Informasi
Hubungi Redaksi IAINews melalui email : humas@iai.id
Floating Left Ads
Floating Right Ads
banner 950x90

Bukan Sekadar Suara di Udara: ‘Obatku Obat Kita’, 18 Tahun Edukasi Farmasi UII Melawan Hoax dan Mengawal Kesehatan Bangsa

Program Talk Show Legendaris UII dan Unisi FM Terus Bertahan, Puncaki Tahun 2025 dengan Seruan Kedaruratan Antimikroba Global.

Penulis: apt. Yulianto, M.P.HEditor: apt. Yulianto, M.P.H
Talkshow radio "Obatku Obat Kita" 18 tahun sudah menemani warga DIY sebagai sumber informasi terpercaya
banner 120x600
banner 468x60

Yogyakarta, IAINews – Program talk show ‘Obatku Obat Kita’ dari Farmasi UII dan Unisi FM telah menjadi benteng informasi kesehatan terpercaya selama 18 tahun, sejak Juli 2007. Program legendaris ini membuktikan relevansinya di penghujung 2025 dengan mengangkat isu genting Perlawanan terhadap Resistensi Antimikroba (AMR).

 

Iklan ×

Tayang perdana pada Juli 2007, program ini kini memasuki akan segera memasuki tahun ke-19 penayangannya. Hal ini membuktikan bahwa informasi yang valid dan edukatif memiliki pendengar fanatiknya sendiri, sehingga pihak Unisi FM berkomitmen mempertahankan eksistensi rubrik ini.

Jejak 18 Tahun Mengawal Informasi

“Obatku Obat Kita” bukan sekadar bincang-bincang biasa. Selama kurun waktu tersebut, para dosen Farmasi UII secara bergantian berperan sebagai narasumber, selalu memberikan pembaruan informasi yang akurat tentang penggunaan obat untuk berbagai keluhan kesehatan.

Baca Juga  Tanpa Listrik, Sulit Air, Relawan ATB IAI Tetap Semangat Membantu Korban Banjir dan Tanah Longsor Sumatera
Hadir pada kamis jam 14.00-15.00 WIB di Minggu pertama selalu mengangkat informasi/isu up to date yang dibutuhkan masyarakat

Program ini juga berfungsi sebagai klarifikator isu. Melalui siaran, Farmasi UII sering mengklarifikasi berbagai isu yang beredar luas di masyarakat, mulai dari penarikan obat yang bermasalah, public warning yang dikeluarkan Badan POM, kebijakan baru yang bersinggungan dengan obat, hingga menangkal berbagai hoax kesehatan yang meresahkan. Kehadiran suara pakar secara rutin telah menjadikan talk show ini sebagai rujukan terpercaya di kalangan pendengar.

Puncak Edukasi 2025: Melawan Kuman Kebal

Menutup tahun 2025, topik yang diangkat dalam siaran “Obatku Obat Kita” sangat relevan dengan isu kesehatan global: Antimicrobial Resistance (AMR), sejalan dengan pelaksanaan World AMR Awareness Week (WAAW) yang baru saja usai.

Talkshow tersebut menampilkan salah satu narasumber dosen Farmasi UII yang akrak disapa penyiar dan pendengarnya sebagai “Lik Sukir” membahas secara komprehensif:

  • Pengenalan Antimikroba: Mengingat kembali manfaat besar obat-obatan penyelamat nyawa dan sejarah penemuannya.
  • Kedaruratan AMR: Memaparkan data ancaman global, bahaya kuman kebal, dan kerugian besar yang ditimbulkan AMR di berbagai sektor.
  • Perilaku Pemicu: Mengupas tuntas perilaku masyarakat yang salah (seperti penggunaan antibiotik untuk virus dan pengobatan tidak tuntas) yang mempercepat resistensi.
  • Solusi: Mempromosikan Gerakan Jagareksa Antimikroba melalui Perilaku 3H—Hanya dengan Resep Dokter, Harus Dihabiskan, dan Hindari Berbagi Antimikroba.
Baca Juga  Kegiatan Ilmiah Tahunan Hisfarma 2025 Berlangsung Meriah di Bali, Hadirkan 1.400 Peserta!

Kunci Kesuksesan: Kepercayaan dan Kontinuitas

Pihak Unisi FM menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kualitas konten yang disajikan Farmasi UII. Program yang dikelola dengan baik dan fokus pada kebutuhan informasi publik ini terbukti memiliki daya tahan yang luar biasa. Rubrik ini telah membentuk audiens yang loyal dan kritis terhadap isu kesehatan.

Dosen Farmasi UII bergiliran untuk menjadi narasumber, salah satunya yang akrab di telinga para pendengar adalah “Lik Sukir”

Keberhasilan program “Obatku Obat Kita” membuktikan bahwa sinergi antara akademisi dan media penyiaran adalah strategi yang efektif untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Komitmen 18 tahun dari Farmasi UII tidak hanya mencerminkan dedikasi profesionalisme, tetapi juga kontribusi nyata dalam upaya Jagareksa Antimikroba dan membangun masyarakat yang lebih bijak dalam penggunaan obat.

Jaya terus “Obatku Obat Kita”

Baca Juga  Sinergi Program "BPOM Goes to Community" dengan “Kampung ASK ME Dagusibu”

Dunia berjuang melawan pandemi informasi yang menyesatkan, sementara suara para Apoteker dan Dosen Farmasi UII melalui Unisi FM terus menjadi oasis pengetahuan yang menenangkan dan memberdayakan. Program ini diharapkan terus jaya, mengudara, menjaga amanah pendidikan publik bagi masyarakat dan generasi mendatang.

banner 325x300
```

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 950x90