<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pelayanan Kesehatan &#8211; IAI NEWS</title>
	<atom:link href="https://iainews.net/tag/pelayanan-kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://iainews.net</link>
	<description>Portal Berita Ikatan Apoteker Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Sep 2026 15:47:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://iainews.net/wp-content/uploads/2026/10/cropped-file_00000000bbb482079b31d77461868d89-32x32.avif</url>
	<title>Pelayanan Kesehatan &#8211; IAI NEWS</title>
	<link>https://iainews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Apt. Drs Teguh Sedio Utomo, Dirikan Klinik Bakti Padma Pelayanan Kesehatan Murah Bahkan Gratis</title>
		<link>https://iainews.net/apt-drs-teguh-sedio-utomo-dirikan-klinik-bakti-padma-pelayanan-kesehatan-murah-bahkan-gratis/</link>
					<comments>https://iainews.net/apt-drs-teguh-sedio-utomo-dirikan-klinik-bakti-padma-pelayanan-kesehatan-murah-bahkan-gratis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[apt Tresnawati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 15:47:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sajian Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Alumni Awards]]></category>
		<category><![CDATA[Blora]]></category>
		<category><![CDATA[Farmasi UGM]]></category>
		<category><![CDATA[Kendeng Mortar]]></category>
		<category><![CDATA[Klinik Bakti Padma]]></category>
		<category><![CDATA[Lovinton]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Teguh Sedio Utomo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iainews.net/?p=16726</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, IAINews – Berangkat dari keluarga kurang mampu, apt. Drs. Teguh Sedio Utomo, kini boleh...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, IAINews – Berangkat dari keluarga kurang mampu, apt. Drs. Teguh Sedio Utomo, kini boleh bersyukur. Klinik murah yang didirikannya, Klinik Bakti Padma, di Blora telah membantu ribuan pasien dari keluarga miskin di sekitarnya.</p>
<p>Klinik Bakti Padma yang didirikannya pada tahun 2015 lalu, berdiri diatas lahan seluas 9.000 meter persegi.</p>
<p><img data-dominant-color="675e5e" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #675e5e;" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-16727 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2026/09/apt.-Teguh-Sedio-Utomo-250x190.avif" alt="" width="250" height="190" /></p>
<p>Beroperasi di Jl Blora-Randublatung km. 4, Desa Kaladuwur, Kecamatan Banjarejo, Blora, klinik Bakti Pada memiliki 40 tempat tidur dengan 3 orang dokter, 28 perawat dan bidan serta 15 tenaga administrasi.</p>
<p>‘’Gaji mereka saya bayar dengan uang pribadi, karena klinik tidak memungut biaya cukup untuk itu,’’ ungkap bapak 5 anak, kakek 6 cucu ini saat berbincang dengan IAINews melalui telepon.</p>
<p>Pasien yang datang ke klinik Bakti Padma hanya perlu membayar Rp 50.000 untuk sekali pengobatan, apapun penyakit yang dideritanya, apapun jenis obat yang diberikan.</p>
<p>‘’Bahkan yang tidak mampu digratiskan,’’ ungkap apt Teguh Sedio Utomo yang pernah berkarir sebagai Manager Produksi di PT Gelas Mas Semarang ini.</p>
<p>Menempuh pendidikan dan Fakultas Farmasi UGM sejak tahun 1982, apt. Teguh Sedio Utomo menyelesaikan pendidikannya paling awal dibandingkan rekan-rekan seangkatan lainnya.</p>
<p>Saat ini apt. Teguh Sedio Utomo diusulkan oleh rekan-rekan seangkatannya untuk menerima Farmasi UGM Alumni Awards 2026 dalam katagori Alumni Pelopor Inovasi, Kreativitas dan Berdampak.</p>
<p>Dari Minuman ke Klinik Bakti Padma</p>
<p>Setelah berkarir di PT Gelas Mas Semarang, apt. Teguh Sedio Utomo kemudian menempuh karir di PT Phapros di Sie Komersial, sebelum pindah ke PT Global Multi Parmalab sebagai Manajer Produksi.</p>
<p>Tak puas hanya menjadi seorang pekerja, apt. Teguh Sedio Utomo kemudian mulai mengembangkan sendiri usahanya melalui PT Padma Nutfah dan memproduksi minuman kemasan Lovinton.</p>
<p>‘’Minuman Lovinton ini kalau di Jawa memang tidak terlalu dikenal, tapi sangat populer di berbagai pulau di luar Jawa,’’ ungkap apt. Teguh Sedio Utomo yang sempat menduduki posisi sebagai Ketua Pelti Jateng periode tahun 2012 – 2017 tersebut.</p>
<p>Kesuksesan Lovinton menjadikan kondisi keuangan keluarganya melimpah. Rejeki mengalir tak terbendung. Tapi itu tak membuatnya besar kepala dan lupa siapa dirinya di masa lalu.</p>
<p>‘’Saya datang dari keluarga yang sangat miskin. Masih ingat, waktu SMA saya pernah dihukum oleh guru saya karena tidak memakai seragam pramuka, sesuai jadwal sekolah,’’ kenang apt. Teguh Sedio Utomo.</p>
<p>Ia memang tak memberitahu sang guru bahwa orangtuanya tak mampu membelikannya seragam Pramuka yang layak.</p>
<p>‘’Waktu itu saya terpaksa ke sekolah memakai celana panjang punya ayah saya,’’ tuturnya dengan suara sendu.</p>
