Wajo, IAINews – Bagian Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo menyelenggarakan pertemuan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) terkait penggunaan kosmetik yang baik pada 31 Oktober 2024 di Sermani Hotel, Jl. Bau Baharuddin No.16, Sengkang bersama dengan HIASKOS PD IAI SULSEL dan BBPOM Makassar.
Kegiatan ini adalah bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada advokasi, kemitraan, dan peningkatan peran masyarakat serta lintas sektor di Kabupaten Wajo untuk tahun 2024. Sasaran utamanya adalah pengelola program kosmetik dan promosi kesehatan di puskesmas setempat.
Acara diawali dengan pembukaan oleh MC, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, Dr. drg. Armin AR., M.Kes.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya kegiatan KIE ini agar masyarakat, melalui pengelola program kosmetik dan promosi kesehatan di puskesmas, dapat menerima informasi dan edukasi dengan tepat, serta mengetahui cara memilih kosmetik yang baik.
“Kami berterima kasih kepada para narasumber yang telah hadir. Semoga materi yang disampaikan bermanfaat dan dapat diaplikasikan dengan baik,” ungkapnya, sambil membuka acara secara resmi.
Materi pertama dibawakan oleh apt. Jaya Abdullah dari Balai BPOM Makassar dengan topik Overview Regulasi Kosmetik. Ia menjelaskan peran dan wewenang BPOM dalam mengawasi produk kosmetik, termasuk proses pembuatan, izin edar, dan distribusi kosmetik.

“Penting bagi kita untuk mengetahui kategori produk kosmetik sesuai PerBPOM No.21 Tahun 2022, yang mencakup bahan, izin edar, serta promosi kosmetik,” jelas apt. Jaya. Ia menambahkan bahwa berdasarkan data penyidikan obat dan makanan tahun 2021 hingga 2023, kosmetik adalah komoditas tertinggi dengan 35 kasus, melibatkan 1.103 item, dan nilai ekonomi mencapai Rp 2,6 miliar.
Materi kedua disampaikan oleh apt. Yuri Pratiwi Utami, S.Farm., M.Si., Wakil Ketua HIASKOS PD IAI SULSEL. Ia mengucapkan terima kasih kepada SDK Dinkes Kabupaten Wajo atas kesempatan untuk memberikan materi KIE dan menyampaikan salam hormat dari Ketua HIASKOS PD SULSEL, apt. Hj. Ainun Jariah, S.Farm., M.Kes, yang berhalangan hadir.

Pada sesi ini, apt. Yuri membahas peran HIASKOS dalam memberikan edukasi kosmetik kepada masyarakat, seperti pemahaman tentang pengertian kosmetik, informasi yang wajib ada pada label, dan tips memilih kosmetik secara online.
Sesi ini ditutup dengan diskusi interaktif dan pemutaran video edukasi kosmetik karya HIASKOS PD IAI SULSEL. “KIE adalah tantangan yang membutuhkan metode dan trik agar tersampaikan dengan baik,” tambahnya.

Materi ketiga disampaikan oleh apt. Sry Muntani, S.Si., M.AP., dengan fokus pada cara memilih kosmetik yang baik. Ia menekankan pentingnya memperhatikan izin edar, label, serta kandungan kosmetik untuk memastikan keamanan produk.
“Mari bersama sebagai tenaga kesehatan yang bertugas dalam pengelolaan kosmetik dan promosi kesehatan, kita tunjukkan peran kita dengan baik dalam mengedukasi masyarakat,” tutupnya.













