Informasi
Hubungi Redaksi IAINews melalui email : humas@iai.id
Floating Left Ads
Floating Right Ads
banner 950x90
IYPG  

Bekali Mahasiswa Farmasi Strategi Lulus Tepat Waktu, Pengurus Pusat IYPG Gelar Mini Research Course

Penulis: apt. Dwi Ismayati, M.Clin.Pharm (Tim Media Nasional / PP IYPG / PD IAI Lampung / UNILA) & M. Aditya Permana, M.Si (UNILA)Editor: apt. Busman Nur
banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA IAINews — Dalam rangka membantu mahasiswa farmasi di seluruh Indonesia menghadapi tantangan penyusunan tugas akhir di era digital, Pengurus Pusat Indonesian Young Pharmacists Group PP IYPG sukses menyelenggarakan rangkaian webinar riset bertajuk “A-Z Penelitian dan Tugas Akhir Farmasi Biar Cepet Lulus”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu 25 April 2026 dan Sabtu 2 Mei 2026.

Acara yang dipandu oleh apt. Rima Rasida, M.S.Farm. selaku Master of Ceremony ini dibuka secara resmi oleh Ketua PP IYPG, apt. Radian Zakir, S.Farm. Dalam sambutannya, Radian menekankan pentingnya penguasaan metodologi penelitian dan teknologi bagi calon apoteker.

Iklan ×

“Riset bukan sekadar syarat kelulusan, melainkan fondasi bagi apoteker dalam mengambil keputusan berbasis bukti (evidence-based). Melalui kursus ini, kami ingin memastikan rekan-rekan mahasiswa memiliki kompas yang tepat dalam memulai dan menyelesaikan penelitian mereka,” ujar apt. Radian Zakir saat membuka acara melalui platform Zoom Meeting.

Baca Juga  Pengurus IYPG Lampung Resmi Dilantik dan Gelar Upgrading: Wujudkan Organisasi Harmonis dan Progresif

Pada pertemuan pertama (25/4), materi disampaikan oleh apt. Raden Aldizal Mahendra Rizkio Syamsudin, M.Farm., dengan fokus pada Fundamental Research. Ia membedah langkah-langkah krusial dalam menentukan ide gagasan penelitian serta memilih rancangan studi yang tepat. Raden Aldizal menekankan bahwa banyak mahasiswa kerap terjebak pada topik yang sulit dijangkau dari sisi ketersediaan data.

“Kunci dari penelitian yang baik adalah keterukuran. Jangan mencari topik yang terlalu luas hingga sulit diselesaikan, mulailah dengan masalah nyata di sekitar praktik kefarmasian yang memiliki dukungan referensi yang kuat,” pesan apt. Raden Aldizal saat memaparkan materi mengenai penentuan ide gagasan.

Melanjutkan antusiasme hari pertama, pada Sabtu (2/5), apt. Dwi Ismayati, M.Clin.Pharm., hadir membawakan materi bertajuk “Level Up Your LitReview with AI”. Pada hari kedua, acara dipandu oleh MC apt. Nia Agustina, S.Farm.

Baca Juga  IYPG PD IAI Bengkulu Adakan Turnamen Futsal & Penyuluhan Kesehatan Untuk Sambut Hari Apoteker Sedunia

Dalam pemaparannya, apt. Dwi Ismayati mendemonstrasikan cara kerja perangkat kecerdasan buatan seperti Jenni.ai untuk membantu mahasiswa melakukan pemetaan literatur secara cepat namun tetap akurat. Ia juga membagikan tips dan trik optimalisasi penggunaan AI dalam penyusunan tinjauan pustaka.

Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya etika dalam pemanfaatan teknologi di dunia akademik. “AI adalah asisten, bukan penulis. Peneliti memegang tanggung jawab penuh atas akurasi referensi. Gunakan AI untuk ekstraksi data dan brainstorming, tapi verifikasi manusia tetap menjadi filter utama,” tegas apt. Dwi Ismayati.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Divisi Research PP IYPG ini diharapkan menjadi katalisator peningkatan kualitas riset mahasiswa farmasi di Indonesia. apt. Diana Rachma Ningsih, M.Clin.Pharm., selaku pengurus Divisi Research PP IYPG yang menggawangi acara ini, menyampaikan harapannya agar ilmu yang diperoleh peserta dapat segera dipraktikkan.

Baca Juga  MUI Samarinda Gelar Talkshow di Pasar Ramadan, Ingatkan Kewajiban Sertifikasi Halal 2026

“Kami berharap melalui kegiatan ini, tidak ada lagi mahasiswa farmasi yang merasa ‘tersesat’ saat memulai skripsi. Dengan perpaduan pemahaman fundamental yang kuat dan bantuan teknologi AI yang etis, kami ingin melihat lulusan farmasi yang lebih produktif, kritis, dan tentunya mampu menyelesaikan studinya tepat waktu dengan hasil yang berkualitas,” tutur apt. Diana Rachma Ningsih.

Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh mahasiswa S1 Farmasi dari berbagai universitas di Indonesia. Melalui pelatihan yang komprehensif, mulai dari penguatan dasar metodologi hingga pemanfaatan teknologi terkini, IYPG berharap para peserta mampu menyusun proposal dan skripsi yang lebih kritis, argumentatif, serta selesai tepat waktu.

banner 325x300
```

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 950x90