<p>Kondisi ekonomi yang begitu buruk tak membuatnya putus harapan. Ia diterima di Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada.</p>
<p>‘’Selama kuliah saya tidak mampu membayar uang kos, sehingga minta ijin untuk bisa tinggal di apotek milik salah seorang dosen. Membantu membersihkan apotek dan pekerjaan lainnya yang bisa saya kerjakan. Saya tidak meminta upah, cukup ijin tidur dan nasi putih saja,’’ tutur apt. Teguh Sedio Utomo yang saat ini menjadi Pembina Tenis Kagama sejak tahun 2023 dan Pembina Baveti Kabupaten Semarang sejak tahun 2024.</p>
<p>‘’Datang dari keluarga miskin, dan kemudian diberi rejeki yang luar biasa dari Allah, membuat saya kemudian ingin berbagi dengan mereka yang tidak beruntung secara finansial,’’ kata apt. Teguh Sedio Utomo yang kemudian mendirikan Klinik Bakti Padma sebagai wujud rasa syukurnya atas rejeki berlimpah yang diberikan Allah SWT kepada dirinya.</p>
<p>Selama didirikan, Klinik Bakti Padma telah membantu ribuan pasien yang datang berobat hanya dengan biaya Rp 50.000.</p>
<p>‘’Salah satu yang saya ingat, waktu itu ada pasien yang digigit ular yang membutuhkan obat anti bisa seharga Rp 500.000, tapi tetap hanya kita tarik Rp 50.000,’’ paparnya.</p>
<p>Setiap harinya Klinik Bakti Padma menerima 20 – 30 pasien dengan berbagai jenis penyakit.</p>
<p>‘’Salah satu pasien yang sangat berkesan, ada tukang becak muntah darah dibawa ke klinik, analisa dokter tukang becak itu terkena tuberkulosis,’’ kenang apt. Teguh Sedio Utomo.</p>
<p>‘’Saya tanya ke dokter, bisa menangani tidak? Dokternya bilang akan diupayakan. Saya bilang upayakan semaksimal mungkin, apa yang dimiliki klinik keluarkan semua sampai dia sembuh,’’ kata apt. Teguh Sedio Utomo mengenang.</p>
<p>Setelah 5 hari dirawat secara gratis, pasien tersebut sembuh dan pulang ke rumah, tapi tidak lama kemudian dia kembali ke klinik diantar seorang pegawai Pemda Blora.</p>
<p>‘’Waktu itu saya bilang, supaya kedatangan pasien itu diantar oleh polisi, sebab saya khawatir kalau terjadi sesuatu dengan pasien tersebut, saya tidak mau dituntut. Waktu itu saya bilang begitu, karena seharusnya dia dirujuk ke rumah sakit di Pati, tapi pasien itu menolak. Dia bilang, ‘saya tidak mau dirujuk, mau dirawat disini saja, kalau sampai meninggal, saya iklhas meninggal disini’. Jadi saya terpaksa minta bantuan supaya pasien tersebut didampingi polisi,’’ ungkapnya.</p>
<p>Pasien itu akhirnya kembali mendapatkan perawatan di Klinik Bakti Padma sampai sembuh.</p>
<p>‘’Setelah sembuh, saya dengar sudah bisa menarik becak lagi. Tapi setelah itu, saya tidak tahu lagi kabarnya bagaimana,’’ tuturnya.</p>
<p>Ditengah kesibukannya mengembangkan Klinik Bakti Padma, apt. Teguh Sedio Utomo kemudian membuka usaha Kendeng Mortar di bawah PT Energi Hijau Lestari.</p>
<p>Kendeng Mortar adalah semen instan berkualitas tinggi yang diformulasikan khusus dan mengikuti standar konstruksi terbaru serta ramah lingkungan</p>
<p>Dipakai dalam beragam bangunan, seperti hotel, rumah sakit, sekolah, perkantoran dan pabrik.</p>
<p>‘’Kendeng Mortar saya kembangkan, setelah Lovinton berhenti produksi akibat pandemi Covid19. Karena Lovinton banyak dijual di sekolah-sekolah, saat pandemi dan tidak ada yang berangkat sekolah, Lovinton tidak mampu bertahan,’’ tuturnya.</p>
<p>Kendeng Mortar ia kembangkan bersama anak-anaknya.</p>
<p>‘’Anak saya yang nomor satu jadi polisi, yang nomor dua bisnis di Yogya, yang membantu saya yang nomor 3, 4 dan 5,’’ tuturnya bangga.</p>
<p>Sambil memantau bisnisnya, apt. Teguh Sedio Utomo terus mencoba mengembangkan klinik Bakti Padma sekuat tenaganya.</p>
<p>Sayangnya, setelah melayani puluhan ribu pasien sejak tahun 2015, ribuan diantaranya secara gratis, Klinik Bakti Padma terpaksa berhenti beroperasi sejak tahun 2025 lalu.</p>
<p>‘’Setahun terakhir saya kehabisan dana, sehingga terpaksa off dulu. Rejeki saya sedang direm oleh Allah, jadi saya dengan berat hati memberhentikan sementara operasional klinik,’’ tuturnya.</p>
<p>Namun tidak kehabisan akal, Klinik Bakti Padma saat ini justru sedang mengembangkan pelayanan hemodialisa.</p>
<p>‘’Kami bekerjasama dengan seorang dokter untuk memberikan layanan hemodialisa mulai akhir tahun nanti. Dengan sistem bagi hasil, tapi bagian saya nanti akan saya kembalikan kepada pasien. Saat ini konsepnya masih digodok, mudah-mudahan sudah bisa beroperasi paling lambat akhir tahun,’’ harap apt. Teguh Sedio Utomo.</p>
<p>Di tengah situasi saat ini, apt. Teguh Sedio Utomo tetap berupaya untuk berbagi dengan sesama, melalui pelayanan kesehatan murah, bahkan gratis di Klinik Bakti Padma.</p>
