<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SMK Nasional Romo Sukir Personal Branding Surakarta &#8211; IAI NEWS</title>
	<atom:link href="https://iainews.net/tag/smk-nasional-romo-sukir-personal-branding-surakarta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://iainews.net</link>
	<description>Portal Berita Ikatan Apoteker Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 May 2026 09:25:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.5</generator>

<image>
	<url>https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/03/cropped-Untitled-1-32x32.jpg</url>
	<title>SMK Nasional Romo Sukir Personal Branding Surakarta &#8211; IAI NEWS</title>
	<link>https://iainews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Formula Of Influence di SMK Nasional Surakarta: Workshop Personal Branding bagi Gen Z untuk memasuki dunia kerja dan Pendidikan Tinggi</title>
		<link>https://iainews.net/formula-of-influence-di-smk-nasional-surakarta-workshop-personal-branding-bagi-gen-z-untuk-memasuki-dunia-kerja-dan-pendidikan-tinggi/</link>
					<comments>https://iainews.net/formula-of-influence-di-smk-nasional-surakarta-workshop-personal-branding-bagi-gen-z-untuk-memasuki-dunia-kerja-dan-pendidikan-tinggi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Humas IAI]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 09:19:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Apoteker Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Riset dan Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[SMK Nasional Romo Sukir Personal Branding Surakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iainews.net/?p=13908</guid>

					<description><![CDATA[Surakarta, IAINews &#8211; Lulusan sekolah menengah farmasi saat ini berdiri di tengah persimpangan yang menantang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surakarta, IAINews</strong> &#8211; Lulusan sekolah menengah farmasi saat ini berdiri di tengah persimpangan yang menantang akibat perubahan aturan kualifikasi tenaga kesehatan. Regulasi terbaru menetapkan kualifikasi minimal tenaga kesehatan adalah Ahli Madya (D3). Kondisi tersebut menyebabkan lulusan SMK Farmasi tidak dapat langsung menjalankan praktik profesi secara formal di fasilitas medis. Menghadapi realita ini, Romo Sukir Satrija Djati, public health pharmacist dari Universitas Islam Indonesia yang juga merupakan alumni SMK Nasional Angkatan 1997 hadir kembali ke almamamternya tercinta pada Senin, 11 Mei 2026 dalam agenda Guru Tamu dan Alumni Berbagi. Sosok nyentrik ini membawakan materi bertajuk &#8220;Formula of Influence: Formulasi Kata dalam Dosis Realita&#8221; guna membekali para juniornya melalui strategi personal branding.</p>
<p><strong>Lima Pilar Kekuatan Diri </strong></p>
<p>Kehidupan nyata memerlukan persiapan karakter yang matang guna menembus keterbatasan regulasi maupun ekonomi. Romo membedah lima langkah strategis dalam meracik citra diri profesional bagi para lulusan:</p>
<figure id="attachment_13910" aria-describedby="caption-attachment-13910" style="width: 1200px" class="wp-caption aligncenter"><img data-dominant-color="a29c99" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #a29c99;" fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-13910 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2026/05/2-1.png" alt="" width="1200" height="628" /><figcaption id="caption-attachment-13910" class="wp-caption-text">Penuh energi, motivasi dan juga selipan komedi, materi yang menginspirasi seta memancing gelak tawa para gen Z</figcaption></figure>
<ul>
