JAKARTA, IAINews – PD IAI Aceh, PD IAI Sumatra Utara dan PD IAI Sumatra Barat, Minggu pagi, 7 Desember 2025 kembali bergerak menyalurkan bantuan ke barbagai wilayah terdampak bencana Sumatra.
Bantuan berupa logistik untuk kebutuhan dasar yang berasal dari donasi berbagai pihak, diterima dengan rasa haru oleh masyarakat yang terdampak bencana Sumatra.
‘’Bantuan dari kami memang baru berupa bantuan logistik untuk kebutuhan dasar, sementara bantuan obat-obatan masih terus diupayakan,’’ ungkap apt. Tedy Kurniawan, Ketua PD IAI Aceh dalam komunikasinya dengan Ketua Umum PP IAI, apt Noffendri Roestam.

‘’Terkait obat-obatan semua kabupaten dan kota terdampak sangat membutuhkannya saat ini. Baik di Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Tamiang termasuk Aceh Tengah,’’ ungkapnya.
Khusus di Aceh Tamiang, karena RSUD lumpuh total, sehingga bantuan pengobatan sangat diperlukan.
‘’Sebenarnya bantuan obat-obatan yang dikumpulkan melalui BPOM dan GP Farmasi sudah disalurkan ke pemerintah, sayangnya, pemerintah sangat lambat dalam penyaluran ke kabupaten maupun kota terdampak,’’ ungkap apt. Tedy Kurniawan.
Sementara itu dari PC IAI Kota Medan diperoleh kabar, Kapten Laut (K) apt. Daeng Erlanggan dari Dinas Kesehatan TNI AL Belawan melaporkan berangkat ke Aceh Tamiang, Minggu pagi tadi untuk mengirimkan obat-obatan.

‘’Kami ke Aceh tamian melalui jalur darat untuk pengantaran obat-obatan, untuk sementara kami masih kekurangan obat-obatan. Bila ada pihak-pihak yang hendak berdonasi obat bisa menghubungi saya,’’ ungkap apt Daeng Erlangga dalam grup whatsapp PC IAI Kota Medan.
Masih di kesempatan yang sama, apt Tedy Kurniawan juga melaporkan telah menyalurkan bantuan untuk sejawat apoteker di kota Langsa yang diterima langsung oleh Ketua PC Langsa pada Sabtu, 6 Desember 2025 malam.
Minggu pagi, PD IAI Aceh kembali menyalurkan bantuan ke Kabupaten Bireuen.
‘’Kami menyalurkan bantuan dengan menggunakan boat milik masyarakat di lokasi jembatan putus di Bireuen. In sya Allah jembatan ditargetkan normal oleh pemerintah pada hari Selasa,’’ ungkap apt. Tedy.
Penyaluran bantuan juga dilakukan bersama PC IAI Banda Aceh dan PC IAI Aceh Utara-Lhokseumawe untuk korban banjir di desa Krueng Aji, kecamatan Sawang, kabupaten Aceh Utara.

Di desa ini terdapat 40 KK yang kehilangan rumah tersapu banjir. Warga secara mandiri mendirikan posko dan dapur umum. Hingga saat ini tidak ada tenaga medis di daerah tersebut, hanya seorang bidan yang membantu warga terkait pengobatan.
Malangnya, obat-obatan yang dimiliki bidang tersebut telah tersapu banjir. Saat tim PD IAI Aceh datang, bidan tersebut sedang membersihkan kemasan sisa obat yang berhasil ia kumpulkan.
‘’Sehingga saat kami membawa obat-obatan, ia begitu bahagia dan tersenyum lebar,’’ tutur apt. Tedy.
Obat-obatan yang diserahkan antara lain obat kulit, analgetik, antipiretik, obat batu, flu dan masih banyak lagi.
Tim yang terjun dipimpin langsung oleh Sekretaris PD IAI Aceh, yang juga Ketua PC Banda Aceh, apt Khalil Fahmi disampingi Ketua PC IAI Aceh Utara-Lhokseumawe, apt Eva dan Sekretaris PC IAI Banda Aceh, apt Reza Annas didampingi sejumlah anggota tim.

‘’Terimakasih banyak kepada para sejawat dari berbagai pengurus daerah yang telah menyalurkan donasi untuk membantu masyarakat di Provinsi Aceh,’’ ungkap apt. Tedy penuh haru.
Apt. Noffendri Roestam yang memantau dan mengkoordinasikan langsung kegiatan Apoteker Tanggap Bencana juga menyampaikan uluran tangan dari ATB Bregas (Brebes, Tegal dan Kota Tegal).
‘’ATB Bregas akan mengirimkan bantuan ke Aceh, mohon diterima pak Tedy,’’ tutur apt. Noffendri yang disambut ucapan terimakasih dari Ketua PD IAI Aceh tersebut.
Sementara dari PD IAI Sumatra Utara, Minggu pagi akhirnya berhasil menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat melalui kepala dusun di wilayah kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.
Bantuan diserahkan oleh Sekretaris PD IAI Sumatra Utara, apt Imam Bagus dan diterima oleh kepada dusun setempat.
Bantuan berupa logistik dan obat-obatan kemudian dibawa menggunakan perahu yang telah disiapkan sebelumnya.
‘’Kita belum bisa menyerahkan bantuan melalui jalan darat, karena akses menuju wilayah tersebut masih sangat sulit dijangkau. Satu-satunya cara adalah menggunakan perahu dan bertemu di salah satu jembatan yang putus di Tanjung Pura,’’ tutur apt. Drs Agustama, Ketua PD IAI Sumatra Utara.

Sementara itu, Ketua PC IAI Sibolga dan Tapanuli tengah juga telah menyerahkan tali asih dari PD IAI Sumatra Utara kepada 16 anggota PC IAI Sibolga dan Tapanuli tengah yang terkena dampak langsung bencana banjir dan tanah longsor.
‘’Alhamdulillah sebagian sudah diberikan kepada sejawat yang terdampak. Semoga bermanfaat,’’ harap apt. Agustama.
Sementara itu, Sekjen PP IAI, apt Lilik Yusuf Indrajaya turut melaporkan kondisi terkini RSUD Aceh Tamiang yang telah dibersihkan oleh TNI AL yang datang hari ini.
RSUD Aceh Taming telah bersih dari lumpur dan sudah mulai bisa beroperasi dan sudah mulai melaksanakan proses hemodialisa. Suplai obat-obatan dan alat kesehatan dari pemerintah pusat sudah diterima oleh RSUD Aceh Tamiang.
PP IAI telah membuka saluran donasi yang akan dibagikan kepada warga di Sumatra Utara, Aceh dan Sumatra Barat. Para donatur dapat memberikan bantuan berupa uang melalui link https://peduli.iainews.net.***













