Informasi
Hubungi Redaksi IAINews melalui email : humas@iai.id
Floating Left Ads
Floating Right Ads
banner 950x90

UKOT Ratulangi Tampil di PIT IAI 2026, Perkuat Komitmen Jamu Berbasis Ilmiah

Penulis: Dr. apt. Eka Siswanto Syamsul, M.Sc Tim Media Nasional PP IAI/ PD IAI KaltimEditor: apt. Agus Purnomo, MM
banner 120x600
banner 468x60

Medan, IAI News – Dalam rangkaian Kongres dan Pekan Ilmiah Tahunan (PIT) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) yang berlangsung di Medan pada 4-8 Agustus 2026, CV Ukot Ratulangi turut memeriahkan ajang pameran yang digelar di dua lokasi utama, yaitu Hotel Aryaduta (Kongres) dan Hotel Santika (PIT).

Keikutsertaan ini menjadi momentum penting bagi produsen obat tradisional asal Sumatera Utara tersebut untuk memperkenalkan produk herbalnya kepada para tenaga kesehatan dan apoteker dari seluruh Indonesia.

Iklan ×

CV Ukot Ratulangi diketahui telah berdiri sejak tahun 1998 di Medan. Didirikan oleh Dr. apt. Samran, M.Si., perusahaan ini konsisten memproduksi jamu dan obat tradisional berbasis bahan alam serta kearifan budaya lokal.

Baca Juga  Meriahnya Suasana Menjelang Pembukaan PIT IAI 2025

Sejak awal pendiriannya, komitmen terhadap mutu dan keamanan produk menjadi prioritas utama, yang terwujud melalui penerapan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) secara konsisten.

Owner perusahaan, Dr. apt. Samran, M.Si., yang berprofesi sebagai peneliti dan dosen, terlihat hadir langsung dalam acara pameran tersebut.

Kehadirannya tidak hanya sebagai pengusaha, tetapi juga sebagai akademisi yang memiliki perhatian mendalam terhadap pengembangan ilmu kefarmasian. Dalam kesempatan itu, beliau menjelaskan berbagai inovasi produk yang telah teruji dan mendapatkan izin edar BPOM RI, seperti Mebagin, Zingoserin, Curcap, Curcumasi, Zatimuno, hingga Obat Batuk Ratulangi dan Temulawak Mix Three.

“Partisipasi kami di PIT IAI ini merupakan bentuk sinergi antara dunia akademisi, penelitian, dan industri. Kami ingin menunjukkan bahwa obat tradisional Indonesia mampu bersaing dengan standar mutu yang tinggi,” ujar Dr. apt. Samran.

Baca Juga  Kerjasama IAI dengan Perguruan Tinggi Farmasi: Meningkatkan Kualitas Apoteker Indonesia

Yang menarik dari perjalanan usaha ini adalah peran serta istri beliau, apt. Elvy Oktima, yang turut mendampingi dan mengelola operasional perusahaan. Di balik kesibukannya sebagai apoteker, apt. Elvy juga berprofesi sebagai guru dan kepala sekolah di salah satu SMK di kota Medan. Kolaborasi antara suami yang berfokus pada riset dan istri yang bergerak di bidang pendidikan serta manajemen ini menjadi fondasi kuat bagi perkembangan CV. UKOT Ratulangi hingga saat ini.

Pameran yang berlangsung selama lima hari ini menjadi ajang strategis bagi CV Ukot Ratulangi untuk menjalin kemitraan dengan apoteker dan tenaga kesehatan lainnya. Pengunjung stan Ratulangi tidak hanya disuguhi produk-produk herbal, tetapi juga diberikan edukasi mengenai pentingnya penggunaan bahan alam yang aman dan terstandar.

Baca Juga  ATB IAI Bersinergi dengan Dokter Puskesmas Kuala Simpang Berikan Pelayanan Kesehatan bagi Korban Banjir

Antusiasme terlihat dari para peserta kongres yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai proses produksi hingga klaim khasiat dari produk yang dipamerkan.

Dengan hadirnya perusahaan lokal seperti CV Ukot Ratulangi di ajang nasional ini, diharapkan dapat semakin mengangkat pamor jamu Indonesia di mata dunia kesehatan.

Keikutsertaan ini juga membuktikan bahwa usaha kecil menengah di bidang obat tradisional mampu berinovasi dan bersinergi dengan profesi apoteker dalam mewujudkan kesehatan masyarakat yang lebih baik. 

 

banner 325x300
```

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 950x90