PALOPO, IAINews — Sejarah baru resmi terukir dalam perjalanan Gerakan Pramuka Kota Palopo. Prof. Dr. Hj. Nilawati Uly, S.Si., Apt., M.Kes., CIPA, yang juga dikenal sebagai Rektor Universitas Mega Buana (UMB) Palopo, secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Palopo dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar pada Rabu (15/7/2026).
Bukan sekadar lihai menakar dosis obat di laboratorium, Prof. Dr. Hj. Nilawati Uly kini resmi memegang amanah untuk meramu formula kepemimpinan baru di tubuh Gerakan Pramuka Kota Palopo. Langkah akademisi sekaligus apoteker senior ini memimpin Kwarcab membawa harapan baru bagi kemajuan organisasi kepanduan di Kota Palopo. Layaknya seorang apoteker yang teliti memastikan setiap bahan aktif bekerja secara optimal, Prof. Nilawati diyakini mampu menyinergikan seluruh potensi pengurus, anggota, dan kwartir ranting menjadi sebuah “resep” perubahan yang efektif demi kemajuan Gerakan Pramuka.
Keputusan yang diambil secara bulat tersebut disambut antusias oleh seluruh peserta Muscab dan pengurus ranting yang memadati ruang sidang. Meskipun jalannya forum berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan, masukan, dan saran, seluruh peserta akhirnya menyatukan suara untuk memberikan kepercayaan kepada Prof. Nilawati memimpin Kwarcab Pramuka Kota Palopo. Kepercayaan itu lahir dari keyakinan bahwa sosok akademisi dan pemimpin perguruan tinggi ini memiliki kapasitas intelektual, pengalaman kepemimpinan, serta kemampuan manajerial yang mumpuni untuk membawa organisasi menjadi lebih maju, modern, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Merespons amanah tersebut, Prof. Dr. Hj. Nilawati Uly menyampaikan rasa syukur serta apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua Kwarcab terpilih, ia menegaskan bahwa kemajuan Gerakan Pramuka tidak dapat diwujudkan hanya melalui kerja individu, melainkan membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh elemen.
“Kami sangat mengharapkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh elemen yang ada. Tidak hanya di internal lingkungan Pramuka saja, tetapi juga kemitraan yang erat dengan Pemerintah Kota Palopo serta para stakeholder terkait,” tegas Prof. Nilawati.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor merupakan kunci utama dalam merancang sekaligus mengeksekusi berbagai program kerja yang mampu memberikan dampak nyata terhadap pembinaan generasi muda di Kota Palopo.
Ke depan, Prof. Nilawati telah menyiapkan arah kepemimpinannya dengan menitikberatkan pada penguatan sistem kaderisasi yang berjenjang, berkelanjutan, dan berkualitas. Di samping itu, ia berkomitmen membangun tata kelola organisasi yang lebih profesional, transparan, akuntabel, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi. Meski demikian, modernisasi organisasi tidak boleh menghilangkan nilai-nilai dasar kepramukaan. Karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan semangat pengabdian harus tetap menjadi ruh dalam setiap langkah Gerakan Pramuka.
“Pramuka harus menjadi laboratorium kehidupan bagi generasi muda. Dari sinilah diharapkan lahir pribadi-pribadi yang berkarakter, bermoral, mandiri, dan memiliki jiwa kepemimpinan untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tambahnya optimistis.
Momentum bersejarah tersebut turut dihadiri dan mendapat dukungan dari sejumlah tokoh penting Kota Palopo, di antaranya Dr. Akhmad Syarifuddin, S.E., M.Si., selaku Wakil Wali Kota Palopo; Ir. H. Rahmat M. Bandaso, mantan Wakil Wali Kota Palopo sekaligus mantan Ketua Kwarcab Pramuka Kota Palopo; Andi Irsyal Ilyas selaku Ketua Caretaker Pengurus; serta para senior dan tokoh Gerakan Pramuka Kota Palopo.
Dengan nahkoda baru di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Hj. Nilawati Uly, keluarga besar Gerakan Pramuka Kota Palopo optimistis organisasi kepanduan ini akan semakin berkembang dalam mencetak generasi muda yang tangguh, berintegritas, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Dari meja laboratorium menuju medan kepanduan, Prof. Dr. Hj. Nilawati Uly membuktikan bahwa ketelitian seorang apoteker dapat berpadu dengan kepemimpinan yang visioner. Kehadirannya di pucuk pimpinan Kwarcab Pramuka Kota Palopo menjadi babak baru bagi pembinaan karakter generasi muda. Dengan ketelitian khas seorang farmasis, ia diharapkan mampu meramu sinergi, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan program-program kerja yang membawa Gerakan Pramuka Palopo memasuki era baru yang lebih dinamis, inovatif, dan profesional.

