Informasi
Hubungi Redaksi IAINews melalui email : humas@iai.id
Floating Left Ads
Floating Right Ads
banner 950x90

Edukasi Kesehatan Seru dan Menghibur di World Pharmacist Day 2025 Bengkulu

Penulis: apt. Yusna Fadliyyah Apriyanti, M.Farm (Tim Media Nasional IAI/PD IAI Bengkulu) dan apt. Afifah Fauziyyah, M.Farm (PD IAI Bengkulu)Editor: apt. Erie Gusnellyanti, S.Si, MKM
Edukasi Kesehatan dengan Permainan Kreatif
Edukasi Kesehatan dengan Permainan Kreatif
banner 120x600
banner 468x60

Bengkulu, IAINews – Pagi cerah di Sport Center Pantai Panjang disambut antusiasme ribuan masyarakat Bengkulu yang mengikuti edukasi kesehatan, Minggu, 21 September 2025. Sejak pukul 06.30 WIB, lokasi acara sudah dipadati peserta dari berbagai kalangan. Apoteker, mahasiswa, pelajar farmasi, hingga masyarakat umum hadir berbaur mengikuti Senam Obat Sehat yang menjadi pembuka peringatan World Pharmacist Day (WPD) 2025.

WPD 2025 Bengkulu

Iklan ×

Kegiatan yang digelar gratis ini mengusung tema “Think Health, Think Pharmacist” dan diprakarsai Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Provinsi Bengkulu bersama Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi (ISMAFARSI) Sumatera 2. Semangat kebersamaan begitu terasa sejak awal acara. Gerakan penuh energi yang dipandu instruktur senam bukan hanya menghangatkan tubuh, tetapi juga mencairkan jarak antara apoteker dan masyarakat.

“Senam ini bukan sekadar olahraga, tetapi bentuk kebersamaan kita untuk menjaga kesehatan. Apoteker ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya di balik meja pelayanan,” ujar Ketua Panitia, apt. Yusna Fadliyyah Apriyanti, M.Farm, dengan penuh semangat.

Selepas senam, panitia membagikan vitamin gratis kepada seluruh peserta. Program ini mendapat sambutan meriah karena dinilai bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Dukungan datang dari berbagai sponsor, termasuk PT Seguring Kecil Sentosa dan Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu.

Baca Juga  Memaknai WPD 2025, Apoteker Bukan Sekedar Penjual Obat

Aksi Sosial untuk Kesehatan Bersama

Setelah tubuh bugar dengan senam, rangkaian kegiatan berlanjut dengan aksi sosial. PMI hadir membuka layanan donor darah yang diikuti masyarakat dengan penuh antusias. Ratusan kantong darah terkumpul sebagai wujud kepedulian dan kontribusi nyata dalam menyelamatkan nyawa.

Di sisi lain area acara, stand cek kesehatan gratis juga dipadati peserta. Apoteker memberikan layanan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula, hingga konsultasi singkat mengenai gaya hidup sehat. Layanan ini menjadi bukti bahwa kehadiran apoteker sangat relevan dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Cek Kesehatan Gratis

“Saya jadi tahu gula darah saya agak tinggi. Untung ada apoteker yang memberi saran supaya saya bisa menjaga pola makan,” ungkap Pak Mulyono, salah seorang warga yang ikut memeriksakan kesehatannya.

Momentum ini memperlihatkan bahwa profesi apoteker tak hanya berperan dalam pelayanan obat, tetapi juga dalam promosi kesehatan dan pencegahan penyakit.

Edukasi Kesehatan dengan Cara Seru

Bagian inti dari WPD 2025 Bengkulu adalah edukasi kesehatan yang dikemas dengan cara berbeda: seru dan menghibur. Di panggung utama, panitia menghadirkan penyuluhan oleh Balai POM Bengkulu BPOM Bengkulu tentang Ayo Buang Sampah Obat dengan Baik (ABSO) dan Pengendalian Resistensi Antimikroba. Acara ini dipandu oleh apt. Novri Fitriani, S.Farm., dan apt. Karina Primatyas, M.Pharm.Sci. Pesan sederhana ini disampaikan dengan cara kreatif agar lebih mudah dipahami.

Baca Juga  Wujudkan Generasi Sehat: PC IAI Wajo Buka Suara Tentang Narkoba, TBC, dan HIV/AIDS!

Sesi edukasi dipadukan dengan kuis interaktif dan permainan kreatif. Lomba lempar bola dan tarik benang menjadi favorit karena setiap tantangan diselipkan pertanyaan seputar penggunaan obat yang benar. Materi yang dibahas mencakup DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang obat dengan benar), kampanye ABSO, hingga edukasi obat cacing.

Edukasi Kesehatan dengan Permainan Kreatif
Edukasi Kesehatan dengan Permainan Kreatif

“Edukasi seperti ini terasa lebih mudah dipahami. Anak-anak juga senang ikut bermain sambil belajar,” ujar Rina, seorang ibu yang membawa anaknya mengikuti permainan.

Suasana semakin riuh ketika hadiah bingkisan dari sponsor dibagikan kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar. Sorak-sorai dan tawa penonton menunjukkan bahwa edukasi kesehatan tidak selalu harus kaku, tetapi bisa dikemas dengan cara yang menghibur.

Selain menyampaikan pesan kesehatan, permainan ini juga mempererat hubungan apoteker dengan masyarakat. Apoteker tampil bukan hanya sebagai tenaga kesehatan, tetapi juga sebagai sahabat yang peduli dan hadir dalam keseharian masyarakat.

WPD 2025 Bengkulu

Perayaan Profesi Farmasi Penuh Makna

World Pharmacist Day 2025 di Bengkulu tidak hanya berhenti pada olahraga, donor darah, atau permainan edukatif. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah pengabdian, pembelajaran, sekaligus perayaan profesi farmasi.

Baca Juga  Membangun Kesadaran: Peran Apoteker dalam Mewujudkan Indonesia Bebas TB 2030

Apoteker Afifah Fauziyyah, M.Farm., menegaskan bahwa WPD adalah momentum refleksi profesi. “Apoteker harus terus meningkatkan kontribusi di masyarakat. Tidak hanya memberikan obat ketika sakit, tetapi juga melakukan edukasi, pencegahan, dan upaya promotif agar masyarakat lebih sehat,” ujarnya.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari sponsor dan mitra. Kehadiran puluhan sponsor memungkinkan panitia menyediakan vitamin gratis, hadiah doorprize, hingga fasilitas untuk pelaksanaan acara. Dukungan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara profesi farmasi, pemerintah, dan sektor swasta dapat menghasilkan manfaat luas bagi masyarakat.

Pemenang Doorprize

Kegiatan edukasi kesehatan pada WPD 2025 di Bengkulu pun ditutup dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Dari senam massal hingga permainan edukatif, dari donor darah hingga cek kesehatan gratis, semua rangkaian kegiatan memperlihatkan bahwa edukasi kesehatan dapat dikemas dengan cara yang seru dan menghibur tanpa kehilangan makna.

World Pharmacist Day 2025 di Bengkulu sukses besar, meninggalkan pesan mendalam bahwa apoteker bukan hanya tenaga kesehatan di balik meja, tetapi juga mitra sehat masyarakat yang hadir di setiap lini kehidupan, termasuk dalam memberikan edukasi kesehatan secara terus menerus. Sesuai dengan tema WPD tahun ini, “Think Health, Think Pharmacist”.

Berita terkait:

https://iainews.net/1000-peserta-senam-obat-sehat-di-wpd-2025-bengkulu/

banner 325x300
```

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 950x90