<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Risva Wahyu Handayani &#8211; IAI NEWS</title>
	<atom:link href="https://iainews.net/tag/risva-wahyu-handayani/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://iainews.net</link>
	<description>Portal Berita Ikatan Apoteker Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Dec 2024 04:45:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.6</generator>

<image>
	<url>https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/03/cropped-Untitled-1-32x32.jpg</url>
	<title>Risva Wahyu Handayani &#8211; IAI NEWS</title>
	<link>https://iainews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bahasa Indonesia Sebagai Jembatan Komunikasi Dalam Pelayanan Kefarmasian: Fakta Atau Tidak Berdasar?</title>
		<link>https://iainews.net/bahasa-indonesia-sebagai-jembatan-komunikasi-dalam-pelayanan-kefarmasian-fakta-atau-tidak-berdasar/</link>
					<comments>https://iainews.net/bahasa-indonesia-sebagai-jembatan-komunikasi-dalam-pelayanan-kefarmasian-fakta-atau-tidak-berdasar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Humas IAI]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Dec 2024 04:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Apoteker Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>
		<category><![CDATA[Risva Wahyu Handayani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://berita.iai.id/?p=4641</guid>

					<description><![CDATA[NEGARA Indonesia dikenal dengan keberagamannya, mulai dari suku, agama, ras, budaya, hingga bahasa. Setiap suku...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>NEGARA Indonesia dikenal dengan keberagamannya, mulai dari suku, agama, ras, budaya, hingga bahasa.</p>
<p>Setiap suku memiliki bahasanya tersendiri atau biasa kita sebut ‘bahasa daerah’.</p>
<p>Berdasar data yang disampaikan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, jumlah penduduk Indonesia semester satu 2024 sebesar 282.477.584 jiwa.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4642" src="https://berita.iai.id/wp-content/uploads/2024/12/Istock.jpg" alt="" width="1024" height="682" srcset="https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/12/Istock.jpg 1024w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/12/Istock-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></p>
<p>Dengan jumlah penduduk yang tidak sedikit, memungkinkan terjadinya pemahaman bahasa yang berbeda meski berada dinegara yang sama.</p>
<p>Sumber lain menyebut, berdasarkan data dari Badan Bahasa Kemendikbud RI, jumlah bahasa daerah di Indonesia adalah sebanyak 718 bahasa.</p>
<p>Keragaman bahasa yang ada dapat menyebabkan hambatan dalam berkomunikasi, sehingga dibutuhkan bahasa resmi, yakni Bahasa Indonesia.</p>
<p>Bahasa Indonesia sendiri sudah hadir sejak Sumpah Pemuda yang dikumandangkan pada 28 Oktober 1928.</p>
<p>Sebagai seorang farmasis, tanggung jawab terhadap keselamatan pasien adalah hal yang penting.</p>
<p>Untuk memastikan penggunaan obat berjalan dengan benar farmasis perlu menyampaikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE).</p>
<p>Hal ini berlaku wajib, baik diminta oleh pasien maupun tidak. Pelayanan ini bertujuan mencegah terjadinya kesalahan penggunaan obat guna memberi rasa aman pada pasien.</p>
<p>Hal ini dapat memberikan kepuasan dalam pelayanan dalam konteks kefarmasian.</p>
<p>Apoteker dan tenaga kesehatan memiliki kewajiban menyampaikan informasi yang jelas dan akurat kepada pasien sehingga dibutuhkan komunikasi yang baik antara keduanya.</p>
<p>Dalam komunikasi penggunaan bahasa memiliki faktor yang penting.</p>
<p>Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar tidak hanya mencakup tata bahasa yang tepat tetapi juga pemilihan kata yang mudah dipahami.</p>
<p>Penyampaian instruksi pengobatan dengan bahasa yang sederhana dapat melibatkan pasien dalam prosesnya yang berdampak pada keefektifan pengobatan.</p>
<p>Dengan perkembangan zaman yang semakin pesat, edukasi perlu ditingkatkan lagi dalam penyebarannya.</p>
<p>Salah satunya, edukasi dengan memanfaatkan media. kampanye kesehatan melalui media dapat menjadi cara efektif, tentunya penggunaan Bahasa Indonesia sangat berperan penting.</p>
<p>Penggunaan Bahasa Indonesia dalam penyampaikan kampanye Kesehatan secara baik dan benar tidak hanya meningkatkan pelayanan kesehatan tetapi mengajak masyarakat ikut mengambil peran dalam menjaga kesehatan diri.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/bahasa-indonesia-sebagai-jembatan-komunikasi-dalam-pelayanan-kefarmasian-fakta-atau-tidak-berdasar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
