Informasi
Hubungi Redaksi IAINews melalui email : humas@iai.id
Floating Left Ads
Floating Right Ads
banner 950x90

Apt. Noffendri : Beberapa Relawan Apoteker Tanggap Bencana IAI Mulai Berdatangan di Lokasi Bencana

Penulis: apt. Dra. Tresnawati (Tim Media Nasional PP IAI)Editor: apt. Dra Tresnawati
Relawan ATB PD IAI Bengkulu bertolak ke Sumatra Utara.
banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, IAINews – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI) menyampaikan, sebagian besar relawan Apoteker Tanggap Bencana yang diterjunkan ke lokasi bencana Sumatra sudah mulai berdatangan di lokasi hari ini.

‘’Sebagian besar mereka sudah berada di wilayah tugas masing-masing, dan langsung berkoordinasi dengan tim dan Ketua PD IAI yang dituju,’’ tutur apt, Noffendri Roestam kepada IAINews malam ini.

Iklan ×

Relawan dari Bengkulu yaitu apt Yenni Fithriani, apt Chalik Al Faruqi dan apt Ilham  misalnya, berangkat menuju Sumatra Utara, siang tadi sekitar pukul 11.00 WIB, begitu tiba di Medan, mereka langsung berkoordinasi dengan Ketua PD IAI Sumatra Utara, apt. Drs Agustama, M.Kes.

Relawan ATB PD IAI Sumatra Selatan bertolak ke Aceh.

Di Medan sudah menunggu tim ATB PP IAI, yakni apt Busman Nur yang berangkat dari Mamuju, Sulawesi Barat. Apt Busman Nur adalah juga anggota redaksi IAINews yang akan menyampaikan laporan langsung dari Sumatra Utara.

Baca Juga  Cegah Kanker Serviks, KORPRI BPOM Resmikan Gerakan Nasional 1 Juta Vaksin Serviks

Sementara relawan dari Sumatra Selatan, apt Indah Putri Ramadhany dan apt Ahmad Muttaqin juga telah bertolak ke Aceh.

‘’Untuk berangkat ke Aceh, kami masih harus transit di Jakarta,’’ tutur apt. Ahmas Muttaqin.

Sementara relawan ATB PP IAI, apt. Zulhijrah melaporkan sudah tiba di Banda Aceh dan berkoordinasi langsung dengan Ketua PD IAI Aceh, apt Tedy Kurniawan Bakri.

Relawan ATB PD IAI Bengkulu bertolak ke Sumatra Utara.

Mereka yang telah tiba di wilayah tugas masing-masing, langsung berkoordinasi dengan tim setempat untuk siap bertugas keesokan harinya.

‘’Sejak siang hingga malam ini, kami masih terus bersiap-siap membawa perbekalan dan bantuan logistik untuk diserahkan kepada warga yang membutuhkan esok hari di wilayah bencana,’’ tutur Ketua PD IAI Sumatra Utara, apt. Agustama.

Baca Juga  Dampak UU No 17 tahun 2023, Apoteker Yang Tak Bergabung di Organisasi Profesi Tak Mendapatkan Perlindungan Hukum Semestinya

Hal senada disampaikan apt. Tedy Kurniawan yang melaporkan persiapan yang dilakukan oleh timnya, untuk berangkat ke lokasi bencana keesokan harinya.

Hingga Kamis, 11 Desember 2025 pukul 17.13, donasi yang dikumpulkan melalui rekening IAI Peduli telah terkumpul sebesar  Rp 388.392.893. Dana yang terkumpul tersebut, seluruhnya digunakan untuk membantu kebutuhan para korban bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.

Sementara biaya operasional ditanggung oleh PD IAI masing-masing, tanpa menggunakan serupiahpun dana dari donasi masyarakat.

Relawan ATB PP IAI tiba dan langsung berkoordinasi dengan Ketua PD IAI Aceh.

Menurut apt. Noffendri Rostam, meski secara resmi donasi IAI Peduli akan ditutup pada pukul 23.59 WIB Kamis, 11 Desember, namun rekening tersebut tetap akan menerima donasi.

”Kami tetap akan melaporkan perkembangan donasi dan penggunaannya melalui https://peduli.iainews.net/. Seluruh laporan kegiatan bisa dilihat di portal tersebut,” ungkap apt. Noffendri.

Baca Juga  Akses Jalan Penuh Lumpur, Sulit Ditembus Relawan ATB IAI Memilih Layanan Home Care

Sementara itu, mengenai para relawan ini akan ditugaskan selama seminggu penuh, untuk kemudian dikembalikan pulang ke daerah asal masing-masing.

‘’Sejak awal disepakati, bahwa para relawan hanya diijinkan berada di lokasi bencana paling lama 1 minggu. Setelah itu akan dilakukan rotasi dengan memberangkatkan relawan lain, bila memang masih diperlukan,’’ tutur apt. Noffendri.

Kebijakan itu diambil untuk menjaga kesehatan dan keselamatan para relawan, agar tidak menjadi jenuh, dan jatuh sakit karena kelelahan membantu para korban bencana Sumatra.

‘’Kami juga harus menjaga dan melindungi keselamatan para relawan, karena itu, kami batasi mereka hanya 1 minggu berada di lokasi bencana,’’ papar apt. Noffendri.

Ia berharap para relawan dapat bekerja maksimal membantu para korban bencana dalam upaya pemulihan kesehatan dan memenuhi kebutuhdan dasar mereka.***

banner 325x300
```

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 950x90