<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>vitamin K2 &#8211; IAI NEWS</title>
	<atom:link href="https://iainews.net/tag/vitamin-k2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://iainews.net</link>
	<description>Portal Berita Ikatan Apoteker Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Jun 2026 07:57:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.6</generator>

<image>
	<url>https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/03/cropped-Untitled-1-32x32.jpg</url>
	<title>vitamin K2 &#8211; IAI NEWS</title>
	<link>https://iainews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Barengi Vitamin K2 Saat Suplementasi Vitamin D Agar Ginjal Tetap Sehat</title>
		<link>https://iainews.net/barengi-vitamin-k2-saat-suplementasi-vitamin-d-agar-ginjal-tetap-sehat/</link>
					<comments>https://iainews.net/barengi-vitamin-k2-saat-suplementasi-vitamin-d-agar-ginjal-tetap-sehat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[apt Tresnawati Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 07:57:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Apoteker Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[apoteker]]></category>
		<category><![CDATA[dosis]]></category>
		<category><![CDATA[ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[Kalsium]]></category>
		<category><![CDATA[Tanya Obat Tanya Apoteker]]></category>
		<category><![CDATA[tren]]></category>
		<category><![CDATA[vitamin D]]></category>
		<category><![CDATA[vitamin K2]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iainews.net/?p=14599</guid>

					<description><![CDATA[TREN nutrisi terbaru mengungkap fakta yang krusial. Mengonsumsi vitamin D tanpa kombinasi vitamin K2, bisa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>TREN nutrisi terbaru mengungkap fakta yang krusial. Mengonsumsi vitamin D tanpa kombinasi vitamin K2, bisa menjadi pisau bermata tajam yang menyerang kerja organ tubuh yaitu ginjal.</p>
<p>Peran vitamin K2 menjadi sangat vital. Kombinasi keduanya tidak hanya sekedar tren. Namun, hal wajib secara biologis untuk memastikan ginjal tidak terbebani.</p>
<p>Mengapa bisa membebani ginjal?</p>
<p><img data-dominant-color="afbccb" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #afbccb;" fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-14600 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2026/06/Vit-K2-Ayu-Dewi.jpg" alt="" width="816" height="530" /></p>
<p>Secara biologis, vitamin D menjalankan tugas untuk meningkatkan penyerapan kalsium ke dalam aliran darah. Sayangnya, tanpa kerja yang optimal, kalsium bisa tersesat. Bukannya menuju ke tulang dan gigi, vitamin D justru bisa menempel pada dinding pembuluh darah dan jaringan lunak.</p>
<p>Keadaan ini mengakibatkan ancaman yang serius bagi ginjal. Pengerasan pembuluh darah dan risiko batu ginjal bisa meningkat potensinya, apabila kalsium tidak terkelola dengan baik.</p>
<p>Bagaimana peran esensial vitamin K2 menyelamatkan ginjal?</p>
<p>Vitamin K2 menjadi penyelamat ginjal saat dikonsumsi bersama vitaminn D. Vitamin K2 bersama vitamin D bersinergi saat berada di dalam tubuh. Jika vitamin D sebagai “penyerap” kalsium, maka vitamin K2 sebagai “pengatur lalu lintasnya”.</p>
<p>Vitamin K2 akan mengatur arah perjalanan dari kalsium, dengan mekanisme berikut:</p>
<ol>
<li>Vitamin K2 mengaktifkan protein yang mengikat kalsium ke dalam matriks tulang.</li>
<li>Aktivasi matriks Gla Protein untuk mencegah kalsium menempel di arteri ginjal.</li>
<li>Mengatur alur mitigasi kalsium agar tertransfer ke tulang maupun gigi, untuk mencegah tekanan darah tinggi, menjaga elastisitas pembuluh darah, sehingga beban kerja ginjal untuk meregulasi tekanan darah akan semakin ringan.</li>
</ol>
<p>Bagaimana rekomendasi apoteker untuk keamanan yang optimal?</p>
<p>Untuk menjalankan kerja sinergis, gunakan rasio dosis yang tepat sesuai kebutuhan dan aktivitas harian, konsumsi kombinasi 45-100mcg vitamin K2 untuk penggunaan 1.000-5.000iu vitamin D3.</p>
<p>Konsultasi medis sangat diperlukan untuk penyesuaian dosis tiap individu. Jangan anggap remeh, sebab jika salah dosis, vitamin yang digunakan bisa tidak berefek bahkan bisa berefek negatif untuk tubuh.</p>
<p>Stop terkontaminasi tren konsumsi vitamin. Gunakan seperlunya dan secukupnya. Jangan lupa konsultasi apoteker anda untuk dosis yang sesuai. Salam sehat, Tanya obat Tanya Apoteker.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/barengi-vitamin-k2-saat-suplementasi-vitamin-d-agar-ginjal-tetap-sehat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
