<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Seminar Nasional APTFI 2025 &#8211; IAI NEWS</title>
	<atom:link href="https://iainews.net/tag/seminar-nasional-aptfi-2025/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://iainews.net</link>
	<description>Portal Berita Ikatan Apoteker Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 02 Nov 2025 07:11:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.8</generator>

<image>
	<url>https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/03/cropped-Untitled-1-32x32.jpg</url>
	<title>Seminar Nasional APTFI 2025 &#8211; IAI NEWS</title>
	<link>https://iainews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kisah Tiga Generasi Emas Farmasi UII: Semua Dosen Presentasi Oral Raih Predikat Terbaik di APTFI 2025</title>
		<link>https://iainews.net/kisah-tiga-generasi-emas-farmasi-uii-semua-dosen-presentasi-oral-raih-predikat-terbaik-di-aptfi-2025/</link>
					<comments>https://iainews.net/kisah-tiga-generasi-emas-farmasi-uii-semua-dosen-presentasi-oral-raih-predikat-terbaik-di-aptfi-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Humas IAI]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2025 07:11:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Riset dan Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sajian Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar Nasional APTFI 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iainews.net/?p=9452</guid>

					<description><![CDATA[BANJARBARU, IAINews – Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menegaskan posisinya sebagai kiblat pendidikan farmasi inovatif....]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>BANJARBARU, IAINews </strong>– Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menegaskan posisinya sebagai kiblat pendidikan farmasi inovatif. Ajang bergengsi Seminar Nasional, Presentasi Ilmiah, Workshop, dan Rapat Anggota Tahunan Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) 30-31 Oktober 2025 di Banjarbaru, menjadi pembuktian kiprah tiga dosen Farmasi UII yang berpartisipasi dalam sesi Presentasi Oral berhasil meraih predikat <strong>Best Oral Presenter</strong> di kategori masing-masing.</p>
<p style="text-align: justify;">Pencapaian ini menjadi perhatian utama karena melibatkan dosen dari tiga generasi yang berbeda disiplin ilmu, namun kini berkolaborasi sebagai kolega.</p>
<p style="text-align: justify;">Fakta uniknya adalah rantai mentor-murid-kolega ini: <strong>Dr. apt. Farida Hayati, M.Si</strong> (Dosen Farmakologi) merupakan dosen dari <b>apt.</b> <strong>Yulianto, S.Farm., M.P.H</strong> (Dosen Sosial Farmasi), yang kemudian Yulianto menjadi dosen bagi <b>apt</b>. <strong>Hannie Fitriani, S.Farm., M.Sc</strong> (Dosen Teknologi Farmasi). Kolaborasi lintas generasi dan lintas bidang ilmu (dari <em>hulu</em> Farmakologi hingga <em>hilir</em> Sosial Farmasi) inilah yang menjadi kekuatan utama Farmasi UII.</p>
<p style="text-align: justify;">Berikut adalah ulasan tiga riset yang berhasil menarik perhatian dan apresiasi para akademisi farmasi nasional:</p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12.0pt;">1. Dr. Farida Hayati: Membuka Gerbang Kolaborasi <em>Wound Healing</em> dengan Ikan Zebra</span></h2>
<p style="text-align: justify;">Mewakili pilar ilmu Farmakologi, Dr. Farida Hayati memukau audiens dengan penelitian berjudul <strong>“Efek Kombinasi Ekstrak Herba Pegagan dan Jintan Hitam terhadap Regenerasi Sirip Kaudal dan Aktivitas Enzim SOD Ikan Zebra.”</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Riset ini menguji kombinasi herbal Pegagan dan Jintan Hitam dalam mempercepat penyembuhan luka dan regenerasi jaringan, menggunakan <strong>Ikan Zebra (<i>D. rerio</i>)</strong> sebagai model hewan. Penggunaan Ikan Zebra yang efisien dan cepat beregenerasi ini menjadi daya tarik tersendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Farida Hayati menyampaikan, <strong>“Penelitian yang dipresentasikan menjadi lebih menarik karena penggunaan ikan zebra sebagai hewan model untuk mengukur regenerasi jaringan pada penelitian <i>wound healing</i>. Melalui presentasi ini juga membuka kolaborasi dengan peneliti dari institusi lain yang tertarik untuk mengembangkan penelitian dengan menggunakan ikan zebra sebagai hewan uji.”</strong> Apresiasi juga disampaikan untuk panitia APTFI yang sukses menyelenggarakan acara.</p>
