Informasi
Hubungi Redaksi IAINews melalui email : humas@iai.id
Floating Left Ads
Floating Right Ads
banner 950x90

World Pharmacist Day 2025 di Kabupaten Bogor: Apoteker Bergerak Bersama Cegah Cacingan, Sehatkan Masyarakat

Penulis: apt. Erie Gusnellyanti, S.Si, MKM (Tim Media Nasional IAI/PP IAI)Editor: apt. Erie Gusnellyanti, S.Si, MKM
WPD 2025 di Kabupaten Bogor
banner 120x600
banner 468x60

Cibinong, IAINews – Ratusan apoteker Kabupaten Bogor berkumpul di GOR Pakansari, Cibinong, Minggu (28/9/2025), untuk memperingati World Pharmacist Day (WPD) 2025. Acara tahunan internasional yang diusung oleh Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (PC IAI) Kabupaten Bogor ini menjadi momentum penting bagi profesi apoteker untuk menunjukkan kontribusi nyata mereka dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Dengan mengusung tema global “Think Health, Think Pharmacist”, peringatan tahun ini menegaskan kembali bahwa apoteker hadir mendampingi masyarakat bukan hanya ketika sakit, tetapi juga dalam menjaga agar tetap sehat dan terlindungi dari penyakit.

Sejak pukul 07.00 WIB, suasana di GOR Pakansari sudah dipenuhi antusiasme. Sebanyak 225 apoteker hadir bersama masyarakat sekitar untuk mengikuti rangkaian kegiatan “Bakti Apoteker untuk Masyarakat Bogor”. Acara dibuka dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan senam pagi yang ceria. Semangat kebersamaan dan meriah semakin terasa saat peserta mendapat doorprize yang dibagikan oleh panitia.

Iklan ×

WPD 2025 di Kabupaten Bogor

Apoteker, Mitra Sehat Masyarakat
Dalam sambutannya, Ketua Panitia WPD 2025, apt. Rian Nurdiana, M.Farm, menegaskan pentingnya momen ini untuk menguatkan citra profesi apoteker. “Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian kita terhadap masyarakat. Cacingan masih sering dijumpai, terutama pada anak-anak, dan dapat menyebabkan gizi buruk, anemia, serta gangguan tumbuh kembang. Melalui edukasi dan pembagian obat cacing, kita ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan,” ujarnya.

Ketua PC IAI Kabupaten Bogor, apt. Tommy Syam, S.Farm, yang sekaligus membuka acara, menyampaikan bahwa kegiatan ini membuktikan eksistensi apoteker bukan hanya di balik meja apotek, tetapi juga di tengah masyarakat. “Kehadiran ratusan sejawat hari ini menunjukkan semangat kebersamaan kita. Mari kita terus berperan aktif meningkatkan kesehatan masyarakat melalui edukasi, pelayanan, dan kontribusi nyata di lapangan. Ingat sehat, ingat apoteker,” tegasnya.

Baca Juga  Peran Strategis APOTEKER: Garda Terdepan dalam Kesehatan Masyarakat
Ketua PC IAI Kab. Bogor, apt. Tommy Syam, S.Farm
Sambutan Ketua PC IAI Kab. Bogor, apt. Tommy Syam, S.Farm

Apresiasi juga disampaikan oleh Anni Bersari Kristina Harahap, SKM, MKM, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. Menurutnya, peran apoteker sangat penting dalam memberikan informasi obat dan edukasi kesehatan yang benar kepada masyarakat.

Dukungan datang pula dari apt. Nur Hasanah Adnani, S.Si, perwakilan dari Balai POM di Bogor, yang menekankan pentingnya sinergi apoteker pada 3 pilar pengawasan Obat dan Makanan yaitu bersama pelaku usaha, Badan POM dan lini pemerintahan terkait, serta masyarakat.

“Saya berharap, apoteker juga terus mengedukasi kepada masyarakat dalam pencegahan penyalahgunaan obat dan peredaranan obat ilegal, ancaman resistensi antimikroba (AMR), serta untuk selalu melakukan Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Ijin Edar, dan Kadaluarsa) dalam penggunaan Produk Sediaan Farmasi,” lanjut Bu Nana, begitu ia kerap disapa.

Ketua Bidang Praktek Apoteker PC IAI Kabupaten Bogor, apt. Bayu Sandi, S.Farm, juga menekankan pentingnya keberlanjutan acara ini. Ia menyebut, kegiatan WPD perlu diadakan setiap tahun sebagai bukti nyata hadirnya apoteker di tengah masyarakat, tidak hanya terbatas di sarana praktik seperti industri, rumah sakit, distributor, klinik, dan apotek. “WPD juga menjadi wadah silaturahmi bagi sejawat apoteker se-Kabupaten Bogor. Pada kesempatan kali ini kami membagikan vitamin dan obat cacing gratis, sekaligus memberikan konsultasi mengenai cara minum vitamin dan obat cacing yang benar,” jelasnya.

