“Jangan merasa malu jika memberi sedikit untuk berbagi (sedekah), itu karena selalu ada kebaikan dalam memberi tidak peduli seberapa kecil” (Ali bin Abi Thalib)
MELIHAT kondisi Indonesia sekarang ini, apakah kita tidak tersentuh hati untuk berbagi? Sebagai tanda kita peduli dan empati, merasakan apa yang dirasakan oleh saudara-saudara kita yang tidak menginginkan hal ini terjadi.
Jikalaupun sedikit, tak perlu kita risau dan malu untuk berbagi. Ketika kita berbagi bukan malah berkurang sesungguhnya malah akan membuat semakin bertambah. Bertambah harta yang dibagikan dan bertambah pula pahala yang akan didapatkan.
Bukankah kita diajarkan bahwa kita itu ibarat satu tubuh, ketika satu anggota tubuh sakit maka yang lain itu merasakannya.
Ketika saudara-saudara kita merasakan kedinginan, kehilangan keluarga dan harta benda, bahkan hingga tidak memiliki apa-apa. Apakah kita akan berdiam diri saja? Ataukah kita akan turut membantu walaupun dari kejauhan? Kita berikan bantuan sekecil apapun, sangat berharga bagi mereka yang membutuhkannya.
The guardian.com menggambarkan suasana yang terjadi. Langit kelabu memayungi pulau Sumatera ketika hujan bercampur angin terus menerus tiada berhenti selama berhari-hari.
Awan tebal kelabu seakan tak mau menyerah, sementara derasnya air terus menelan desa-desa di kaki bukit dan tepi sungai.
Sungai-sungai yang biasanya tenang meluap tanpa ampun, membanjiri rumah, jalan, dan ladang.
Menyapu apa saja yang dilewatinya, rumah warga tenggelam setengah badan, pohon tumbang berlilit lumpur, dan jembatan roboh menyisakan puing-puing dan reruntuhan.
Ayo kita berbagi sebagai wujud empati dan solidaritas yang tinggi. Kita merasakan penderitaan mereka bukan mengabaikannya.
Kita pun saling menguatkan, bukan melukai atau merugikan. Kita rajut kembali tali persaudaraan ini dengan kasih sayang atas dasar kemanusiaan dan sebangsa setanah air.
Ikatan apoteker Indonesia menyiapkan satu portal yang bisa digunakan seluruh apoteker se-Indonesia dan seluruh masyarakat Indonesia untuk berbagi yakni https://peduli.iainews.net/.
Dengan mengklik alamat link tersebut kemudian klik donasi sekarang yakni dengan melakukan transfer ke rekening BNI dengan nomor rekening 8933529 atas nama Ikatan Apoteker Indonesia.
Dengan cara menambahkan 3 digit terakhir dengan angka 025. Setelah melakukan transfer sejumlah uang. Selanjutnya melakukan konfirmasi pada portal tersebut tanpa harus meng-upload bukti transfer lalu klik kirim konfirmasi.
Pada portal tersebut juga disediakan menu Pantau Perkembangan Donasi sehingga para donatur bisa melihat secara langsung perkembangan donasi yang diberikan update setiap hari terkait total donasi dan jumlah donatur.
Apabila ingin berdonasi dalam bentuk barang, obat-obatan, dan alat kesehatan lainnya bisa langsung menghubungi kontrak person dari Tim Tanggap Bencana IAI yakni apoteker Widya (0856 9522 2920)
Donasi yang akan disalurkan yakni obat-obatan dan alat kesehatan esensial, hygiene kit dan kebutuhan dasar pengungsi, air bersih dan paket makanan darurat, peralatan medis dan pendukung kesehatan, dan pemulihan fasilitas kesehatan di daerah banjir.
Ayo kita berbagi lewat IAI Peduli. Satu kepedulian yang kita berikan maka akan mampu menumbuhkan jutaan kebahagiaan yang akan dirasakan.***













