahuan lainnya.

Lontarak Pabbura, naskah kuno berisi ramuan tradisional Bugis mengobat berbagai jenis penyakit.

Kekayaan ilmu pengetahuan yang terdapat dalam lontarak menjadi milik masyarakat Bugis yang masih diterapkan hingga kini, ke segenap tempat tinggal orang Bugis, baik yang terdapat di dalam maupun di luar Sulawesi Selatan.

Iklan ×

Lontarak terdiri atas berbagai macam jenis, di antaranya lontarak pabbura.

Dalam budaya   Bugis, kata “obat”  disebut pabbura.   Lontarak pabbura merekam berbagai pengetahuan mengenai biji-bijian, dedaunan, akar-akaran, yang memiliki khasiat pengobatan.

Misalnya mengobati orang yang terkena sariawan, dalam lontarak tertulis pannessaenggi pabburana narekko mpennoi lilae. Unyyi matteppunnge risapuiyyanngi.

Artinya ‘Bila ada bercak di lidah atau sariawan, cukup menggunakan serbuk kunyit. Begitu juga cara mengobati orang yang sakit perut pannessaenggi pabburana lasa cikae, daung kiloro rinasu silaong uwae nappa riinung. Artinya, resep obat sakit perut adalah daun kelor dimasak dengan air lalu diminum.

Baca Juga  Mengenal Taman Obat Keluarga

Sebagai bagian dari warisan budaya yang penting untuk dilestarikan, salah satu penerbit, melalui Proyek Penelitian dan Pengkajian Kebudayaan Sulawesi Selatan La Galigo, naskah Lontarak Pabbura ini pada tahun 1986 kemudian di salin dalam format buku yang berjudul Lontarak Pabbura (Suatu Kajian Tentang Medis Orang Bugis).

Buku ini berisi kajian tentang sistem medis orang Bugis, yaitu terdiri atas :  konsep medis, klasifikasi ramuan dan cara penyembuhannya menurut lontarak Wajo dan Bone, klasifikasi ramuan dan cara penyembuhan menurut lontarak Wajo dan Bone, serta diuraikan nama-nama bahan-bahan dan tumbuh-tumbuhan yang digunakan sebagai obat-obatan orang Bugis.

Buku Lontarak Pabbura merupakan naskah tradisional Bugis yang berisi pengetahuan tentang pengobatan tradisional dan kearifan lokal dalam bidang kesehatan.

Baca Juga  Rahasia Kehangatan Apoteker Banjar: Belajar dari Kelembutan Wadai dan Filosofi Kuliner Otentik Banjarbaru

Buku ini menyoroti sistem pengetahuan dan praktik pengobatan yang digunakan oleh masyarakat Bugis di masa lalu, termasuk konsep-konsep tentang penyakit, penyebabnya, dan cara penyembuhannya, seringkali menggunakan ramuan herbal.

Secara ringkas, buku ini menyajikan pemahaman mendalam tentang konsep penyakit dalam perspektif budaya Bugis, termasuk teori tentang asal-usul penyakit dan bagaimana menjaga keseimbangan tubuh.

Lebih lanjut, buku ini juga menjelaskan berbagai metode atau sistem pengobatan tradisional Bugis, seperti penggunaan ramuan herbal dan praktik-praktik lain yang bertujuan untuk mengembalikan keseimbangan tubuh.

Hal lain yang tak luput dari buku ini adalah penjabaran mengenai konsep penting dari  prinsip Sulapa Eppa, yang mengacu pada keseimbangan antara empat komponen: asal kejadian manusia, kualitas alam sekitar, dan cairan tubuh (darah, lendir, empedu kuning, dan empedu hitam).

Baca Juga  Mahalnya Menik[mati] Hidup Sehat

Keistimewaan lainnya dari buku ini, Lontarak Pabbura mencatat berbagai jenis tumbuhan dan bahan alami yang digunakan sebagai obat untuk berbagai penyakit, serta cara penggunaannya.

Oleh sebab itu, sebagai bagian tak terpisahkan dari warisan budaya Sulawesi Selatan, Lontarak Pabbura telah memberikan wawasan berharga tentang kearifan lokal dalam bidang kesehatan.

Tinggal tugas kita saat ini, meskipun aplikasi serta praktik pemgobatannya mungkin sudah jarang dilakukan, Lontara Pabbura tetap menjadi sumber inspirasi bagi penelitian dan pengembangan pengobatan tradisional, serta pemahaman tentang pentingnya keseimbangan dalam tubuh dan lingkungan.

Bagi pemerhati dan praktisi kesehatan berbasis kesehatan tradisional, Lontarak Pabbura juga menjadi rujukan dalam mencari pengobatan alternatif atau komplementer, dengan menggabungkan pengetahuan tradisional dengan pendekatan modern.***

banner 325x300
```

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 950x90