<figure id="attachment_9454" aria-describedby="caption-attachment-9454" style="width: 400px" class="wp-caption aligncenter"><img data-dominant-color="cdc7bd" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #cdc7bd;" fetchpriority="high" decoding="async" class="size-large wp-image-9454 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/12-400x225.avif" alt="" width="400" height="225" srcset="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/12-400x225.avif 400w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/12-768x432.avif 768w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/12-1536x864.avif 1536w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/12-250x140.avif 250w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/12.avif 1920w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-9454" class="wp-caption-text">Farida Hayati memukau audiens dengan penelitian berjudul “Efek Kombinasi Ekstrak Herba Pegagan dan Jintan Hitam terhadap Regenerasi Sirip Kaudal dan Aktivitas Enzim SOD Ikan Zebra.”</figcaption></figure>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12.0pt;">2. Hannie Fitriani: Revolusi Nano Herbal untuk Imunostimulan Jahe</span></h2>
<p style="text-align: justify;">Dari bidang Teknologi Farmasi, Hannie Fitriani menyajikan riset terapan berteknologi tinggi: <strong>“Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) Ekstrak Jahe (<i>Zingiber officinale</i>) sebagai Imunostimulan Alami dengan Evaluasi Sitokin TNF-α.”</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Menjawab tantangan penyerapan senyawa aktif Jahe yang rendah, Hannie dan timnya memformulasikan ekstrak jahe ke dalam sediaan <strong>SNEDDS (nano)</strong>. Penelitian ini membuktikan bahwa teknologi nano mampu meningkatkan kelarutan Jahe, sekaligus memberikan aktivitas anti-inflamasi yang signifikan melalui penekanan sitokin TNF-$\alpha$.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>“Penelitian ini merupakan salah satu upaya pemanfaatan tanaman herbal, kami formulasikan menjadi sediaan nano untuk meningkatkan kelarutan dalam air, sehingga harapannya absorbsi, disolusi, serta bioavaibilitas dalam tubuh akan meningkat,”</strong> tegas Hannie, menyoroti pentingnya inovasi sediaan untuk memaksimalkan potensi kekayaan alam Indonesia.</p>
<figure id="attachment_9455" aria-describedby="caption-attachment-9455" style="width: 400px" class="wp-caption aligncenter"><img data-dominant-color="d1cbbe" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #d1cbbe;" decoding="async" class="size-large wp-image-9455 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/11-400x225.avif" alt="" width="400" height="225" srcset="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/11-400x225.avif 400w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/11-768x432.avif 768w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/11-1536x864.avif 1536w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/11-250x140.avif 250w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/11.avif 1920w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-9455" class="wp-caption-text">Hannie Fitriani bersinar dengan riset terapan berteknologi tinggi: “Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) Ekstrak Jahe (Zingiber officinale) sebagai Imunostimulan Alami dengan Evaluasi Sitokin TNF-α.”</figcaption></figure>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12.0pt;">3. Yulianto: Blueprint Kurikulum &#8220;Apoteker Penggerak&#8221; Melalui Protokol THEPPM</span></h2>
<p style="text-align: justify;">Di bidang Sosial Farmasi, Yulianto hadir dengan riset transformatif berjudul <strong>“APOTHECARY ENDGAME: Efikasi Diri dan Peran Apoteker Penggerak dalam Pemberdayaan Komunitas Berbasis Protokol THEPPM.”</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Riset ini memvalidasi <strong>Protokol THEPPM</strong> (The Health Education/Promotion Planning Model), sebuah metodologi yang dikembangkan UII untuk melatih mahasiswa menjadi <strong>Apoteker Penggerak</strong> (pendidik, advokat, dan <em>agent of change</em>). Riset pada 100 mahasiswa pasca praktik mencatat capaian <strong>sangat tinggi (Rata-rata &gt; 4.5)</strong> untuk persepsi peran, kualitas pembelajaran, dan efikasi diri, menegaskan bahwa model pembelajaran ini sukses mencetak lulusan yang percaya diri dan metodologis.</p>
