Informasi
Hubungi Redaksi IAINews melalui email : humas@iai.id
Floating Left Ads
Floating Right Ads
banner 950x90

OFI XII 2025 Sukses Digelar di Padang, ITB Raih Juara Umum dan Dominasi Berbagai Kategori

Penulis: apt. Yuliawati, M.Farm (Tim Media Nasional/PD IAI Jambi)Editor: apt. Dra Tresnawati
Peserta Olimpiade Farmasi Indonesia 2025
banner 120x600
banner 468x60

PADANG, IAINews- Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil meraih predikat Juara Umum Olimpiade Farmasi Indonesia (OFI) XII Tahun 2025, setelah mendominasi kemenangan di berbagai bidang lomba baik pada kategori perorangan maupun tim kolaborasi.

Ajang ini menjadi wadah bergengsi bagi mahasiswa farmasi dari seluruh Indonesia untuk berkompetisi dalam bidang akademik, klinis, dan sosial kefarmasian.

Iklan ×
Peserta Olimpiade Farmasi Indonesia 2025

Dalam kategori perorangan bidang Sains dan Teknologi Farmasi, mahasiswa ITB, Jennifer Desliani, tampil gemilang sebagai juara pertama dengan skor 49,04.

Rekannya, Rendi Orvalo Wijaya, juga menempati posisi kedua, disusul Aveline Evania Veda Gea dari Universitas Brawijaya di posisi ketiga.

Pada bidang Farmakologi/Farmasi Klinis, dominasi Universitas Indonesia terlihat kuat melalui Abendanon Dooradi dan Jessica Setiawan yang menempati posisi pertama dan kedua.

Baca Juga  Webinar Perdana PC IAI Muaro Jambi Bertema Swamedikasi Penyakit Kulit Sukses Digelar

Di bidang Farmasi Kesehatan Masyarakat dan Sosial/Komunitas, Alma ’Arumi Assegaf dari Universitas Indonesia menjadi juara pertama, diikuti Navisa Dessafitri dari Universitas Andalas dan Nadia Vega dari Universitas Islam Indonesia.

Kategori tim kolaborasi juga menjadi daya tarik tersendiri karena melibatkan kerja sama lintas universitas.

Di bidang Pembuatan Obat, tim Simvastatin yang beranggotakan mahasiswa dari ITB, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, dan Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah berhasil meraih peringkat pertama dengan skor 67,2.

Peserta, juri dan dosen pendamping kolaborasi bidang pelayanan kefarmasian

Pada bidang Pelayanan Kefarmasian, tim Deinococcus radiodurans gabungan Universitas Indonesia, STIFAR Riau, dan Universitas Sanata Dharma berhasil unggul dengan skor tertinggi 74,4.

Sementara itu, tim Salmonella typhi yang beranggotakan mahasiswa Universitas Jambi, STIFARM Padang, dan Universitas Borneo Lestari berhasil masuk lima besar nasional dengan skor 51,6.

Baca Juga  Bersama Menuju Indonesia Zero TB: Apoteker Penyuluh TB Sulsel Ajak Apoteker Muda Bergabung

Bidang Pengelolaan Kefarmasian dimenangkan oleh tim Piper betle L. dari Universitas Andalas, STIFARM Padang, dan Universitas Prima Indonesia dengan skor 37,2.


Institut Teknologi Bandung sebagai juara umum OFI

Dengan perolehan kemenangan terbanyak di berbagai kategori, Institut Teknologi Bandung (ITB) dinobatkan sebagai Juara Umum Olimpiade Farmasi Indonesia XII Tahun 2025.

Keberhasilan ini menegaskan keunggulan ITB dalam bidang pendidikan farmasi, penelitian, serta pembinaan mahasiswa.

Ketua KOFI, Dr. apt. Syofyan, M.Farm., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap seluruh peserta yang telah berkompetisi dengan semangat ilmiah dan sportivitas.

“Ajang ini bukan hanya mencari pemenang, tetapi juga membangun kolaborasi antarperguruan tinggi dan memperkuat profesionalisme calon apoteker Indonesia,” ungkapnya.

Dengan berakhirnya OFI XII 2025, para pemenang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa farmasi di seluruh Indonesia untuk terus berinovasi dan mengembangkan keilmuan farmasi yang berdaya saing global.***

banner 325x300
```

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 950x90