Ketua Panitia apt. Rian Nurdiana

Penyerahan doorprize oleh Ketua Panitia, apt. Rian Nurdiana, M.FarmEdukasi Cegah Cacingan
Tema lokal “Edukasi Kesehatan Obat Cacing” dipilih karena penyakit cacingan masih menjadi masalah serius di masyarakat. Berdasarkan leaflet yang dibagikan pada kegiatan ini, cacingan disebabkan oleh infeksi parasit seperti cacing gelang, cacing tambang, cacing cambuk, dan cacing kremi. Gejalanya antara lain lemas, nafsu makan menurun, perut kembung, gizi buruk, hingga anemia. Pada anak-anak, cacingan dapat menurunkan konsentrasi belajar dan menghambat pertumbuhan.

Baca Juga  World Pharmacists Day 2025, Apoteker Batang Hari Ajak Remaja Bijak Pilih Skincare

Untuk pencegahan, masyarakat dianjurkan menjaga kebersihan makanan, rajin mencuci tangan, serta rutin mengonsumsi obat cacing sesuai anjuran tenaga kesehatan. Pada kesempatan ini, apoteker memberikan edukasi langsung mengenai penggunaan obat cacing seperti Albendazole, Mebendazole, dan Pirantel Pamoat. Obat-obatan tersebut terbukti efektif membunuh cacing usus dan sudah lama direkomendasikan dalam program pencegahan kecacingan massal oleh Kementerian Kesehatan.

Edukasi Kesehatan Obat Cacing
Seorang apoteker melakukan edukasi pada masyarakat

Antusiasme warga terlihat jelas. Siti Aisyah (35), warga Cibinong, mengaku sangat terbantu. “Biasanya kami hanya dengar dari sekolah tentang obat cacing, tapi kali ini ada apoteker yang langsung menjelaskan. Saya jadi tahu kenapa penting memberi obat cacing pada anak. Alhamdulillah, anak-anak saya juga dapat vitamin gratis,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Deni (40), seorang ayah yang mendampingi anaknya. “Awalnya saya ragu memberi obat cacing karena takut efek samping. Tapi tadi apoteker menjelaskan cara kerjanya, ternyata aman. Jadi saya lebih yakin. Bagus sekali kalau kegiatan seperti ini sering diadakan, supaya masyarakat lebih paham,” tuturnya.

https://menpan.go.id/site/berita-terkini/berita-daerah/program-obat-cacing-massal-strategi-kemenkes-putus-rantai-penularan

Sinergi dan Momentum untuk Peran Lebih Besar
Kesuksesan acara ini tidak lepas dari kerja sama panitia yang berjumlah 23 orang, serta dukungan sponsor seperti Opella, IFARS, GP Farmasi, Makloon Fatima, Nutracare, dan MNJ. Seluruh pihak bahu membahu memastikan kegiatan berjalan lancar meskipun persiapan relatif singkat.

Baca Juga  Lesson Learned dalam Pendirian Apotek Veteriner

Kegiatan ini juga meninggalkan kesan mendalam bagi para pengurus IAI Kabupaten Bogor. “Profesi apoteker dapat menjadi tenaga kesehatan pelopor khususnya mengenai obat, mampu mengedukasi masyarakat tentang cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, hingga membuang obat dengan benar. Semoga apoteker semakin percaya diri dengan profesinya sebagai spesialis yang memahami obat, sehingga marwah apoteker semakin terangkat,” harapan disampaikan Tommy selaku Ketua PC IAI Kab. Bogor.

Panitia WPD Kab Bogor
Panitia dari PC IAI Kab. Bogor

Senada dengan itu, Rian Nurdiana menambahkan ucapan syukur sekaligus pesan penutup. Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh sejawat apoteker yang telah hadir, dan berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal gerakan berkelanjutan. “Mari kita, para apoteker, khususnya di wilayah Kabupaten Bogor, terus berperan aktif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui edukasi, pelayanan, dan kontribusi nyata di lapangan, sehingga profesi apoteker semakin dikenal, diakui, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujarnya.

Peringatan World Pharmacist Day 2025 di Kabupaten Bogor bukan sekadar acara seremonial. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi refleksi bahwa profesi apoteker memiliki peran strategis di tengah tantangan kesehatan masyarakat. Dengan edukasi, pelayanan, dan aksi nyata, apoteker membuktikan diri sebagai garda terdepan dalam mendukung program kesehatan pemerintah, termasuk upaya menekan prevalensi penyakit cacingan.

Apoteker Kabupaten Bogor
Dengan semangat Think Health, Think Pharmacist yang diwujudkan dalam tema lokal Ingat Sehat, Ingat Apoteker, apoteker di Kabupaten Bogor menunjukkan bahwa profesi ini bukan hanya soal meracik dan menyerahkan obat, melainkan juga mendidik, mendampingi, serta menjaga agar masyarakat tetap sehat dan terlindungi dari berbagai penyakit.

Berita lainnya:
https://iainews.net/sambut-hari-kemerdekaan-apoteker-kabupaten-bogor-bagikan-vitamin-gratis/

banner 325x300
```

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 950x90