<p>‘’Berangkat dari orang miskin, dititipi harta oleh Allah, kewajiban saya harus mengembalikan melalui jalan Allah, tidak ada keinginan apapun. Tugas saya sebagai manusia adalah berubadah, kali ini melalui pelayanan kesehatan murah bahkan gratis untuk yang sama sekali tidak mampu,’’ tuturnya menutup perbincangan.***</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/apt-drs-teguh-sedio-utomo-dirikan-klinik-bakti-padma-pelayanan-kesehatan-murah-bahkan-gratis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Posko dan Yankes Bergerak UNJA Jangkau Junjung Sirih, Wilayah Terdampak Bencana Sumatera</title>
		<link>https://iainews.net/posko-dan-yankes-bergerak-unja-jangkau-junjung-sirih-wilayah-terdampak-bencana-sumatera/</link>
					<comments>https://iainews.net/posko-dan-yankes-bergerak-unja-jangkau-junjung-sirih-wilayah-terdampak-bencana-sumatera/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[apt Tresnawati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 06:48:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengabdian Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[jorong terdampak]]></category>
		<category><![CDATA[jorong-jorong]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[pengabdian masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[posko]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Jambi]]></category>
		<category><![CDATA[Yuliawati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iainews.net/?p=10718</guid>

					<description><![CDATA[SOLOK, IAINews &#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Jambi (UNJA) melaksanakan pelayanan kesehatan melalui posko...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SOLOK, IAINews &#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Jambi (UNJA) melaksanakan pelayanan kesehatan melalui posko terpadu dan layanan kesehatan bergerak bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang di Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.</p>
<p>Pelayanan kesehatan di posko yang berlokasi di rumah salah satu warga di Jorong Subarang Desa Paninggahan dan di Masjid Al Kautsar Jorong Muaro Pingai, Solok pada 17 &#8211; 27 Desember 2025.</p>
<p>Posko menjadi rujukan awal bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan pasca bencana.</p>
<figure id="attachment_10719" aria-describedby="caption-attachment-10719" style="width: 250px" class="wp-caption aligncenter"><img data-dominant-color="766154" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #766154;" decoding="async" class="size-medium wp-image-10719 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/12/Relawan-Unja-1-250x190.avif" alt="" width="250" height="190" /><figcaption id="caption-attachment-10719" class="wp-caption-text">Relawan Program Pengabdian Pullih Bencana Sumatera, Universitas Jambi</figcaption></figure>
<p>Layanan kesehatan bergerak ini dilaksanakan dengan cara mendatangi langsung ke permukiman warga dan titik-titik pengungsian di Jorong Subarang Dusun Batua, Dusun Cacang dan Dusun Muaro pada 20-28 Desember 2025.</p>
<p>Berbagai layanan diberikan mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis untuk penanganan penyakit ringan, pengecekan gula darah, kolesterol, asam urat, pemantauan kondisi lansia dan ibu hamil, hingga pelayanan bagi pasien dengan penyakit kronis. Selain itu juga dilakukan dukungan psikososial di posko dan lokasi pengungsian.</p>
<p>Tim pengabdian Universitas Jambi terdiri dari Dr. Ummi Kalsum, SKM., MKM, Dr. Ns. Andi Subandi, S.Kep., M.Kes, dan Yuliawati, S.Farm., M.Farm., Apt serta tim kesehatan Dewi Syafitriani, S.KM., M.K.M (Kesehatan Masyarakat) dan Keperawatan yaitu Ns. Rts Netisa Martawinarti, M.Kep.; Ns Riska Amalya Nasution, M.Kep., Sp.Kep.J. dan Yosi Oktarina, S.Kep., Ners., M.Kep.</p>
<p>Selain dosen, tim juga melakukan rekrutmen relawan dari mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi. Relawan yang terlibat meliputi Zelda Rahmadani Siregar (Psikologi), Elsa Volinda Sary (Profesi Ners), Ayendri Al Faras (Kedokteran), dan Inggrit Vanesa (Kesehatan Masyarakat). Relawan ini terlibat dalam kegiatan edukasi kesehatan, pendampingan masyarakat, serta pelayanan kesehatan di lapangan.</p>
<p>Kegiatan pelayanan kesehatan ini juga mendapat dukungan dari lima relawan dokter dari unsur alumni, yaitu dr. Ulya Gina Fauziya, dr. Amelda Mutia Sabrini, dr. Maulidatul Hasanah, dr. Dhea Olivia Az Zahra serta dr. Al Kindi (yang hadir secara bergantian ke Solok). Kehadiran para dokter relawan tersebut memperkuat layanan pemeriksaan medis, penatalaksanaan kasus penyakit ringan, serta rujukan awal bagi pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan.</p>
<figure id="attachment_10721" aria-describedby="caption-attachment-10721" style="width: 250px" class="wp-caption aligncenter"><img data-dominant-color="756360" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #756360;" decoding="async" class="size-medium wp-image-10721 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/12/Relawan-Unja-2-250x190.avif" alt="" width="250" height="190" /><figcaption id="caption-attachment-10721" class="wp-caption-text">Pelayanan kesehatan di pengungsian Dusun Batua</figcaption></figure>
