<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pengenalan Organisasi &#8211; IAI NEWS</title>
	<atom:link href="https://iainews.net/tag/pengenalan-organisasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://iainews.net</link>
	<description>Portal Berita Ikatan Apoteker Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Dec 2024 13:59:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.6</generator>

<image>
	<url>https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/03/cropped-Untitled-1-32x32.jpg</url>
	<title>Pengenalan Organisasi &#8211; IAI NEWS</title>
	<link>https://iainews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ikuti POPCA PD IAI Kaltim, Apoteker Baru Kaltim Mendapatkan Wejangan</title>
		<link>https://iainews.net/ikuti-popca-pd-iai-kaltim-apoteker-baru-kaltim-mendapatkan-wejangan/</link>
					<comments>https://iainews.net/ikuti-popca-pd-iai-kaltim-apoteker-baru-kaltim-mendapatkan-wejangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Humas IAI]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Dec 2024 13:59:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita PD]]></category>
		<category><![CDATA[apoteker tanggap bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Arsyik Ibrahim]]></category>
		<category><![CDATA[Eka Siswanto]]></category>
		<category><![CDATA[Noffendri]]></category>
		<category><![CDATA[PD IAI Kalimantan Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Pengenalan Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[popca]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://berita.iai.id/?p=4503</guid>

					<description><![CDATA[SAMARINDA, IAINews.id – Kegiatan Pengenalan Organisasi dan Pembinaan Calon Anggota (POPCA) merupakan acara yang sangat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMARINDA, IAINews.id – Kegiatan Pengenalan Organisasi dan Pembinaan Calon Anggota (POPCA) merupakan acara yang sangat dinantikan oleh calon anggota baru yang akan bergabung dengan organisasi Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).</p>
<p>Acara POPCA angkatan XVIII yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kalimantan Timur dilaksanakan pada tanggal 2 November 2024 secara online.</p>
<p>POPCA kali ini diikuti oleh 79 peserta yang terdiri dari berbagai keanggotaan cabang, baik yang berasal dari Kalimantan Timur maupun di luar Kalimantan Timur.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4504" src="https://berita.iai.id/wp-content/uploads/2024/12/Popca-kaltim-1.jpg" alt="" width="1098" height="686" srcset="https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/12/Popca-kaltim-1.jpg 1098w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/12/Popca-kaltim-1-768x480.jpg 768w" sizes="(max-width: 1098px) 100vw, 1098px" /></p>
<p>“Para peserta yang berasal dari Kalimantan Timur berasal dari cabang Kutai Timur, Kutai Barat, Samarinda, Paser, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Bontang dan Berau,’’ tutur apt M Arifuddin, S.Si, M.SI Ketua Panitia POPCA.</p>
<p>‘’Sedangkan peserta yang berasal dari luar Kalimantan Timur diantaranya berasal dari Kota Makassar, Tarakan, Sebatik bahkan dari Kabupaten Mimika yang kesemuanya telah menyelesaikan studi pendidikan profesi apoteker di Universitas Mulawarman,” tambah apt. M. Arifuddin.</p>
<p>Hadir pada kegiatan tersebut Ketua umum PP IAI, apt. Noffendri Roestam, S.Si yang menyampaikan betapa pentingnya menghidupkan organisasi IAI demi melindungi martabat profesi apoteker sehingga dapat lebih berpartisipasi di dalam masyarakat.</p>
<p>“Perkembangan terkini mengenai telah ditetapkannya Badan Diklat Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) sebagai badan diklat profesi dengan predikat akreditasi A pada 21 Juni 2024 sehingga dapat mendorong peningkatan kompetensi apoteker seluruh Indonesia,” tutur apt Noffendri.</p>