<figure id="attachment_9453" aria-describedby="caption-attachment-9453" style="width: 400px" class="wp-caption aligncenter"><img data-dominant-color="cbc3bb" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #cbc3bb;" decoding="async" class="size-large wp-image-9453 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/13-400x225.avif" alt="" width="400" height="225" srcset="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/13-400x225.avif 400w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/13-768x432.avif 768w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/13-1536x864.avif 1536w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/13-250x140.avif 250w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/13.avif 1920w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-9453" class="wp-caption-text">Yulianto menghadirkan sensasi dengan riset transformatif berjudul “APOTHECARY ENDGAME: Efikasi Diri dan Peran Apoteker Penggerak dalam Pemberdayaan Komunitas Berbasis Protokol THEPPM.”</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12.0pt;">Penegasan Farmasi UII sebagai Kiblat Pendidikan Inovatif</span></h2>
<p style="text-align: justify;">Prestasi tiga dosen dari tiga pilar ilmu yang berbeda (Farmakologi, Teknologi Farmasi, dan Sosial Farmasi) ini menjadi bukti nyata konsistensi dan kualitas unggul pendidikan di Farmasi UII.</p>
<p style="text-align: justify;">UII membuktikan bahwa dengan kolaborasi lintas generasi dan riset berbasis terapan, mereka mampu melahirkan <strong>apoteker</strong> yang kompeten, relevan, dan memiliki dampak signifikan di tengah masyarakat global.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/kisah-tiga-generasi-emas-farmasi-uii-semua-dosen-presentasi-oral-raih-predikat-terbaik-di-aptfi-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BIKIN AUDIENS TERGELAK DAN TERINSPIRASI: Dosen &#8216;Nyentrik&#8217; Farmasi UII Raih Presenter Terbaik Lewat Jurus Avengers di Dunia Farmasi</title>
		<link>https://iainews.net/bikin-audiens-tergelak-dan-terinspirasi-dosen-nyentrik-farmasi-uii-raih-presenter-terbaik-lewat-jurus-avengers-di-dunia-farmasi/</link>
					<comments>https://iainews.net/bikin-audiens-tergelak-dan-terinspirasi-dosen-nyentrik-farmasi-uii-raih-presenter-terbaik-lewat-jurus-avengers-di-dunia-farmasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Humas IAI]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2025 23:44:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Riset dan Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sajian Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar Nasional APTFI 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iainews.net/?p=9396</guid>

					<description><![CDATA[Banjarbaru, IAINews (01 Oktober 2025) – Sesi presentasi ilmiah seringkali identik dengan suasana kaku, namun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Banjarbaru, IAINews (01 Oktober 2025)</strong> – Sesi presentasi ilmiah seringkali identik dengan suasana kaku, namun hal berbeda terjadi dalam seminar nasional farmasi dengan tema “Harmonisasi Kurikulum, Akreditasi, dan Teknologi dalam Pendidikan Farmasi” yang doselenggarakan oleh Jurusan Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat pada 30-31 Oktober 2025. Yulianto atau yang lebih dikenal dengan nama Romo Sukir, seorang dosen dari Jurusan Farmasi Universitas Islam Indonesia (UII), berhasil mencuri perhatian dan menyabet gelar <strong>Presenter Oral Terbaik</strong> berkat perpaduan unik antara substansi ilmiah revolusioner dan gaya presentasi yang sangat menghibur.</p>