<p>Ketua tim pengabdian, Dr. Ummi Kalsum, SKM., MKM, menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan bergerak menjadi strategi penting dalam masa tanggap darurat.</p>
<p>“Kondisi lapangan tidak memungkinkan semua warga datang ke posko. Oleh karena itu, tim turun langsung ke jorong-jorong terdampak agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.</p>
<p>Kehadiran tim kesehatan di jorong terdampak mendapat respons positif dari warga karena dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan layanan kesehatan pascabencana.</p>
<p>Pada kesempatan ini, tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Jambi menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) atas dukungan pendanaan yang diberikan, sehingga kegiatan pelayanan kesehatan melalui posko dan layanan kesehatan bergerak dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak bencana.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/posko-dan-yankes-bergerak-unja-jangkau-junjung-sirih-wilayah-terdampak-bencana-sumatera/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menembus Arus dan Jembatan Rusak, Tim Medis Relawan IAI Siapkan Baksos Kesehatan untuk Aceh Tamiang dan Aceh Timur</title>
		<link>https://iainews.net/menembus-arus-dan-jembatan-rusak-tim-medis-relawan-iai-siapkan-baksos-kesehatan-untuk-aceh-tamiang-dan-aceh-timur/</link>
					<comments>https://iainews.net/menembus-arus-dan-jembatan-rusak-tim-medis-relawan-iai-siapkan-baksos-kesehatan-untuk-aceh-tamiang-dan-aceh-timur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Humas IAI]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Dec 2025 22:48:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengabdian Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Sajian Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Tamiang]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Timur]]></category>
		<category><![CDATA[bakti sosial]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[bencana Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[ikatan apoteker indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[logistik kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[relawan apoteker]]></category>
		<category><![CDATA[solidaritas tenaga kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iainews.net/?p=10437</guid>

					<description><![CDATA[Lhokseumawe, Aceh, IAINews &#8211; Semangat kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh Tim Medis Relawan (Ikatan Apoteker Indonesia)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lhokseumawe, Aceh, IAINews &#8211; </strong>Semangat kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh Tim Medis Relawan (Ikatan Apoteker Indonesia) dalam rangkaian kegiatan bakti sosial (baksos) pelayanan kesehatan di Provinsi Aceh.</p>
<p>Pada hari Minggu, 14 Desember 2025, tim melaksanakan perjalanan menuju Lhokseumawe untuk melakukan pembelian serta pengemasan logistik bantuan yang akan disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Timur.</p>
<p>Kegiatan ini merupakan bagian dari hari ketiga pergerakan Tim Medis Relawan (Ikatan Apoteker Indonesia), yang diselenggarakan secara kolaboratif oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Banten, Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI), ATB PP IAI, PD IAI Aceh, serta PD IAI Banten.</p>
<p><img data-dominant-color="a8a498" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #a8a498;" loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-10440 size-full not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251215-WA0009-scaled-e1765752385167.avif" alt="" width="1920" height="1237" srcset="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251215-WA0009-scaled-e1765752385167.avif 1920w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251215-WA0009-scaled-e1765752385167-768x495.avif 768w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251215-WA0009-scaled-e1765752385167-1536x990.avif 1536w" sizes="auto, (max-width: 1920px) 100vw, 1920px" /></p>
<p>Sinergi lintas profesi dan wilayah ini menjadi bukti nyata kuatnya solidaritas tenaga kesehatan Indonesia dalam merespons kondisi darurat kemanusiaan.</p>
<p>Perjalanan menuju Posko Lhokseumawe ditempuh selama kurang lebih lima jam dengan berbagai tantangan di lapangan.</p>
<p>Salah satu kendala utama adalah kondisi jembatan yang rusak, sehingga tim harus menempuh jalur alternatif menggunakan perahu untuk menyeberang.</p>
<p>Cuaca hujan pada pagi hari disertai arus sungai yang cukup besar turut menambah tingkat kesulitan perjalanan.</p>
<p>Selain itu, antrean panjang saat penyeberangan serta keterbatasan kendaraan pengangkut logistik setelah menyeberang menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi tim.</p>
