MAKASSAR-IAI News – Program pengabdian masyarakat dalam rangkaian Rakernas dan PIT IAI 2025 yang sempat tertunda, akhirnya dilaksanakan pada Minggu, 14 September 2025 lalu. Salah satu peserta kegiatan adalah PC IAI Luwu Utara.
PC IAI Luwu Utara adalah salah cabang IAI yang memiliki jarak terjauh dari lokasi kegiatan pengabdian masyarakat, yakni sekitar 529.5 km yang ditempuh dengan perjalanan 7 jam 40 menit.
Kendati jarak tempuh yang begitu jauh, untuk menunjukkan kontribusinya disalah satu kegiatan terbesar di Ikatan Apoteker Indonesia tahun 2025 mereka para apoteker PC IAI Luwu Utara penuh semangat melaksanakan pengabdian masyarakat.

Ditemui IAINews, Ketua PC IAI Luwu Utaram, apt. Sabra.,S.Si mengatakan, rombongan PC IAI Luwu Utara tiba pada malam sebelumnya di Makassar.
‘’Kedatangan kami pada kegiatan pengabdian masyarakat hari ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kita sebagai seorang apoteker dalam menjalankan tugas profesi,” tutur apt. Sabra.
Setelah acara pembukaan oleh Ketua umum PP IAI, apt. Noffendri Roestam, S.Si, dilanjutkan dengan zumba bersama dan pengabdian masyarakat kepada warga yang Tengah berolahraga di area Car Free Day, berupa penyuluhan Dagusibu, Diabetes dan Hipertensi.
Tidak kalah dengan apoteker lainnya, PC IAI Luwu Utara menampilkan identitasnya sebagai apoteker menggunakan rompi yang kompak berwarna cerah yakni orange kombinasi krem yang dengan mudah dikenali sebagai apoteker dari Kabupaten Luwu Utara.

Sebagai apoteker, penggunaan rompi atau identitas profesi lainnya sangat penting karena beberapa alasan, yang secara langsung berkaitan dengan kepercayaan, profesionalisme, keamanan dan verifikasi, tanggung jawab dan akuntabilitas, dan menciptakan lingkungan yang teratur.
Dengan demikian, rompi bagi seorang apoteker bukan hanya sekadar pakaian, tetapi merupakan simbol dari profesionalisme, kepercayaan, dan komitmen terhadap kesehatan pasien.
Menggunakan rompi sebagai identitasnya PC IAI Luwu Utara dan senyum yang begitu ramah memberikan penyuluhan kepada masyarakat yang diawali dengan perkenalan diri sebagai apoteker yang dilanjutkan dengan memperlihatkan pamflet penyuluhan diantaranya :
Dagusibu
- Dagusibu adalah singkatan dari Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang. Ini adalah sebuah kampanye edukasi yang dibuat untuk membimbing masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan obat-obatan.
Kemudian dengan adanya feedback dari Masyarakat mengenai apa pentingnya DAGUSIBU. Para apoteker ini menjawab dan menjelaskan “apa pentingnya DAGUSIBU ?”
- Pentingnya Edukasi Dagusibu : Penting untuk memahami Dagusibu karena obat adalah produk kimia. Jika salah dalam penggunaan, penyimpanan, atau pembuangannya, obat bisa menjadi racun. Edukasi ini bertujuan untuk: Mencegah keracunan obat, menghindari efek samping yang tidak diinginkan, mengoptimalkan efek terapi dari obat yang digunakan, menghindari penyalahgunaan obat dan menjaga kelestarian lingkungan dari limbah obat.

Diabetes melitus dan kepatuhan penggunaan obatnya.
Seacara ringkas apoteker-apoteker Luwu utarara menjelaskan mengenai apa itu diabetes :
- Diabetes adalah kondisi saat kadar gula dalam darah (glukosa) terlalu tinggi. Gula darah tinggi yang tidak terkontrol bisa merusak organ tubuh, seperti ginjal, saraf, mata, dan jantung. Ada dua jenis utama diabetes:
Diabetes Tipe 1: Tubuh tidak memproduksi insulin (hormon yang membantu glukosa masuk ke sel untuk diubah menjadi energi).
Diabetes Tipe 2: Tubuh tidak menggunakan insulin secara efektif atau tidak memproduksinya dalam jumlah yang cukup. Jenis ini paling banyak ditemukan dan sangat berkaitan dengan gaya hidup
- Mengapa Kepatuhan Minum Obat Penting :
Meskipun diabetes tidak bisa disembuhkan, kondisi ini dapat dikelola dengan baik. Kepatuhan Anda dalam menggunakan obat adalah kunci utamanya. Ketidakpatuhan minum obat dapat menyebabkan: Kadar gula darah tidak terkontrol, yang meningkatkan risiko komplikasi serius, terapi obat menjadi tidak efektif, sehingga dosis mungkin perlu ditambah atau diganti dengan jenis obat yang lebih kuat dan peningkatan biaya pengobatan akibat komplikasi yang timbul.
- Kemudian mereka menutup dengan pesan : Ingat, mengelola diabetes adalah perjalanan seumur hidup. Saya sebagai apoteker siap membantu Anda dalam memahami setiap obat yang Anda gunakan dan memberikan konseling agar terapi Anda berjalan dengan optimal. Jangan sungkan untuk bertanya jika ada hal yang kurang jelas, ya.
Kemudian dilanjutkan dengan edukasi mengenai penyakit hipertensi dan kepatuhan penggunaan obatnya.
- Memahami Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)
Hipertensi adalah kondisi saat tekanan darah Anda secara terus-menerus lebih tinggi dari batas normal. Kondisi ini sering disebut “silent killer” karena biasanya tidak menunjukkan gejala yang jelas di awal. Jika tidak dikelola dengan baik, hipertensi dapat merusak pembuluh darah dan organ penting, meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, dan kerusakan mata.
- Pentingnya Kepatuhan Minum Obat
Banyak orang merasa sehat dan berhenti minum obat ketika tekanan darah mereka sudah normal. Ini adalah kesalahan besar. Obat hipertensi bukan untuk menyembuhkan, melainkan untuk mengendalikan tekanan darah Anda agar tetap stabil. Dengan kata lain, obat adalah “teman setia” yang membantu menjaga pembuluh darah Anda tetap sehat.
- Mengapa kepatuhan sangat penting?
Mencegah Komplikasi: Minum obat secara teratur menjaga tekanan darah tetap terkontrol, sehingga mengurangi risiko penyakit serius seperti stroke dan serangan jantung.
Menghindari Efek Buruk: Tekanan darah yang naik-turun akibat tidak patuh minum obat bisa lebih berbahaya daripada tekanan darah tinggi yang stabil.
Mempertahankan Kualitas Hidup: Dengan mengendalikan hipertensi, Anda dapat menjalani hidup yang lebih sehat dan produktif tanpa khawatir akan komplikasi mendadak.
Setelah melakukan Edukasi, para apoteker ini menutup dengan pesan ’Ingat, mengelola hipertensi adalah sebuah komitmen. Saya sebagai apoteker siap membantu Anda memahami setiap obat yang Anda gunakan dan memberikan dukungan agar Anda tetap patuh. Jika ada pertanyaan, jangan ragu untuk bertanya kepada apoteker’.***



















