Informasi
Hubungi Redaksi IAINews melalui email : humas@iai.id
Floating Left Ads
Floating Right Ads
banner 950x90

Aksi Peduli Kesehatan Masyarakat, Cara Apoteker Tolitoli Rayakan World Pharmacist Day 2025

Penulis: apt. Recky Patala, S.Farm (Tim Media Nasional PP IAI)Editor: apt. Dra Tresnawati
banner 120x600
banner 468x60

TOLITOLI, IAINews – Dalam rangka memperingati World Pharmacists Day Tahun 2025, Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Tolitoli menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang berlangsung meriah di Bundaran Kota Cengkeh, Kab. Tolitoli Sulawesi Tengah, belum lama ini.

Kegiatan ini mengusung semangat kepedulian apoteker terhadap kesehatan masyarakat melalui berbagai program, di antaranya penyuluhan tentang DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Baik dan Benar), pemeriksaan kesehatan gratis, serta pembagian doorprize bagi peserta yang hadir.

Iklan ×

Ketua PC IAI Kabupaten Tolitoli, apt. Fanny Fardiyani, S.Farm dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata peran apoteker dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan obat yang rasional dan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Baca Juga  Bimtek Plataran Sehat dan SKP Platform untuk Apoteker Bandar Lampung

“Momentum World Pharmacists Day ini kami jadikan kesempatan untuk lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin mengedukasi tentang pentingnya penggunaan obat yang benar sekaligus memberikan pelayanan kesehatan sebagai bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat Tolitoli,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak pagi hari. Warga yang hadir tidak hanya mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis seperti pengukuran tekanan darah dan kadar gula darah, tetapi juga memperoleh edukasi langsung dari para apoteker mengenai cara penyimpanan dan pembuangan obat yang aman di rumah tangga.

Melalui kegiatan ini, IAI Kabupaten Tolitoli berharap masyarakat semakin mengenal peran penting apoteker sebagai tenaga kesehatan yang berkontribusi dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.***

Baca Juga  Kenapa Kemenkes tidak memasukkan Telefarmasi dalam RUU Kesehatan Omnibuslaw?

 

 

 

banner 325x300
```

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 950x90