<p><img data-dominant-color="95928a" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #95928a;" loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-10438 size-full not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251215-WA0003.avif" alt="" width="1200" height="1600" srcset="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251215-WA0003.avif 1200w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251215-WA0003-768x1024.avif 768w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251215-WA0003-1152x1536.avif 1152w" sizes="auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></p>
<p>Meski demikian, seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan dengan lancar berkat koordinasi yang solid dan semangat pantang menyerah dari seluruh anggota tim.</p>
<p>Koordinator Lapangan, apt. Tedi K. Bakri, selaku Ketua PD IAI Aceh, memimpin langsung proses pembelian dan pengemasan logistik untuk memastikan bantuan yang disiapkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi sasaran. Dalam keterangannya, ia menyampaikan, “Kami berupaya semaksimal mungkin agar logistik yang disalurkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak. Meski perjalanan penuh tantangan, semangat relawan tetap terjaga demi memastikan bantuan sampai dengan aman dan tepat sasaran.”</p>
<p>Logistik yang dibeli dan dikemas pada kegiatan ini meliputi 100 paket bantuan, terdiri dari paket higienis, paket sembako, popok bayi (diapers), susu UHT, lauk pauk seperti sarden, telur rebus, dan telur mentah, serta perlengkapan pendukung lainnya berupa selimut, handuk, sarung, matras atau terpal, kontainer box, dan alat makan.</p>
<p>Seluruh kebutuhan obat-obatan juga telah dinyatakan terpenuhi dan siap digunakan dalam kegiatan pelayanan kesehatan yang akan dilaksanakan pada keesokan harinya, 15 Desember 2025.</p>
<p>Sasaran utama kegiatan bakti sosial ini adalah masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Timur, yang hingga kini masih membutuhkan dukungan nyata, baik dari sisi kesehatan maupun pemenuhan kebutuhan dasar. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta membantu proses pemulihan pascabencana.</p>
<p>Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi pelaksanaan kegiatan. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat yang membutuhkan.</p>
<p>Lhokseumawe, 14 Desember 2025<br />
Koordinator Lapangan,<br />
apt. Tedi K. Bakri</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/menembus-arus-dan-jembatan-rusak-tim-medis-relawan-iai-siapkan-baksos-kesehatan-untuk-aceh-tamiang-dan-aceh-timur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tanpa Listrik, Sulit Air, Relawan ATB IAI Tetap Semangat Membantu Korban Banjir dan Tanah Longsor Sumatera</title>
		<link>https://iainews.net/tanpa-listrik-sulit-air-relawan-atb-iai-tetap-semangat-membantu-korban-banjir-dan-tanah-longsor-sumatera/</link>
					<comments>https://iainews.net/tanpa-listrik-sulit-air-relawan-atb-iai-tetap-semangat-membantu-korban-banjir-dan-tanah-longsor-sumatera/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[apt Tresnawati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Dec 2025 14:43:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sajian Utama]]></category>
		<category><![CDATA[banjir dan tanah longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Ijoel]]></category>
		<category><![CDATA[logistik]]></category>
		<category><![CDATA[pasien]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[registrasi pasien]]></category>
		<category><![CDATA[relawan ATB]]></category>
		<category><![CDATA[Tedy Kurniawan]]></category>
		<category><![CDATA[Tresnawati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iainews.net/?p=10424</guid>

					<description><![CDATA[BIREUEN, IAINews – Setelah memberikan pelayanan kesehatan dan bantuan logistik di Kabupaten Pidie Jaya, tim...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BIREUEN, IAINews – Setelah memberikan pelayanan kesehatan dan bantuan logistik di Kabupaten Pidie Jaya, tim relawan ATB PP IAI dan PD IAI Banten bersama tim PD IAI Aceh melakukan bakti sosial di Kabupaten Bireuen, Aceh, yang menjadi salah satu korban bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera.</p>
<p>Koordinator relawan ATB PP IAI yang juga membawa amanah dari PD IAI Banten, apt. Zulhijrah melaporkan, timnya Minggu, 14 Desember berada di 2 lokasi, lokasi pertama adalah di desa Jarommah Baru, Jarommah Mee dan Pulo Siron Kecamatan Kutablang, serta desa Asan Bideun (Kecamatan Pesangan), lokasi kedua adalah desa Jambo Kajeung, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen.</p>
<figure id="attachment_10425" aria-describedby="caption-attachment-10425" style="width: 250px" class="wp-caption aligncenter"><img data-dominant-color="7f726c" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #7f726c;" loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-10425 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/12/Pelkes-di-Bireuen-3-250x190.avif" alt="" width="250" height="190" /><figcaption id="caption-attachment-10425" class="wp-caption-text">Pasien yang datang ke pelayanan kesehatan ATB IAI membludak.</figcaption></figure>
