JAMBI, IAINews – UPTD Puskesmas Kenali Besar kembali menghadirkan terobosan inovatif dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui peluncuran Butik Herbal yaitu sebuah platform edukasi berbasis digital yang mengusung konsep “Bugar dengan Terapeutik Herbal”.
Program ini merupakan pengembangan dari pelayanan kesehatan tradisional (Yankestrad) yang selama ini telah menjadi bagian penting dalam mendorong kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatannya.
Butik Herbal dirancang sebagai pusat literasi digital yang menyediakan informasi lengkap dan mudah dipahami mengenai asuhan mandiri Tanaman Obat Keluarga (TOGA).
Kategori Pelayanan Publik
Dengan pendekatan yang lebih promotif dan preventif, program ini menjadi jembatan bagi masyarakat untuk mengenal, memilih, serta memanfaatkan tanaman obat secara tepat, aman, dan sesuai kaidah kesehatan.
Kepala UPTD Puskesmas Kenali Besar drg. Afrini menyampaikan bahwa inovasi ini sejalan dengan visi pembangunan kesehatan yang menitikberatkan pada pencegahan penyakit dan peningkatan perilaku hidup sehat.
Tidak hanya berfokus pada edukasi dasar, Butik Herbal berbasis digital ini juga menyajikan ragam konten yang telah dikemas dalam format visual menarik sehingga dapat diakses dan dipahami oleh semua kalangan.
Melalui website resmi Butik Herbal, masyarakat dapat menjelajahi beragam fitur seperti panduan pemilihan bahan segar, cara pengolahan TOGA yang benar, hingga takaran pemerian yang sesuai standar Kementerian Kesehatan RI.
Dengan demikian, penggunaan TOGA lebih terarah dan tidak lagi sekadar berdasarkan kebiasaan turun-temurun tanpa dasar ilmiah yang kuat.
Salah satu nilai tambah dari platform ini adalah tersedianya fitur download regulasi yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan tradisional.
Hal ini memudahkan tenaga kesehatan maupun masyarakat umum untuk mendapatkan referensi resmi tentang standar penggunaan TOGA.
Selain itu, terdapat pula fitur survei skrining kesehatan dan survei kepuasan masyarakat berbasis Indeks Mutu (INM) yang membantu pihak puskesmas dalam memetakan kebutuhan, meningkatkan mutu layanan, serta mengevaluasi efektivitas program secara berkelanjutan.
Yang tak kalah menarik, Butik Herbal juga menampilkan informasi tentang pengembangan produk olahan TOGA, mulai dari pangan sehat, extrafood, hingga bentuk produk lain yang telah disesuaikan dengan standar baku keamanan pangan dari Kementerian Kesehatan RI.
Produk-produk ini dikembangkan sebagai upaya untuk menciptakan nilai tambah dari pemanfaatan tanaman obat sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Harapannya, Butik Herbal menjadi ruang literasi digital yang hidup. Masyarakat bisa belajar, mempraktekkan, hingga memanfaatkan tanaman obat secara mandiri di rumah. Kami ingin masyarakat tidak lagi hanya bergantung pada tindakan kuratif, tetapi mampu menjaga kesehatan diri dan keluarga melalui pendekatan pencegahan,” ujar apt. Putri Maya Sari,S. Farm. M.Farm selaku penerima award Lomba Inovasi Daerah.
Selain itu, apt. Putri Maya Sari S. Farm. M.Farm selaku inovator sadar bahwa masyarakat memiliki minat dan pengetahuan terhadap pemanfaatan TOGA yang masih belum optimal. Sementara kekayaan Alam kita cukup berlimpah dan juga ditengah masyarakat banyak iklan herbal yang overclaim sehingga masyarakat bingung mencari informasi yang benar dan tepat. Oleh karena itu inovator tergerak untuk melakukan pengembangan pelayanan program Yankestard yang ada di puskesmas dan didukung oleh lintas sektor terkait.
Butik Herbal dengan kemudahan akses “kapan saja, di mana saja”, inovasi ini diprediksi mampu memperluas jangkauan edukasi kesehatan dan mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju hidup yang lebih sehat.
Kehadiran Butik Herbal sebagai pusat literasi TOGA berbasis digital tidak hanya menjadi kebanggaan UPTD Puskesmas Kenali Besar, tetapi juga menjadi model transformasi digital layanan promotif-preventif yang dapat diadopsi oleh fasilitas kesehatan lain di Indonesia.
Melalui langkah progresif ini, UPTD Puskesmas Kenali Besar semakin mengukuhkan komitmennya dalam menciptakan masyarakat yang mandiri, bugar, dan berdaya melalui pemanfaatan kekayaan herbal nusantara.
Dengan dukungan teknologi dan literasi yang tepat, Butik Herbal diharapkan menjadi gerbang baru menuju masa depan kesehatan yang lebih holistik dan berkelanjutan.***