<li>Step 1: Know Yourself (Kenali Dirimu) <span data-path-to-node="7,0,0,1">Sebelum membangun citra di mata orang lain, seseorang harus jujur pada dirinya sendiri</span><span data-path-to-node="7,0,0,4">. </span><span data-path-to-node="7,0,0,5">Romo mengajak siswa melakukan audit internal dengan menjawab pertanyaan: &#8220;Apa kekuatanku?&#8221; dan &#8220;Apa yang aku sukai?&#8221;</span><span data-path-to-node="7,0,0,8">. </span><span data-path-to-node="7,0,0,9">Mengenali potensi unik adalah fondasi agar branding yang dibangun tidak bersifat semu atau sekadar pencitraan sesaat</span><span data-path-to-node="7,0,0,12">.</span></li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>Step 2: Find Your Value (Temukan Nilai Dirimu) <span data-path-to-node="7,1,0,1">Nilai diri tidak harus berarti menjadi yang paling hebat, melainkan menjadi yang paling berharga bagi sekitar</span><span data-path-to-node="7,1,0,4">. </span><span data-path-to-node="7,1,0,5">Value bisa berupa keramahan, kedisiplinan, kreativitas, atau sifat suka membantu</span><span data-path-to-node="7,1,0,8">. </span><span data-path-to-node="7,1,0,9">Lulusan diajak menentukan nilai apa yang membuat orang merasa nyaman dan percaya saat bekerja sama dengan mereka</span><span data-path-to-node="7,1,0,12">.</span></li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>Step 3: Build Your Digital Image (Bangun Citra Digital) <span data-path-to-node="7,2,0,1">Di era Gen-Z, media sosial adalah &#8220;CV yang tidak resmi&#8221;</span><span data-path-to-node="7,2,0,4">. </span><span data-path-to-node="7,2,0,5">Romo mengingatkan bahwa setiap postingan, komentar, dan jejak digital sedang memperkenalkan diri kita pada dunia</span><span data-path-to-node="7,2,0,8">. </span><span data-path-to-node="7,2,0,9">Membangun citra digital yang positif sangat krusial agar dunia mengenal kapasitas serta profesionalisme kita sebelum pertemuan fisik terjadi</span><span data-path-to-node="7,2,0,12">.</span></li>
</ul>
<figure id="attachment_13914" aria-describedby="caption-attachment-13914" style="width: 1920px" class="wp-caption aligncenter"><img data-dominant-color="5d587b" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #5d587b;" decoding="async" class="size-full wp-image-13914 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2026/05/Your-Name-is.jpg" alt="" width="1920" height="1080" /><figcaption id="caption-attachment-13914" class="wp-caption-text">Kita bisa mulai membuat brand diri kita melalui tindakan baik yang dilakukan secara konsisten</figcaption></figure>
<ul>
<li>Step 4: Communication (Komunikasi) <span data-path-to-node="7,3,0,1">Kualitas diri dan kedewasaan seseorang terpancar dari cara mereka bicara</span><span data-path-to-node="7,3,0,4">. </span><span data-path-to-node="7,3,0,5">Romo menekankan pepatah &#8220;Ajining diri saka lathi&#8221;, bahwa harga diri ditentukan oleh ucapan</span><span data-path-to-node="7,3,0,8">. </span><span data-path-to-node="7,3,0,9">Kemampuan berkomunikasi dengan empati, menjadi pendengar yang baik, serta memiliki bahasa tubuh yang positif adalah aset utama praktisi farmasi masa depan</span><span data-path-to-node="7,3,0,12">.</span></li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>Step 5: Consistency (Konsistensi) <span data-path-to-node="7,4,0,1">Kepercayaan publik tidak dibangun dalam semalam, melainkan dari hal kecil yang dilakukan secara berulang</span><span data-path-to-node="7,4,0,4">. </span><span data-path-to-node="7,4,0,5">Konsistensi dalam menunjukkan perilaku baik, tepat waktu, dan semangat untuk terus belajar adalah kunci keberhasilan jangka panjang</span><span data-path-to-node="7,4,0,8">. </span><span data-path-to-node="7,4,0,9">Karakter yang konsisten akan membuat nama seseorang &#8220;berjalan lebih dulu&#8221; daripada fisiknya</span><span data-path-to-node="7,4,0,12">.</span></li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>The Formula of Me: Ritual Menulis Takdir di Atas Sticky Note </strong></p>
<p>uncak dari workshop di SMK Nasional Surakarta ini terjadi saat Romo membimbing siswa dalam ritual &#8220;The Formula of Me&#8221;. Romo menggunakan berbagai pepatah nusantara guna menuntun batin para siswa saat mengeksekusi empat poin sakral di atas lembaran sticky note:</p>
<ol>
<li data-path-to-node="12,0,0"><strong data-path-to-node="12,0,0" data-index-in-node="0">I am&#8230; (Siapa Saya): </strong>Siswa diajak merenungkan jati diri yang paling jujur. Romo menggunakan pepatah minang “ Alam Takambang Jadi Guru” untuk menuntuk siswa menuliskan 3 hal baik yang ada pada diri mereka.</li>
