Informasi
Hubungi Redaksi IAINews melalui email : humas@iai.id
Floating Left Ads
Floating Right Ads
banner 950x90

Welcome Dinner “Hadirkan Tari Pakkuru Sumange” Bentuk Penghormatan Teman Sejawat Apoteker dari Seluruh Indonesia.

Penulis: apt. Yuri Pratiwi Utami, ,S.Farm.,M.Si.,C.Herb ( Tim Media Nasional IAI /PD IAI Sulawesi Selatan)Editor: apt. Dra Tresnawati
Gerakan sederhana namun penuh makna dari tari Pakkuru Sumange
banner 120x600
banner 468x60

MAKASSAR, IAINews – Salah satu kegiatan yang ditunggu sebelum Rakernas dan PIT IAI Berlangsung Adalah welcome dinner. Acara penyambutan peserta rakernas ini diselenggarakan pada 26 Agustus 2025, sebelum keesokan harinya rakernas dimulai. Acara ini juga akan menampilkan pertunjukan Tari Pakkuru Sumange sebagai bentuk penghormatan kepada para tamu.

Digelar di pool side lantai 3 Hotel Claro Makassar, welcome dinner atau jamuan makan malam selamat datang adalah acara makan malam yang diselenggarakan untuk menyambut para peserta, delegasi, atau tamu yang datang dari luar kota atau luar daerah dalam suatu rangkaian acara besar, seperti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).

Iklan ×
Tari Pakkuru Sumange, tari penyambutan dan ucapan selamat datang kepada para tamu.

​Acara ini umumnya bersifat lebih informal dibandingkan dengan acara utama, meskipun tetap dikemas dengan apik dan sering kali menampilkan hiburan atau pertunjukan budaya lokal. Welcome dinner menjadi pembuka yang manis sebelum masuk ke agenda-agenda formal dan ilmiah yang padat.

Tari Pakkuru Sumange akan menjadi highlight dalam acara welcome dinner, memberikan nuansa budaya yang kental dan menyambut semua peserta dengan hangat.

Agar welcome dinner menjadi pembuka yang manis dan kenangan tak terlupakan dalam Rakernas dan PIT IAI 2025 kali ini, maka Pengurus Daerah IAI Sulawesi Selatan menghadirkan Tari tradisional Sulawesi Selatan, tari Pakkuru Sumange.

Baca Juga  Bencana Sumatra. Aceh Tamiang Mulai Bisa Ditembus, PD IAI Aceh Siap Salurkan Bantuan

Tari Pakkuru Sumange adalah salah satu tarian tradisional dari suku Bugis, Sulawesi Selatan. Nama tari ini memiliki makna yang dalam, berasal dari kata Bugis “pakkuru” yang berarti ‘memanggil’ dan “sumange” yang berarti ‘sukma’ atau ‘jiwa’. Secara harfiah, Tari Pakkuru Sumange berarti ‘tarian memanggil sukma’.

​Tarian ini secara umum berfungsi sebagai tarian penyambutan tamu kehormatan atau sebagai bagian dari acara adat seperti pernikahan. Selain itu, tarian ini juga menjadi simbol permohonan doa restu, persahabatan, dan keakraban antara tuan rumah dan tamu.

Makna dan Simbolisme

​Tari Pakkuru Sumange kaya akan simbol-simbol, terutama yang terkait dengan harapan akan kehidupan yang damai, rezeki yang melimpah, dan keberkahan dari Tuhan. Simbol-simbol ini tercermin dalam properti yang digunakan penari, seperti:

  • ​Beras: Melambangkan rezeki dan kemakmuran.
  • ​Kemiri dan Kapas yang dijadikan lilin: Melambangkan cahaya yang menerangi kehidupan, harapan agar kehidupan berjalan bahagia tanpa hambatan.
  • ​Bosara: Wadah tradisional berisi kue-kue atau makanan. Bosara ini disajikan sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur atas rezeki yang telah diberikan.
Gerakan sederhana namun penuh makna dari tari Pakkuru Sumange

​Gerakan Tari

​Gerakan dalam Tari Pakkuru Sumange cenderung sederhana, namun penuh makna. Tarian ini biasanya ditarikan oleh empat orang penari dan diiringi oleh musik tradisional. Gerakan para penari mencerminkan budi pekerti yang baik, ketenangan, dan ketabahan.