<p>Di lokasi pertama dilaksanakan mulai pukul 10.00 – 14.00 wib sedangkan lokasi kedua dimulai pada pukul 17.00 – 19.30 wib.</p>
<p>‘’Hari ini kami dikawal langsung oleh Ketua PD IAI Aceh, apt Tedy Kurniawan Bakri yang juga bertindak selaku koordinator,’’ terang apt Ijoel, sapaan akrab apt. Zulhijrah.</p>
<p>Kehadiran mereka di dua lokasi di Bireuen kali ini adalah untuk memberikan pelayanan kesehatan dan sekaligus bantuan berupa logistik.</p>
<p>‘’Seperti kemarin, kami juga berkolaborasi dengan IDI Wilayah Banten, selain dengan ATB PP IAI, ATB PD IAI Banten dan PD IAI Aceh,’’ papar apt. Ijoel.</p>
<p><img data-dominant-color="8e7f74" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #8e7f74;" loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-10426 aligncenter not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/12/Pelkes-di-Bireuen-4-250x190.avif" alt="" width="250" height="190" /></p>
<p>Kali ini, skrining penyakit menular menemukan pasien suspek tuberculosis dan pneumonia, pasien TB Paru relaps, katarak, hernia inguinalis dan striktur uretra, dimana pasien tidak mampu mengeluarkan urine dengan optimal, sehingga masih ada urine tersisa di uretranya. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai penyakit lain, seperti infeksi saluran kemih dan gagal ginjal.</p>
<p>Selain pelayanan kesehatan, tim kembali melakukan layanan psikososial terhadap 30 orang dan penyuluhan PHBS (pola hidup bersih dan sehat).</p>
<p>‘’Kami juga mendistribusikan logistik berupa peralatan mandi, diapers, air minum, paket kesehatan dan mainan anak,’’ urai apt. Ijoel.</p>
<p>Di lokasi pertama, tim melayani 308 pasien, sementara di lokasi kedua melayani 121 pasien, sehingga total pasien yang dilayani sebanyak 429 orang.</p>
<p>Kendati kebutuhan logistik dan obat-obatan terpenuhi, namun kondisi tanpa aliran listrik dan akses air bersih yang sangat terbatas menjadi kendala bagi tim dalam melakukan pelayanan kesehatan.</p>
<p><img data-dominant-color="7f7976" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #7f7976;" loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-10427 aligncenter not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/12/Pelkes-di-Bireuen-7-250x190.avif" alt="" width="250" height="190" /></p>
<p>‘’Terlebih lagi tempat pemukiman masih kotor oleh lumpur sehingga mengganggu kondisi psikososial para korban,’’ ungkap apt. Ijoel.</p>
<p>Meski kondisi sangat tidak memadai, namun seluruh relawan terlihat penuh semangat, bahu membahu menangani setiap keluhan pasien yang datang.</p>
<p>‘’Saking banyaknya pasien, akhirnya pak ketua PD IAI Aceh sampai turun tangan membantu melakukan registrasi pasien. Ratusan pasien yang datang benar-benar menguras tenaga kami. Tapi kami lega dan bersyukur bisa meringankan sedikit derita saudara-saudara kita disini,’’ ungkap apt. Ijoel.</p>
<p>Pengalaman berbeda dialami di lokasi posko kesehatan kali ini, yakni kendala bahasa.</p>
<p>&#8221;Kebanyakan lansia disini tidak bisa berbahasa Indonesia, sehingga harus mencari penerjemah, agar tidak salah dalam memberikan edukasi mengenai obat-obatan yang diserahkan,&#8221; tutur apt. Ijoel.</p>
<p>Setelah menyelesaikan pelayanan di kabupaten Bireuen, tim kemudian menyeberang ke Aceh Utara dan Aceh Tamiang menggunakan perahu. Mereka didukung oleh BPPD Bireuen dalam membantu pengangkutan logistik dan obat-obatan.</p>
<p>‘’Tak habis-habis ucapan terimakasih kami haturkan untuk sejawat baik dari ATB PP IAI maupun PD IAI Banten yang telah membantu kami dalam melakukan pelayanan kesehatan dan memberikan bantuan logistik untuk saudara-saudara kita di Aceh,’’ tutur apt. Tedy Kurniawan.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/tanpa-listrik-sulit-air-relawan-atb-iai-tetap-semangat-membantu-korban-banjir-dan-tanah-longsor-sumatera/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Relawan ATB IAI Turun di 4 Posko Pengungsian di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat</title>
		<link>https://iainews.net/relawan-atb-iai-turun-di-4-posko-pengungsian-di-kecamatan-palembayan-kabupaten-agam-sumatera-barat/</link>
					<comments>https://iainews.net/relawan-atb-iai-turun-di-4-posko-pengungsian-di-kecamatan-palembayan-kabupaten-agam-sumatera-barat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[apt Tresnawati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2025 16:08:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sajian Utama]]></category>
		<category><![CDATA[apoteker]]></category>
		<category><![CDATA[banjir dan tanah longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Diare]]></category>
		<category><![CDATA[hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[ISPA]]></category>