<p>Ketua PD IAI Kalimantan Timur, Dr.apt. Arsyik Ibrahim, M.Si. dalam psambutannya menyebutkan bahwa PD IAI Kalimantan Timur akan menjadi rumah bagi apoteker kaltim yang siap untuk mengabdi pada masyarakat dan tentunya perlu pengorbanan tiada henti agar tetap dapat melayani masyarakat khususnya di bidang kesehatan.</p>
<p>Disampaikan pula bahwa perlunya anggota siap berpraktik di pelayanan kefarmasian dengan dengan mematuhi peraturan yang berlaku.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4505" src="https://berita.iai.id/wp-content/uploads/2024/12/Popca-kaltim-2.jpg" alt="" width="1048" height="589" srcset="https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/12/Popca-kaltim-2.jpg 1048w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/12/Popca-kaltim-2-400x225.jpg 400w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/12/Popca-kaltim-2-768x432.jpg 768w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/12/Popca-kaltim-2-250x140.jpg 250w" sizes="(max-width: 1048px) 100vw, 1048px" /></p>
<p>“Pada POPCA angkatan XVIII ini, diselenggarakan dengan konsep baru sesuai PO.004/PP.IAI/2226/IX/2024 tentang pelaksanaan rekrutmen, pengenalan, pembinaan dan pendampingan organisasi anggota baru yang baru saja ditetapkan pada Rakernas di Mataram, Nusa Tenggara Barat,” ujar apt Arsyik Ibrahim.</p>
<p>Materi POPCA XVIII disampaikan oleh beberapa pemateri diantaranya oleh Ketua Dewas IAI Kaltim apt. Drs. Abdul Haris Rauf dan Ketua MKEAI IAI Kaltim apt. Supomo, M.Si yang membawakan materi pengantar organ ikatan daerah yang menjelaskan secara singkat posisi Dewan Pengawas (DEWAS) dan Majelis komisi etik Apoteker Indonesia (MKEAI).</p>
<p>Materi pengenalan organisasi oleh Dr. apt. Eka Siswanto Syamsul, M.Sc yang menyampaikan terkait organisasi IAI baik pusat, daerah, maupun cabang, termasuk juga hak dan kewajiban anggota IAI.</p>
<p>Selanjutnya, sesi mengenal lebih dekat organ ikatan dalam hal ini, pengenalan himpunan seminat yang menjadi tempat berkumpul dan berdiskusi sesama anggota yang memiliki kesamaan minat.</p>
<p>Saa ini IAI memiliki Himpunan Seminat Farmasi Distribusi (HISFARDIS); Himpunan Seminat Farmasi Rumah Sakit (HISFARSI); Himpunan Seminat Farmasi Masyarakat (HISFARMA) dan Himpunan Seminat Farmasi Kesehatan Masyarakat (HISFARKESMAS).</p>
<p>Tidak hanya itu, juga diperkenalkan organisasi Apoteker Tanggap Bencana (ATB) dan Indonesian Young Pharmacists Group (IYPG).</p>
<p>IYPG menjadi tempat berkumpulnya anggota yang berusia di bawah 35 tahun sehingga proses kaderisasi tetap terjaga dan berlangsung hingga menjadi pengurus cabang maupun pengurus daerah.</p>
<p>Tak lupa pula, sesi pengenalan pengurus cabang sesuai cabang yang dituju oleh anggota peserta POPCA XVIII, sehingga diharapkan dari awal telah terjalin komunikasi, dimulai dari perkenalan hingga kemudian dapat bersosialisasi langsung ke sekretariat pengurus cabang pada daerah masing-masing.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4506" src="https://berita.iai.id/wp-content/uploads/2024/12/Popca-kaltim-3.jpg" alt="" width="535" height="273" /></p>
<p>Selanjutnya juga diberikan materi Aplikasi SiAp dan Satu Sehat Kemenkes RI serta materi Pengurusan STRA oleh apt. Nuficho Nor Rachman, S.Farm dan penggunaan Platform SKP dan Pengurusan SIPA (Kab &amp; Kota di Kalimantan Timur) oleh apt. La Ode Basmudin, S.Si.</p>
<p>Materi terakhir mengenai prospek wirausaha dan dunia kerja yang dibawakan langsung oleh apt. Ahmad Soleh Wahyudi, S.Farm yang merupakan owner beberapa apotek dan unit bisnis lainnya di Samarinda.</p>