Baca Juga  Prof. apt. NilawatI Uly Raih Penghargaan Pimpinan Perguruan Tinggi Berprestasi dan Inovatif di LLDKTI IX Award 2025

Adanya tarian pembuka ” Tari Pakkuru Sumange” khas suku Bugis Sulawesi Selatan menambah makna dan pentingnya Welcome Dinner di Rakerns dan PIT Ikatan Apoteker Indonesia :

  1. Menciptakan Suasana Kebersamaan dan Jaringan (Networking)

​Welcome dinner berfungsi sebagai acara informal pertama yang membuka Rakernas dan PIT. Pada acara ini, para peserta dari seluruh Indonesia, termasuk pengurus pusat, pengurus daerah, dan anggota IAI, dapat berkumpul dalam suasana yang lebih santai. Ini memberikan kesempatan emas untuk:

  • ​Saling mengenal: Peserta yang belum pernah bertemu bisa berkenalan dan membangun hubungan personal.
  • Memperluas jaringan: Para apoteker dapat bertukar ide, pengalaman, dan menjalin kolaborasi profesional di luar agenda formal.
  • Membangun keakraban: Suasana yang tidak kaku membantu mencairkan suasana, menghilangkan batas-batas hierarki, dan memperkuat rasa kekeluargaan dalam organisasi.

 

  1. Mengakrabkan Peserta dengan Budaya dan Tuan Rumah

​Welcome dinner sering kali dikemas dengan sentuhan budaya lokal dari daerah tuan rumah. Misalnya, jika Rakernas diadakan di Makassar, hidangan yang disajikan mungkin berupa makanan khas setempat, diiringi pertunjukan seni tradisional. Ini sangat penting karena:

  • ​Mengenalkan kekayaan budaya: Peserta dari luar daerah dapat menikmati dan mengapresiasi keunikan budaya Indonesia.
  • Menghargai tuan rumah: Ini adalah bentuk apresiasi terhadap panitia lokal yang telah bekerja keras mempersiapkan acara, sekaligus memperlihatkan keramahtamahan dari daerah tersebut.
  1. Membangun Energi Positif Sebelum Agenda Formal Dimulai
Baca Juga  Peduli ODGJ, 120 Apoteker Bekasi Tebar Cinta di Yayasan Galuh

​Rakernas dan PIT memiliki agenda yang padat dan serius, mulai dari pembahasan program kerja hingga sesi ilmiah yang berat. Welcome dinner berperan sebagai “pemanasan” yang efektif.

​Menciptakan momentum positif: Acara ini membangun semangat dan antusiasme di antara para peserta sebelum mereka masuk ke dalam diskusi dan sesi yang lebih serius.

  • ​Menyiapkan mental: Suasana santai dan menyenangkan membantu para peserta merasa lebih rileks dan siap untuk menyerap informasi serta berpartisipasi aktif dalam agenda-agenda berikutnya.

​Secara keseluruhan, welcome dinner bukanlah sekadar acara pelengkap, melainkan bagian integral dari Rakernas dan PIT IAI yang berfungsi untuk mempererat hubungan personal, memperluas jaringan profesional, dan membangun fondasi kebersamaan yang kuat sebagai sebuah organisasi profesi. Ini adalah langkah awal yang krusial dalam menciptakan Rakernas dan PIT yang sukses, di mana kolaborasi dan komunikasi yang efektif dapat terjalin dengan baik.***

banner 325x300
```

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 950x90