<figure id="attachment_9401" aria-describedby="caption-attachment-9401" style="width: 400px" class="wp-caption aligncenter"><img data-dominant-color="a49187" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #a49187;" loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-9401 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/IAI-news-ya-WhatsApp-Image-2025-10-30-at-4.13.26-PM-400x225.avif" alt="" width="400" height="225" srcset="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/IAI-news-ya-WhatsApp-Image-2025-10-30-at-4.13.26-PM-400x225.avif 400w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/IAI-news-ya-WhatsApp-Image-2025-10-30-at-4.13.26-PM-768x432.avif 768w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/IAI-news-ya-WhatsApp-Image-2025-10-30-at-4.13.26-PM-1536x864.avif 1536w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/IAI-news-ya-WhatsApp-Image-2025-10-30-at-4.13.26-PM-250x140.avif 250w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/IAI-news-ya-WhatsApp-Image-2025-10-30-at-4.13.26-PM.avif 1600w" sizes="auto, (max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-9401" class="wp-caption-text">Selalu unik penampilan Romo Sukir dalam setiap kesempatan</figcaption></figure>
<p>Tampilan Romo Sukir sendiri sudah menjadi <em>hook</em> yang memikat: mengenakan <strong>kain Sasirangan biru</strong> sebagai penghormatan terhadap Kalimantan Selatan, dipadukan dengan dalaman dan setelan jas biru serta <strong>dasi kupu-kupu merah</strong> yang senada dengan warna rambutnya, mengingatkan kepada sosok RM Panji Sosrokartono (Kakak RA Kartini) Ketika kuliah di Belanda dan menciptakan kesan nyentrik yang menonjol di antara peserta.</p>
<p><strong>Dari Ghost Protocol ke Protokol THEPPM: Blueprint Apoteker Penggerak</strong></p>
<p>Di balik penampilan uniknya, Romo Sukir menyajikan materi yang sangat penting bagi transformasi kurikulum Apoteker. Dengan judul riset <strong>&#8220;APOTHECARY ENDGAME: Efikasi Diri dan Peran Apoteker Penggerak dalam Pemberdayaan Komunitas Berbasis Protokol THEPPM,&#8221;</strong> ia berhasil menggabungkan tema <strong>Avengers Endgame</strong> dan <strong>Mission Impossible: Ghost Protocol</strong> untuk membahas isu kefarmasian dan kesehatan, membuat audiens &#8216;gelisah&#8217; karena penasaran.</p>
<p><strong>Esensi riset ini adalah jawaban atas pertanyaan: Bagaimana mencetak Apoteker yang tidak hanya ahli obat, tetapi juga <em>Game Changer</em> di komunitas?</strong></p>
<p>Romo Sukir memperkenalkan <strong>Protokol THEPPM</strong> (<em>The Health Education/Promotion Planning Model</em>), sebuah metodologi terstruktur yang wajib digunakan mahasiswa dalam merancang program Promosi Kesehatan di masyarakat.</p>
<p><strong>Ap itu THEPPM yang menjadi Solusi Tiga Kunci:</strong></p>
<p>THEPPM (The Health Education/Promotion Planning Model) adalah protokol intervensi yang mewajibkan mahasiswa menggunakan langkah-langkah sistematis (analisis data, perencanaan SMART, implementasi, dan evaluasi) untuk memastikan program Promosi Kesehatan yang mereka lakukan efektif, terukur, dan mampu mengatasi Hambatan Struktural Kesehatan (Social determinant of Health) di komunitas.</p>
<figure id="attachment_9399" aria-describedby="caption-attachment-9399" style="width: 400px" class="wp-caption aligncenter"><img data-dominant-color="7c6f62" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #7c6f62;" loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-9399 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/IAI-NewsWhatsApp-Image-2025-10-30-at-5.39.08-PM-400x225.avif" alt="" width="400" height="225" srcset="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/IAI-NewsWhatsApp-Image-2025-10-30-at-5.39.08-PM-400x225.avif 400w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/IAI-NewsWhatsApp-Image-2025-10-30-at-5.39.08-PM-768x432.avif 768w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/IAI-NewsWhatsApp-Image-2025-10-30-at-5.39.08-PM-1536x864.avif 1536w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/IAI-NewsWhatsApp-Image-2025-10-30-at-5.39.08-PM-250x140.avif 250w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/IAI-NewsWhatsApp-Image-2025-10-30-at-5.39.08-PM.avif 1600w" sizes="auto, (max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-9399" class="wp-caption-text">Bersama adik-adik mahasiswa yang antusias menyimak materi &#8220;beda&#8221; yang disampaikan Romo Sukir</figcaption></figure>