<p>“Harapannya dengan pembekalan materi tersebut peserta mendapatkan pengetahuan praktis mengenai MKEAI, DEWAS, PD IAI Kaltim, Organisasi, aplikasi siap, satu sehat serta pengurusan STRA, SIPA dan juga pemenuhan SKP serta kewirausahaan Farmasi” tutup apt. Arifuddin.***</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/ikuti-popca-pd-iai-kaltim-apoteker-baru-kaltim-mendapatkan-wejangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua PD IAI Riau Dalam POPCA ke 7 : Apoteker Harus Jadi Role Model Dalam Praktek Bertanggungjawab</title>
		<link>https://iainews.net/ketua-pd-iai-riau-dalam-popca-ke-7-apoteker-harus-jadi-role-model-dalam-praktek-bertanggungjawab/</link>
					<comments>https://iainews.net/ketua-pd-iai-riau-dalam-popca-ke-7-apoteker-harus-jadi-role-model-dalam-praktek-bertanggungjawab/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Humas IAI]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Apr 2023 23:16:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita PD]]></category>
		<category><![CDATA[apoteker muda]]></category>
		<category><![CDATA[berita apoteker]]></category>
		<category><![CDATA[berita iai]]></category>
		<category><![CDATA[berita pd iai]]></category>
		<category><![CDATA[iai]]></category>
		<category><![CDATA[iai news]]></category>
		<category><![CDATA[iai riau]]></category>
		<category><![CDATA[iainews]]></category>
		<category><![CDATA[IYPG]]></category>
		<category><![CDATA[ktki]]></category>
		<category><![CDATA[pd riau]]></category>
		<category><![CDATA[Pengenalan Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[popca]]></category>
		<category><![CDATA[stifar riau]]></category>
		<category><![CDATA[stra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://berita.iai.id/?p=858</guid>

					<description><![CDATA[Riau, IAINews &#8211; Minggu 26 Maret 2023 bertempat di Aula Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Riau, IAINews &#8211; Minggu 26 Maret 2023 bertempat di Aula Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau (STIFAR Riau), Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia Riau (PDIAI Riau) mengadakan kegiatan Pengenalan Organisasi dan Pembinaan Calon Anggota (POPCA) ke-7 tahun 2023 bagi 61 orang Apoteker Baru tamatan STIFAR Riau. Diawali dengan kegiatan pre-test terkait etika profesi, pengenalan organisasi dan layanan organisasi kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua PDIAI Riau apt. Adrian Mulya, S.Si, MKM.</p>
<p>Dalam sambutannya apt. Adrian Mulya, S.Si, MKM menyampaikan ucapan selamat kepada 61 Apoteker yang telah diambil sumpahnya satu hari sebelum kegiatan ini dilaksanakan dan berharap ke depan sejawat apoteker baru ini menjadi role model dalam berpraktek yang bertanggungjawab dimanapun sejawat apoteker melakukan praktek kefarmasian.</p>
<p>Terkait peluang kerja nantinya Adrian menyampaikan dengan pertumbuhan sarana kesehatan sekarang ini seperti rumah sakit baik swasta maupun pemerintah, distributor, apotek dan klinik di Provinsi Riau, berharap sejawat apoteker dapat bekerja sesuai lafal sumpah yang telah di ikrarkan dan dapat mengupdate ilmu yang terkait perundang-undangan.</p>
<p>Di akhir sambutan Adrian menyampaikan bahwa nantinya sejawat Apoteker yang mengurus rekomendasi organisasi profesi dalam melaksanakan praktek kefarmasian mendapatkan pembinaan yang sama sesuai praktek pelayanan kefarmasian yang dilakukan di seluruh cabang provinsi Riau. Selain itu juga disampaikan kegiatan POPCA merupakan kegiatan pengenalan organisasi dimana nantinya sejawat apoteker dapat terlibat aktif di organisasi profesi seperti pengurus daerah, pengurus cabang, himpunan seminat dan perhimpunan seperti Indonesia Young Pharmacist Group (IYPG).</p>
