Informasi
Hubungi Redaksi IAINews melalui email : humas@iai.id
Floating Left Ads
Floating Right Ads
banner 950x90

STIKSAM Gelar Pelatihan Penguji OSCE, Perkuat Mutu Lulusan dan Kesiapan Ujian Kompetensi Apoteker

Penulis: Dr. apt. Eka Siswanto Syamsul, M.Sc., Tim Media Nasional PP IAI/PD IAI KaltimEditor: apt. Busman Nur
banner 120x600
banner 468x60

SAMARINDA IAINews Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda (STIKSAM) menyelenggarakan Pelatihan Penguji Objective Structured Clinical Examination (OSCE) pada 24–25 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 6 Gedung B STIKSAM ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya penguji yang kompeten, seiring dibukanya Program Studi Profesi Apoteker.

Pelatihan yang dilaksanakan Panitia OSCE tersebut diikuti 45 peserta yang terdiri atas akademisi, dosen, dan praktisi apoteker dari berbagai instansi, meliputi rumah sakit, puskesmas, apotek, serta Pedagang Besar Farmasi (PBF). Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Yayasan KAGAMA Kalimantan Timur, Dr. Ir. H. Fitriansyah, MM, Ketua STIKSAM apt. Supomo, S.Si., M.Si., serta sejumlah undangan lainnya.

Iklan ×

Dalam sambutannya, Ketua STIKSAM apt. Supomo, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa pembukaan Program Studi Profesi Apoteker merupakan tonggak penting dalam pengembangan institusi.

Baca Juga  Melahirkan Intelektual dari Sinergi Riset Tanaman Lokal, Universitas Almarisah Madani Kukuhkan Dua Guru Besar Baru

“Dengan hadirnya program studi baru tersebut, STIKSAM diharapkan tidak hanya mampu mencetak lulusan apoteker yang unggul, tetapi juga melahirkan penguji OSCE yang profesional dan berkualitas, baik untuk kebutuhan internal institusi maupun bagi mitra kerja sama,” ujar apt. Supomo.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta terhadap rubrik dan instrumen penilaian OSCE, memperdalam pemahaman mengenai blueprint dan skenario ujian, serta membekali peserta dengan pengetahuan tentang tata tertib dan dinamika pelaksanaan di setiap stasiun.

Materi pelatihan disampaikan oleh narasumber berpengalaman, yakni Prof. Dr. apt. Lannie Hadisoewignyo, M.Si. dan apt. Akhirul Kahfi Syam, M.Si., dengan pendampingan Penyelia Pusat apt. Hery Kurniawan, M.Farm-Klin. Peserta memperoleh pembekalan komprehensif terkait konsep, standar, dan implementasi OSCE sebagai metode evaluasi kompetensi klinis yang objektif dan terstruktur.

Baca Juga  Gelatin dalam Obat, Antara Fungsi Farmasetika dan Urgensi Jaminan Halal

Memasuki hari kedua, peserta mengikuti sesi praktik di OSCE Center STIKSAM. Dalam sesi tersebut, peserta disimulasikan sebagai penguji pada lima stasiun OSCE, sehingga mendapatkan pengalaman langsung dalam melakukan observasi, penilaian, serta penerapan instrumen evaluasi sesuai standar.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi refleksi. Dalam kesempatan itu, peserta menyampaikan sejumlah masukan dan apresiasi. Salah satunya disampaikan apt. Reny Anggraini, M.Sc., Kepala Instalasi Farmasi RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.

Apt. Reny menyampaikan harapannya agar lulusan Apoteker STIKSAM mampu menjadi tenaga profesional yang siap kerja, kompeten, dan mampu menjawab kebutuhan dunia pelayanan kesehatan.

Melalui pelatihan ini, STIKSAM menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu lulusan dan kesiapan menghadapi Ujian Kompetensi Apoteker (UKAI) melalui penguatan kapasitas penguji OSCE yang profesional dan berstandar nasional.

Baca Juga  Kampung ASK ME Dagusibu, Kontribusi Nyata 69 Tahun Ikatan Apoteker Indonesia untuk Kesehatan Indonesia

banner 325x300
```

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 950x90