Aceh Utara IAINews — Tim Apoteker Tanggap Bencana di bawah naungan Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI) Aceh menggelar aksi kemanusiaan bagi warga terdampak banjir bandang di Desa Riseh Tunong, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan tersebut menyasar 121 jiwa dari 27 kepala keluarga (KK) yang hingga kini masih bertahan di kamp pengungsian akibat rusaknya infrastruktur dan permukiman pascabencana.
Dalam kegiatan itu, tim IAI Aceh memberikan berbagai layanan bagi para penyintas, mulai dari sunat gratis bagi anak-anak, pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat, trauma healing bagi anak-anak, hingga pembagian bingkisan Lebaran.

Kegiatan juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama warga di lokasi pengungsian. Selain layanan kesehatan, tim juga menyalurkan bantuan logistik berupa sembako, perlengkapan sanitasi, pakaian baru, serta fasilitas sanitasi layak pakai. Penyaluran bantuan dilakukan melalui kolaborasi dengan Rumah Amal Masjid Jamik Universitas Syiah Kuala (USK).
Koordinator Lapangan Tim Apoteker Tanggap Bencana IAI Aceh, Reza Anas, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen profesi apoteker dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami hadir untuk meringankan beban para penyintas di Desa Riseh Tunong. Selain layanan kesehatan, kami juga memberikan trauma healing bagi anak-anak agar mereka dapat pulih secara fisik dan mental setelah bencana. Bantuan paket Lebaran diharapkan dapat membantu kebutuhan warga dalam menyambut Hari Raya,” ujarnya.

Banjir bandang yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu menyebabkan kerusakan serius pada sejumlah infrastruktur vital, termasuk jalan dan jembatan. Kondisi tersebut membuat warga belum dapat kembali ke rumah masing-masing sehingga masih harus bertahan di kamp pengungsian desa.
Sekretaris Desa Riseh Tunong, Ramli, mengapresiasi kepedulian tim apoteker yang datang langsung membantu masyarakat terdampak bencana.
“Alhamdulillah, sebanyak 121 jiwa dari 27 KK yang berada di kamp pengungsian ini sangat terbantu dengan kegiatan ini. Bantuan logistik seperti pakaian dan layanan kesehatan sangat dibutuhkan, terutama bagi anak-anak yang masih mengalami trauma,” katanya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan Kepala Desa Riseh Tunong kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada PD IAI Aceh dan seluruh mitra yang telah peduli kepada warga kami. Kegiatan buka puasa bersama ini juga menjadi momen yang mempererat silaturahmi dan memberikan semangat baru bagi para penyintas,” tuturnya.

Aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari respons cepat PD IAI Aceh dalam membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana di wilayah utara Aceh, dengan fokus pada pelayanan kesehatan dasar serta dukungan pemulihan psikososial bagi para penyintas. (TMN)