<p>Riset pada 100 mahasiswa apoteker pasca pembelajaran promosi kesehatan (teori dan praktik) membuktikan bahwa Protokol THEPPM sukses menghasilkan capaian <strong>sangat tinggi</strong> (Rata-rata di atas 4.5) di tiga pilar:</p>
<ol>
<li><strong>Persepsi Peran (Mean 4.61):</strong> Mahasiswa melihat diri mereka sebagai <strong>Apoteker Penggerak</strong> yang berfungsi sebagai <strong>pendidik kesehatan, advokat kesehatan, dan <em>agent of change</em></strong> untuk perilaku sehat di masyarakat.</li>
<li><strong>Kualitas Pembelajaran (Mean 4.65):</strong> Protokol ini terbukti menjadi metode pembelajaran terstruktur yang <strong>sangat efektif</strong> dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan perencanaan intervensi (menggunakan <strong>Perencanaan SMART</strong>).</li>
<li><strong>Efikasi Diri (Mean 4.58):</strong> Tingginya Efikasi Diri membuktikan bahwa mahasiswa menjadi <strong>percaya diri</strong> dan <strong>metodologis</strong> karena Protokol THEPPM menjamin <em>Mastery Experience</em> (pengalaman keberhasilan) di setiap tahapan intervensi.</li>
</ol>
<p><strong>Presentasi Rasa Stand-Up Comedy</strong></p>
<p>Keunikan Romo Sukir tidak berhenti pada materi; ia mampu mengubah suasana ilmiah menjadi ajang yang menyenangkan. Pertanyaan-pertanyaan sulit dari audiens dijawab dengan gaya yang kocak dan mengena, menciptakan tawa dan menjadi hiburan tersendiri bagi peserta.</p>
<p>Komentar salah seorang audiens menjadi rangkuman sempurna atas keberhasilan ini:</p>
<p><em>&#8220;Presentasi Bapak [Nama Anda] lucu, unik, dan nyentrik. Tapi yang hebat, penyampaian materinya tetap dapat dipahami dengan baik. Kami terhibur sekaligus mendapatkan ilmu yang revolusioner untuk kurikulum PSPA.&#8221;</em></p>
<p>Keberhasilan Romo Sukir diharapkan menjadi momentum penting bagi institusi pendidikan farmasi untuk mengadopsi THEPPM sebagai <strong>Blueprint Kurikulum Promosi kesehatan</strong> yang terstruktur, demi melahirkan Apoteker yang kompetitif dan memiliki dampak nyata di tingkat global.</p>
<figure id="attachment_9397" aria-describedby="caption-attachment-9397" style="width: 400px" class="wp-caption aligncenter"><img data-dominant-color="b8a491" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #b8a491;" loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-9397 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/Apothecart-Endgame-400x225.avif" alt="" width="400" height="225" srcset="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/Apothecart-Endgame-400x225.avif 400w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/Apothecart-Endgame-768x432.avif 768w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/Apothecart-Endgame-1536x864.avif 1536w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/Apothecart-Endgame-250x140.avif 250w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/Apothecart-Endgame.avif 1920w" sizes="auto, (max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-9397" class="wp-caption-text">Apresiasi Oral Presenter Terbaik yang diraih Romo Sukir pada Seminas APTFI di Banjarbaru Oktober 2025</figcaption></figure>
<h2>Farmasi UII, Pusat Studi Pembelajaran Promosi Kesehatan bagi Apoteker</h2>
<p>Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi <strong>Farmasi UII</strong> sebagai <strong>Pusat Studi Pembelajaran Promosi Kesehatan Apoteker</strong>. Program Promosi Kesehatan telah lama terintegrasi kuat dalam kurikulum Farmasi UII, menjadi <strong>nilai unik dan keunggulan</strong> yang membedakan. Pembelajaran inovatif dan kreatif seperti yang melahirkan Protokol THEPPM ini telah menarik perhatian banyak kampus farmasi lain maupun organisasi profesi Apoteker yang datang belajar dan berdiskusi. Prestasi Romo Sukir tidak hanya milik pribadi, tetapi juga penegasan bahwa UII telah lebih dulu berada di garis depan, mencetak lulusan <strong>Apoteker Penggerak</strong> yang siap menjadi pemimpin transformasi kesehatan nasional dan global.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/bikin-audiens-tergelak-dan-terinspirasi-dosen-nyentrik-farmasi-uii-raih-presenter-terbaik-lewat-jurus-avengers-di-dunia-farmasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
