MAKASSAR IAI News — Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI) Sulawesi Selatan sukses menyelenggarakan kegiatan Halalbihalal 1447 Hijriah dengan suasana penuh khidmat dan kehangatan. Bertempat di Sekretariat PD IAI Sulsel, Jl. Puri Asri No. 10, Makassar, acara yang berlangsung pada Sabtu (04/04/2026) ini mengusung tema sentral “Sucikan Hati, Pererat Silaturahmi, dan Rayakan Idul fitri dengan Ikhlas dan Suka Cita – Apoteker Kuat, Apoteker Tangguh.”
Kegiatan yang diinisiasi oleh Sekretaris PD IAI Sulsel, apt. Aminullah, S.Si., M.Pharm.Sc., ini bertujuan untuk memperkokoh soliditas antarsejawat apoteker pasca-Ramadhan dan Idulfitri. Acara dimulai dengan sambutan hangat dari Ketua PD IAI Sulsel, apt. Andi Alfian, S.Si., M.Si.

Dalam sambutannya, apt. Andi Alfian menekankan pentingnya momentum halalbihalal sebagai sarana rekonsiliasi hati dan penguatan profesi.
“Tema ‘Apoteker Kuat, Apoteker Tangguh’ bukan sekadar jargon. Ini adalah refleksi semangat kita untuk terus memberikan pelayanan kefarmasian terbaik bagi masyarakat dengan hati yang bersih dan integritas yang kokoh,” ujarnya di hadapan para pengurus dan tamu undangan.
Pencerahan Spiritual dari Dr. KH. Anwar Sadat Malik
Puncak acara diisi dengan tauziah yang dibawakan oleh ulama kondang, Dr. KH. Anwar Sadat Malik, Lc., M.A. Dalam ceramahnya, beliau mengupas makna mendalam tentang keikhlasan dan bagaimana menjaga hubungan baik sesama manusia (hablum minannas) sebagai pelengkap kesalehan spiritual. Beliau juga memberikan apresiasi terhadap peran strategis apoteker yang dalam Islam dinilai sebagai bentuk pengabdian kemanusiaan yang mulia.

Urgensi Silaturahmi dalam Bingkai Organisasi Profesi
Kegiatan Halalbihalal ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan memiliki urgensi strategis bagi eksistensi Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) di Sulawesi Selatan. Berikut dua dimensi utama manfaat yang dihasilkan:
Bagi Sesama Sejawat : Soliditas dan “Apoteker Kuat”
Dalam lingkup internal, silaturahmi melalui Halalbihalal menjadi katalisator untuk mempererat ukhuwah profesi. Mengingat beban kerja apoteker yang tinggi di berbagai sektor, baik di klinis, industri, maupun distribusi. Dan pertemuan ini berfungsi sebagai :
- Ruang Rekonsiliasi: Membersihkan hambatan komunikasi atau perbedaan pandangan yang mungkin muncul selama menjalankan tugas organisasi setahun terakhir.
- Penguatan Mentalitas: Sejalan dengan jargon “Apoteker Kuat, Apoteker Tangguh”, interaksi tatap muka ini membangun rasa senasib sepenanggungan. Soliditas yang kuat di level organisasi akan memudahkan koordinasi dalam mengawal kebijakan profesi dan perlindungan hukum bagi anggota.
- Pertukaran Insight: Menjadi wadah informal bagi para praktisi dari berbagai himpunan seminat untuk berbagi perkembangan terbaru di dunia kefarmasian.
Manfaat Bagi Masyarakat : Peningkatan Mutu Pelayanan
Secara tidak langsung, harmonisasi di tubuh PD IAI Sulsel berdampak positif pada kualitas kesehatan masyarakat:
- Standarisasi Layanan : Organisasi yang solid mampu memastikan setiap anggotanya menjalankan praktik kefarmasian sesuai standar dan etika. Dengan hati yang suci dan niat yang ikhlas, pelayanan kepada pasien akan jauh lebih humanis dan profesional.
- Edukasi Terpadu : Melalui silaturahmi ini, berbagai himpunan dapat menyelaraskan program kerja, seperti penyuluhan obat atau aksi sosial, sehingga pesan-pesan kesehatan yang sampai ke masyarakat lebih konsisten dan berdampak luas.
- Kepercayaan Publik : Melihat organisasi profesi yang rukun dan terorganisir dengan baik akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap profesi apoteker sebagai bagian dari tenaga medis yang kompeten dan dapat diandalkan.
“Silaturahmi adalah kunci pembuka pintu rezeki dan umur panjang, dan bagi kami di IAI, rezeki terbesar adalah kepercayaan masyarakat dan kekompakan dalam mengabdi,” pungkas apt. Andi Alfian dalam sesi ramah tamah.
Sinergi Profesi dan Kepedulian Sosial
Selain dihadiri oleh jajaran pengurus, kegiatan ini juga diramaikan oleh kehadiran para delegasi dari berbagai Himpunan Seminat dan Perhimpunan di bawah naungan PD IAI Sulsel. Kehadiran mereka mencerminkan kesatuan visi untuk terus memperkuat peran apoteker di berbagai spesialisasi praktiknya.
Sekretariat PD IAI Sulsel tampak dipadati sejumlah perwakilan dari berbagai Himpunan Seminat dan Perhimpunan di bawah naungan PD IAI Sulsel. Kehadiran para delegasi ini menambah semarak acara sekaligus menunjukkan kesatuan visi apoteker di Sulawesi Selatan.
Namun, ada pemandangan yang menarik dan menyejukkan dalam Halalbihalal kali ini. Pihak panitia turut mengundang perwakilan pengurus Rukun Tetangga (RT) di lingkungan Sekretariat PD IAI Sulsel, Jl. Puri Asri. Kehadiran perwakilan warga setempat ini menjadi simbol bahwa organisasi apoteker hadir sebagai bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat sekitar.
apt. Aminullah, S.Si., M.Pharm.Sc., selaku Sekretaris PD IAI Sulsel sekaligus inisiator kegiatan, menjelaskan bahwa keterlibatan perwakilan RT merupakan bentuk apresiasi dan upaya menjaga kerukunan dengan warga lokal.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, dan sesi foto bersama sebagai simbol persaudaraan. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota IAI di Sulawesi Selatan dapat kembali beraktivitas dengan semangat baru, jiwa yang suci, dan komitmen yang lebih tangguh dalam memajukan dunia kesehatan di Indonesia. (TMN)