		<category><![CDATA[kutu air]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[relawan ATB]]></category>
		<category><![CDATA[Tresnawati]]></category>
		<category><![CDATA[Turistanto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iainews.net/?p=10394</guid>

					<description><![CDATA[AGAM, IAINews – Setelah menempuh perjalanan selama hampir 8 jam dari Padang, akhirnya relawan ATB...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>AGAM, IAINews – Setelah menempuh perjalanan selama hampir 8 jam dari Padang, akhirnya relawan ATB IAI (Apoteker Tanggap Bencana Ikatan Apoteker Indonesia) tiba di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.</p>
<figure id="attachment_10395" aria-describedby="caption-attachment-10395" style="width: 250px" class="wp-caption aligncenter"><img data-dominant-color="8f7a68" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #8f7a68;" loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-10395 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/12/Kec-Palembayan-2-250x190.avif" alt="" width="250" height="190" /><figcaption id="caption-attachment-10395" class="wp-caption-text">Relawan ATB IAI membagikan logistik untuk pengungsi di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat.</figcaption></figure>
<p>Tim yang terlibat kali ini adalah ATB Respon Sumatera Barat dan sejawat PC IAI Padang, yakni apt Fakhrul Rafiq Yusuf, apt Tari Elvita dan apt Bramantyo.</p>
<p>Apt. Turistanto yang merupakan relawan ATB PD IAI Jawa Tengah melaporkan, setiba mereka di Padang, mereka langsung berkoordinasi dengan tim PD IAI Sumatra Barat untuk melakukan assesment kebutuhan untuk para korban bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera Barat.</p>
<p>‘’Dari assesment tersebut, kami lalu membuat daftar logistik apa saja kiranya yang haris disiapkan. Uang yang terkumpul dari para donatur lalu kami gunakan untuk berbelanja keperluan tersebut,’’ ungkap apt. Turistanto yang bersama tim lain langsung bergerak begitu tiba di Padang, pada Kamis, 11 Desember lalu.</p>
<p>Keesokan harinya, tim berangkat menuju kabupaten Agam yang berjarak 108 km dari Padang. Dalam keadaan normal, waktu tempuh dari Padang ke Agam hanya sekitar 3 – 4 jam perjalanan darat.</p>
<p><img data-dominant-color="696a65" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #696a65;" loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-10396 aligncenter not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/12/Kec-Palembayan-1-250x190.avif" alt="" width="250" height="190" /></p>
<p>Namun paska banjir dan tanah longsor yang terjadi pada 26 November lalu, jalanan menjadi sulit ditembus.  Medan jalan masih dalam proses pembersihan, sehingga mereka harus menempuh perjalanan selama 8 jam untuk tiba di kabupaten Agam.</p>
<p>Keesokan harinya, Sabtu, 13 Desember 2025, tim yang terdiri dari 3 relawan dari PD IAI Jawa Tengah dan 2 relawan dari PD IAI Jambi melakukan koordinasi dengan Kepala Puskesmas Koto Alam dan melakukan pendaftaran di Healath Emergency Operation Center (HEOC/Pusat Operasi Darurat Kesehatan) yang ada di wilayah tersebut.</p>
<p>Dari hasil koordinasi tersebut disepakati tim dibagi menjadi tiga yakni di Puskesmas Koto Alam,  posko 1 SDN 05 Kayu Pasak Agam serta puskesmas pembantu Tamtaman, semuanya di kecamatan Palembayan.</p>
<p>‘’Di Puskesmas Koto Alam kami melakukan pelayanan kesehatan bersama tim Puskesmas Koto Alam dan apt Paramon Apriyanto, relawan ATB PD IAI Jawa Tengah,’’ jelas apt. Turistanto.</p>
<p><img data-dominant-color="836b5d" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #836b5d;" loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-10397 aligncenter not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/12/Kec-Palembayan-3-250x190.avif" alt="" width="250" height="190" /></p>
<p>Mereka melayani 18 pasien dewasa dan 2 pasien anak-anak. Pasien yang datang kebanyakan karena keluhan diabetes melitus, tekanan darah tinggi dan ISPA.</p>
<p>‘’Sebagaimana di lokasi yang lain, di Puskesmas Koto Alam juga mengalami kendala terhadap akses air bersih. Kemarin tim dari Universitas Brawijaya sedang memperbaiki sumur yang ada di Puskesmas, semoga bisa segera difungsikan dengan normal,’’ terang apt. Turistanto.</p>
<p>Sementara di Posko 1 SDN 05 Kayu Pasak, yang melibatkan 2 orang relawan ATP IAI yaitu apt. Faizah Hafsa dari PD IAI Jambi dan apt. Turistanto, serta  1 orang tim puskesmas.</p>
<p>Selama melakukan pelayanan kesehatan sejak pukul 08.00 – 14.00 wib, ketiganya melayani 61 pasien dengan keluhan terbanyak ISPA, dermatitis, tine pedis, diare dan perawatan luka.</p>
<p>Mengingat adanya sejumlah pasien anak-anak yang harus ditangani, tim sedang mengupayakan pengadaan salem dan suppositoria untuk anak-anak.</p>
