Informasi
Hubungi Redaksi IAINews melalui email : humas@iai.id
Floating Left Ads
Floating Right Ads
banner 950x90

Ikatan Apoteker Indonesia Galang Dana untuk Bencana Sumatra

Penulis: apt. Dra. Tresnawati (Tim Media Nasional PP IAI)Editor: apt. Dra Tresnawati
Penyerahan bantuan dari PD IAI Aceh untuk warga desa Blang Cut, Meurah Dua, Pidie Jaya
banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, IAINews – Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI) mengumumkan pembukaan donasi untuk membantu mengatasi bencana Sumatra yang melanda pesisir barat pulau Sumatra, yakni Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.

Donasi yang dibuka sejak Minggu, 30 November 2025 melalui rekening BNI dengan nomor 8933529 atas nama Ikatan Apoteker Indonesia tersebut, hingga Selasa, 2 Desember 2025 telah terkumpul sebesar Rp 11.000.000.

Iklan ×

Dalam rapat koordinasi yang dipimpin Ketua Umum PP IAI, apt Noffendri Roestam, S.Si, disepakati, dalam minggu pertama akan fokus pada penggalangan dana, sembari mendata kebutuhan dari masing-masing wilayah terdampak bencana.

Penyerahan bantuan dari PD IAI Aceh untuk warga desa Blang Cut, Meurah Dua, Pidie Jaya

Hadir dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan Selasa, 2 Desember 2025 malam tersebut, Ketua PD IAI Aceh, apt Tedy Kurniawan Bakri, M.Farm, Ketua PD IAI Sumatra Utara, apt. Drs  Agustama, M.Kes, Ketua PD IAI Sumatra Barat, apt. Dedi Almasdy, M.Si, Ph.D (Clin, Pharm), Ketua PD IAI Jambi, apt. Darma Satria,S.Farm, M.E, Ketua ATB PP IAI, apt. Gandjar Reynatan, S.Si, serta beberapa pengurus lain.

Dalam kesempatan tersebut, apt. Noffendri menyampaikan agar pengurus cabang dan daerah yang juga sudah melakukan penggalangan dana dapat berkoordinasi dengan PP IAI dalam penyalurannya ke wilayah terdampak bencana.

Baca Juga  Mengenal Lebih Jauh Apt Kevin Ben Laurence, Apoteker Muda Indonesia yang Mendunia

‘’Sebaiknya penggalangan dana berupa uang, dan nantinya akan dibelanjakan sesuai kebutuhan. Belanja kebutuhan bagi korban bencana Sumatra ini bisa dilakukan di Padang, Medan atau Aceh dimana kegiatan masih berjalan dengan cukup normal. Ini untuk menghemat ongkos kirim,’’ tutur Noffendri.

Dalam kesempatan tersebut, apt. Agustama menyampaikan update kondisi terkini di wilayah Sumatra Utara.

‘’Kami sudah mengumpulkan bantuan sebanyak 50 koli, namun karena kondisi jalan yang masih sangat sulit, akses terbatas, kekurangan bahan bakar, sehingga belum bisa menyalurkan ke lokas-lokasi bencana yang masih terisolir,’’ tutur Apt. Agustama.

Ketua Umum PP IAI, apt. Noffendri Roestam memimpin rapat koordinasi dalam upaya meringan derita masyarakat korban bencana Sumatra.

Hingga saat ini lebih dari 500 korban meninggal di Tapanuli Tengah.

‘’Untuk Sumatra Utara sampai saat ini yang benar-benar terisolir adalah kota Sibolga dan kabupaten Tapanuli Tengah. Akses jalan dari tapanuli Utara dan Sipirok terputus total, hanya bisa melalui Asahan, Labuhan Batu, Paluta, Tapanuli Selatan,’’ jelas apt Agustama.

Baca Juga  Kampanye TOSS TB, IAI dan PAFI Kupang Serbu CFD Sambut HKN 2025

Sementara itu, apt Tedy Kurniawan menyampaikan jalan Bireuen-Banda Aceh sudah mulai terbuka setelah dioperasikannya alat berat untuk membuka jalan. Penerbangan udara juga mulai beruperasi, namun Aceh Utara masih sulit diakses.

Apt. Tedy Kurniawan kemudian mengatakan, PD IAI Aceh telah mengirimkan bantuan berupa obat-obatan dan alkes ke RSUD Pidie Jaya.

Kemudian melanjutkan perjalanan ke Kantor Kecamatan Meurah Dua untuk mengantarkan logistik makanan dan minuman berupa beras, biskuit, gula, diapers, minyak goreng dan sebagainya ke warga desa Blang Cut, Kec Meurah Dua, Pidie Jaya.

‘’Desa ini salah satu desa yang paling berat terdampak banjir, karena sudah tidak dapat ditinggali sama sekali, sebab wilayah desa ini sudah berubah menjadi sungai,’’ tutur apt. Tedy Kurniawan.

‘’Target kami selanjutnya adalah ke Bireuen dan Bener Meriah, Aceh Tengah dan seterusnya, bila akses jalan sudah bisa dilewati,’’ lanjut apt. Tedy Kurniawan.

Dalam kesempatan itu, apt. Dedi Almasdy melaporkan kondisi di wilayah Sumatra Barat yang sedang dalam proses pemulihan, walaupun beberapa jalan masih terputus.

Baca Juga  Apoteker Indonesia Siap Hadapi Tantangan Regulasi yang Dinamis

Dalam hal strategi bantuan, PP IAI akan memprioritaskan kebutuhan sembako, makanan siap saji dan beberapa kebutuhan dasar seperti selimut, kelambu bayi, diapers, pembalut dan sebagainya.

‘’Sumbangan berupa obat-obatan dari industri farmasi tentu juga akan kita bantu untuk menyalurkannya nanti,’’ tambah apt. Noffendri.

Apt. Noffendri juga telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk menggalang bantuan berupa obat-obatan serta upaya distribusinya.

Para apoteker yang menjadi relawan diharapkan untuk melakukan koordinasi dengan cluster kesehatan dan Posko Utama di wilayah bencana.

Karena akses darat masih sangat terbatas, pengiriman logistik memang hanya bisa dilakukan melalui jalur laut dan udara.

Untuk memobilisasi relawan dilakukan pendataan relawan apoteker lokal, dengan pembatasan waktu tugas maksimal 1 minggu untuk menjaga kesehatan para relawan.

Dalam kesempatan itu, apt Ijoel dari ATB PP IAI menyampaikan bahwa ATB PD IAI Banten juga sudah mengumpulkan dana dan telah mengirimkan 32 koli bantuan melalui truk dengan dibantu oleh Kapal Republik Indonesia (KRI).***

banner 325x300
```

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 950x90