<p>Opening speech oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI), dalam sambutannya melalui video, apt. Noffendri S.Si menyampaikan kegiatan POPCA merupakan kegiatan kaderisasi dan pembinaan bagi anggota yang baru bergabung dalam organisasi. Ini merupakan bentuk kepedulian IAI kepada anggotanya agar menjalankan praktek secara professional. Pesan Noffendri selaku Ketua Umum PPIAI agar nantinya apoteker yang menjalankan praktek kefarmasian juga meluangkan waktunya bersama-sama untuk mengurus IAI melalui IYPG yang ada di daerah masing-masing.</p>
<p>Kegiatan POPCA kali ini juga menghadirkan apt. Hilwan Yuda Teruna Ph.D selaku Wakil Ketua VI PPIAI bidang TIK, Riset dan Publikasi Ilmiah sebagai pembicara dari pusat tentang Inspiring Pharmacist, dalam paparan yang disampaikan oleh Hilwan, bahwa apoteker harus mengetahui area kompetensinya seperti intelektualitas, kemampuan klinis, kemampuan personal dan professional sehingga nantinya bermuara kepada kualitas Hidup, dengan harapan dan pesan bahwa apoteker harus selalu belajar dan mengasah kemampuan ilmuya.</p>
<figure id="attachment_859" aria-describedby="caption-attachment-859" style="width: 2631px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-859" src="https://berita.iai.id/wp-content/uploads/2023/04/Untitled-1.png" alt="" width="2631" height="1748" srcset="https://iainews.net/wp-content/uploads/2023/04/Untitled-1.png 2631w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2023/04/Untitled-1-768x510.png 768w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2023/04/Untitled-1-1536x1020.png 1536w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2023/04/Untitled-1-2048x1361.png 2048w" sizes="auto, (max-width: 2631px) 100vw, 2631px" /><figcaption id="caption-attachment-859" class="wp-caption-text">Kegiatan POPCA Stifar Riau (Foto: Dok.IAI)</figcaption></figure>
<p>Kegiatan juga dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Ketua Majelis Kode Etik Apoteker Indonesia Daerah Riau (MKEAI) apt. Endamora M.Farm, yang memberikan terkait bagaimana etika dan displin apoteker dalam menjalankan praktek. Dan dalam paparannya mengharapkan sejawat Apoteker Baru dalam prakteknya selalu mengingat sumpah yang telah diucapkan dan selalu mengingat bagimana etika dan kewajiban apoteker terhadap pasien dan teman sejawat.</p>
<p>Turut memberikan materi oleh Ketua PD IAI Riau terkait Pengenalan Organisasi Profesi Apoteker, mulai sejarah terbentuk hingga struktur organisasi profesi apoteker dari pusat, daerah dan cabang. Juga materi layanan organisasi secara ringkas diberikan oleh Sekretaris PD IAI Riau apt. Rinaldi Irwan S.Farm, M.Kes terkait bagaimana proses pendaftaran anggota baru, mutasi dan heregistrasi anggota.</p>
<p>Selain itu kegiatan POPCA ke-7 PDIAI Riau juga diisi materi sosialisasi IYPG oleh Ketua IYPG terpilih apt. Yuwanda Iswari, S.Farm, yang mengatakan silahkan bagi sejawat-sejawat apoteker baru yang ingin mengembangkan diri dalam berorganiasi dapat mendaftarkan dirinya sebagai pengurus IYPG setelah terdaftar sebagai anggota IAI Riau.</p>
<p>Terkahir materi terkait implementasi Layanan Sistem Informasi Apoteker (SIAp) oleh Wakil Ketua II PDIAI Riau sejawat Dr. Rudi Hendra Sy. MSc, yang langsung memaparkan bagaimana keunggulan dari aplikasi SIAP dan kemudahan anggota dalam mendapatkan layanan mulai pendaftaran, mutasi dan informasi kegiatan, serta pengurusan sertifikat kompetensi dan pengurusan Surat Tanda Registrasi Apoteker (STRA) yang sudah terkoneksi dengan sistem Protofolio SKP Online (SIPORLIN) dari <a href="https://ktki.kemkes.go.id/info/" target="_blank" rel="noopener">KTKI</a>. Kegiatan ditutup dengan beberapa pertanyaan dari peserta POPCA dan post-test dari seluruh materi yang diberikan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/ketua-pd-iai-riau-dalam-popca-ke-7-apoteker-harus-jadi-role-model-dalam-praktek-bertanggungjawab/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