</ol>
<figure id="attachment_13913" aria-describedby="caption-attachment-13913" style="width: 1920px" class="wp-caption aligncenter"><img data-dominant-color="949e8f" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #949e8f;" decoding="async" class="size-full wp-image-13913 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2026/05/I-AM.jpg" alt="" width="1920" height="1080" /><figcaption id="caption-attachment-13913" class="wp-caption-text">Mengenal diri adalah langkah awal untuk memulai membuat brand tentang diri kita</figcaption></figure>
<ol>
<li data-path-to-node="12,1,0"><strong data-path-to-node="12,1,0" data-index-in-node="0">Hal yang Disukai Orang dari Pribadi Kita</strong>: Poin ini menekankan aspek kemanfaatan sosial. Seseorang harus menyadari kebaikan apa yang terpancar dari drinya yang disukai orang lain seperti pepatah Toraja Misa’ Kada Dipotuo, Pantan Kada Dipomate</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li data-path-to-node="12,2,0"><strong data-path-to-node="12,2,0" data-index-in-node="0">Saya Ingin Dikenal Sebagai&#8230;:</strong> Siswa menentukan niche atau identitas yang ingin mereka tinggalkan sebagai warisan. Sesuai filosofi Banjar “Baik Baadaan, Baik Budi” kebaikan penampilan lahiriah (profesionalisme) harus berjalan selaras dengan kebaikan budi pekerti agar mereka diingat sebagai praktisi farmasi yang tulus.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li data-path-to-node="13"><strong data-path-to-node="13" data-index-in-node="0">10 Tahun Lagi Saya Akan Menjadi&#8230;:</strong> Target jangka panjang ini menjadi kontrak moral yang sangat kuat. Melalui semangat Merauke Izakod Bekai Izakod Kai, siswa mengunci visi mereka untuk menjadi Apoteker sukses atau wirausahawan kesehatan yang mampu membanggakan almamater dalam sepuluh tahun mendatangakan mendapatkan hasilnya</li>
</ol>
<figure id="attachment_13912" aria-describedby="caption-attachment-13912" style="width: 1920px" class="wp-caption aligncenter"><img data-dominant-color="7e919a" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #7e919a;" loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-13912 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2026/05/10-years-from.jpg" alt="" width="1920" height="1080" /><figcaption id="caption-attachment-13912" class="wp-caption-text">Angan dan rencana di masa depan dapat mulai kita persiapkan semenjak sekarang dengan oersinal branding</figcaption></figure>
<p data-path-to-node="13"><strong data-path-to-node="13" data-index-in-node="0">Garda Terdepan Farmasi Indonesia</strong></p>
<p>Suasana auditorium SMK Nasional Surakarta menjadi sangat khidmat saat lembaran-lembaran sticky note dibaca Kembali oleh siswa dan direnungkan sebelum disimpan sebagai monument diri pada workshop hari ini. Tantangan biaya kuliah dan regulasi membentang namun Romo membakar semangat para lulusan untuk tetap optimis mengejar gelar Apoteker. Bekerja di industri kecil atau berwirausaha produk kesehatan keluarga dapat menjadi batu loncatan yang cerdas guna mengumpulkan modal pendidikan. Personal branding yang kuat akan memperlancar setiap aktivitas mereka, baik di dunia kerja maupun saat menempuh jenjang kuliah.</p>
<figure id="attachment_13911" aria-describedby="caption-attachment-13911" style="width: 1200px" class="wp-caption aligncenter"><img data-dominant-color="757083" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #757083;" loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-13911 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2026/05/3-1.png" alt="" width="1200" height="628" /><figcaption id="caption-attachment-13911" class="wp-caption-text">Romo Sukir bersama para pengurus IKAFARNASKA (Ikatan Alumni SAA/SMF/SMK farmasi Nasional Surakarta)</figcaption></figure>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/formula-of-influence-di-smk-nasional-surakarta-workshop-personal-branding-bagi-gen-z-untuk-memasuki-dunia-kerja-dan-pendidikan-tinggi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
