BANDAR LAMPUNG, IAINews – Dalam upaya memperkuat sinkronisasi antara dunia pendidikan menengah kejuruan dan jenjang pendidikan tinggi, SMK Negeri 7 Bandar Lampung menggelar kegiatan Tour Education ke Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lampung (Unila), Rabu, 28 Januari 2026.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan FK Unila ini bertujuan memberikan wawasan langsung kepada para siswa mengenai ekosistem akademik, fasilitas laboratorium modern, serta prospek karier di dunia kefarmasian yang terus berkembang.
Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Kedokteran Unila, Dr. dr. Evi Kurniawaty, S.Ked., M.Sc. Dalam sambutannya yang hangat, beliau menekankan bahwa kegiatan ini merupakan investasi motivasi bagi para siswa.
“Kami ingin memberikan pengalaman belajar yang inspiratif, agar menumbuhkan motivasi dan semangat adik-adik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Dr. Evi. Dr. Evi juga berharap kunjungan ini menjadi ajang pertukaran pengetahuan sekaligus mempererat silaturahmi antara Unila dan SMKN 7 Bandar Lampung.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Jurusan Farmasi FK Unila, dr. Rani Himayani, Sp.M., menyambut gembira kehadiran para siswa dan guru pendamping. Menurutnya, kegiatan ini merupakan jembatan penting bagi siswa sekolah kejuruan untuk mengenal standar kompetensi di perguruan tinggi.
“Kunjungan edukatif ini bukan hanya sarana memperkenalkan dunia akademik, tetapi juga untuk memperkuat hubungan antara pendidikan menengah kejuruan dengan pendidikan tinggi, khususnya dalam bidang kefarmasian,” ungkap dr. Rani.
Salah satu agenda utama dalam kunjungan ini adalah pemaparan materi mengenai Swamedikasi yang disampaikan oleh apt. Dwi Aulia Ramdini, M.Farm, salah satu dosen Program Studi Farmasi FK Unila. Selain memberikan edukasi mengenai pengobatan mandiri yang aman, apt. Dwi Aulia juga memaparkan profil Program Studi Farmasi Unila serta berbagai peluang karier bagi sarjana farmasi di masa depan.
Puncak acara ditandai dengan Campus Tour ke berbagai laboratorium spesialis. Siswa dibagi ke dalam kelompok kecil untuk melihat langsung fasilitas unggulan, antara lain: Laboratorium Kimia Analisis; Laboratorium Farmasetika dan Laboratorium Compounding dan Dispensing.
Didampingi oleh dosen dan guru pendamping, para siswa berkesempatan mengidentifikasi alat-alat praktikum canggih serta melihat simulasi kegiatan laboratorium yang menjadi jantung pendidikan farmasi.
Ketua pelaksana kegiatan, apt. Made Laksmi Meiliana, M.Farm.Klin., menjelaskan bahwa keberhasilan kegiatan ini diukur dari peningkatan minat siswa untuk kuliah. “Kami menargetkan minimal 75% peserta termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang tinggi setelah melihat langsung bagaimana ilmu farmasi diaplikasikan di universitas,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan penuh keceriaan melalui pembacaan pantun oleh para pimpinan fakultas dan penyerahan plakat dari pihak SMK Negeri 7 Bandar Lampung kepada Fakultas Kedokteran Unila sebagai simbol kerja sama yang erat di masa depan.***
