Site icon IAI NEWS

LLDikti Wilayah IX Gelar Bimtek Penulisan Proposal Abdimas

MAKASSAR, IAI News – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX menggelar bimbingan teknis (Bimtek) Proposal Pengabdian Masyarakat di Universitas Megarezky, Kamis-Jumat, 13–14 November 2025 lalu.

Bimtek ini digelar sebagai upaya meningkatkan kualitas dan relevansi program pengabdian kepada masyarakat (abdimas) di lingkungan Perguruan Tinggi Swasta, LLDikti IX Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat. Bimtek diikuti oleh 145 dosen PTS lingkup LLDikti IX.

Sambutan Rektor Universitas Megarezky saat membuka bimtek.

“Bimtek ini adalah sarana penting bagi dosen, termasuk dosen apoteker, untuk menyusun proposal yang tidak hanya memenuhi kriteria administratif, tetapi juga memiliki inovasi dan kebermanfaatan nyata,” ujar Prof.  Dr. Anwar Ramli.,SE., M.Si, Rektor Universitas Megarezky, saat membuka acara.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari  ini menjadi sorotan karena tingginya partisipasi dari kalangan dosen yang juga berprofesi sebagai apoteker diantaranya apt. Yuri Pratiwi Utami.,S.Farm.,M.Si,C.Herbs (UMB), apt. Nur Alfiah Irfayanti., S.Si.,M.Si, (UIM), apt. Fhahri Mubarak.,S.Farm.,M.Si (Univeral) dan apt. Andi Ardiansyah.,S.Si.,M.Si (Univeral).

Kehadiran mereka menunjukkan komitmen untuk mengintegrasikan keahlian kefarmasian dan kesehatan ke dalam program-program pengabdian yang berdampak langsung pada masyarakat.

Salah satu peserta, apt. Yuri Pratiwi Utami, menyampaikan bahwa bimtek ini sangat membantu dalam menjembatani ide-ide pengabdian yang berbasis keilmuan kefarmasian dengan format proposal yang disyaratkan oleh LLDikti maupun kementerian.

Tujuan utama Bimtek ini adalah memberikan panduan praktis dan mendalam mengenai tata cara penulisan proposal, strategi lolos seleksi pendanaan, serta penyusunan anggaran yang efektif dan efisien.

Di hari pertama disampaikan materi antara lain ’Mengidentifikasi Kebutuhan Masyarakat  dan Mendesain Kegiatan Pengabdian  kepada Masyarakat’ oleh Prof. Dr. Ir. A. Muhibuddin, MP.

Berikutnya materi ’Menyusun RAB dan Kisi-Kisi Penilaian  Skema Pengabdian kepada Masyarakat’ disampaikan oleh Prof. Apriana Toding, ST,  MEngSc, Ph.D.

Sementara materi ’Strategi penulisan Proposal Pengabdian  kepada Masyarakat yang Berkualitas’ diberikan oleh Prof. Dr. Yusriani, SKM., M.Kes.

Hari pertama diakhiri dengan  materi ’Strategi Luaran dan Keberlanjutan Program Pengabdian Kepada Masyarakat’ oleh Dr. Hasanuddin Remmang  SE. M.Si.

Peran Dosen Apoteker Pada Bimtek LLDIKTI IX

Peran tersebut bukan hanya sebagai dosen atau peserta bimtek biasa, tetapi sebagai profesional kesehatan dengan keahlian spesifik yang dibawa ke dalam kegiatan pengabdian masyarakat.

  1. Peran Sebagai Inovator Program Abdimas (Penulis Proposal)
  1. Peran Sebagai Agen Peningkatan Kesehatan Publik (Pelaksana Abdimas)
  1. Peran Sebagai Peserta Aktif Bimtek

Secara ringkas, peran apoteker di sini adalah sebagai subjek aktif yang memperkaya kualitas dan konten proposal pengabdian masyarakat di LLDikti IX dengan perspektif dan solusi berbasis keilmuan kefarmasian.

Dengan mengasah kemampuan penulisan proposal, para dosen apoteker diharapkan dapat memperkuat perannya sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Proposal yang lolos pendanaan kelak akan menjadi wujud nyata sinergi antara Tridharma Perguruan Tinggi.***

Exit mobile version