<p>Sementara di Pustu Tamtaman selain relawan ATB dari PD IAI Jambi yakni apt. Solpiah dan apt, Charis NA dari PD IAI Jateng, tim juga melibatkan tim dokter dari Universitas Brawijaya, dan relawan Dompet Dhuafa Palembang.</p>
<p><img data-dominant-color="876b59" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #876b59;" loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-10398 aligncenter not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/12/Kec-Palembayan-4-250x190.avif" alt="" width="250" height="190" /></p>
<p>Sore harinya, relawan ATB IAI bergerak ke Posko 2 pengungsian di Kampung Tanjung. Disana terdapat 140 pengungsi. Logistik yang dibagikan berupa 1 ball pakaian dalam pria, wanita dan anak-anak, paket hygiene kit seperti sabun, deterjen dan kebersihan badan).</p>
<p>Di posko tersebut melibatkan relawan ATB Respon Sumatera Barat serta apt. Emil dari PD IAI Sumatera Barat.</p>
<p>Setelah turun ke lokasi pengungsian dan pelayanan kesehatan, relawan ATB IAI akan melanjutkan perjalanan esok hari ke wilayah lain yang membutuhkan bantuan.</p>
<p>Bantuan yang dibutuhkan selain obat-obatan dari penyakit terbanyak yaitu hipertensi, kutu air, dermatitis, diare dan juga diabetes mellitus, para pengungsi juga membutuhkan air bersih, bahan makanan dan kebutuhan dasar.</p>
<p>Menurut apt. Turistanto, assesment selalu dilakukan, agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.***</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/relawan-atb-iai-turun-di-4-posko-pengungsian-di-kecamatan-palembayan-kabupaten-agam-sumatera-barat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelayanan Kesehatan Relawan ATB IAI di desa Babak Krueng, Pidie Jaya Diserbu Pasien</title>
		<link>https://iainews.net/pelayanan-kesehatan-relawan-atb-iai-di-desa-babak-krueng-pidie-jaya-diserbu-pasien/</link>
					<comments>https://iainews.net/pelayanan-kesehatan-relawan-atb-iai-di-desa-babak-krueng-pidie-jaya-diserbu-pasien/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[apt Tresnawati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2025 10:43:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sajian Utama]]></category>
		<category><![CDATA[apoteker]]></category>
		<category><![CDATA[apoteker tanggap bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Babak Krueng]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pidie Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[relawan ATB]]></category>
		<category><![CDATA[tinea pedis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iainews.net/?p=10386</guid>

					<description><![CDATA[PIDIE JAYA, IAINews – Pelayanan kesehatan (pelkes) yang dilakukan oleh relawan Apoteker Tanggan Bencana (ATB)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PIDIE JAYA, IAINews – Pelayanan kesehatan (pelkes) yang dilakukan oleh relawan Apoteker Tanggan Bencana (ATB) IAI di desa Babak Krueng, Kecamatan Bandar Bru Ulegle, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh diserbu pasien.</p>
<p>‘’Pasien yang datang ke Pelkes Kolaborasi Peduli Sumatera Jumat, 12 Desember kemarin sempat diserbu pasien yang memang sudah lama menunggu hadirnya posko kesehatan,’’ tutur apt. Zulhijrah, salah satu relawan ATB PP IAI yang berangkat ke Aceh.</p>
<figure id="attachment_10387" aria-describedby="caption-attachment-10387" style="width: 250px" class="wp-caption aligncenter"><img data-dominant-color="7d7275" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #7d7275;" loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-10387 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/12/Bemain-dengan-anak-anak-di-lokasi-bencana-250x190.avif" alt="" width="250" height="190" /><figcaption id="caption-attachment-10387" class="wp-caption-text">Layanan psikososial pun dilakukan untuk menghibur anak-anak korban bencana.</figcaption></figure>
<p>Pelayanan kesehatan yang dilakukan mulai jam 15.00 tersebut terpaksa harus diakhiri pada jam 18.30 WIB karena kondisi yang mulai gelap dan tidak ada listrik di desa tersebut.</p>
<p>‘’Kemarin itu karena memang kita mulai sudah sore, rencananya akan <em>mobile</em> saja seandainya ada yang berobat, ternyata pasien membludak. Karena sudah mau maghrib akhirnya terpaksa kita sudahi setelah melayani sekitar 50 pasien,’’ tutur apt. Zulhijrah yang akrab disapan Ijoel ini.</p>
<p>Sebelum mobile, tim telah melayani sebanyak 168 pasien yang datang berbondong-bondong ke posko.</p>
<p>Pelayanan kesehatan kali ini merupakan kolaborasi ATB PP IAI, PD IAI Banten, PD IAI Aceh dan IDI Wilayah Banten dengan koordinator dr Eling Andyani.</p>
<p>‘’Karena kami datang bersama dokter, sehingga bisa melakukan pelayanan kesehatan,’’ tutur apt. Ijoel.</p>
<p>Jumat, 12 Desember adalah hari pertama tim Medis Banten Peduli Sumatera di Kabupaten Pidie Jaya, setelah tiba di Banda Aceh sehari sebelumnya.</p>
<figure id="attachment_10388" aria-describedby="caption-attachment-10388" style="width: 250px" class="wp-caption aligncenter"><img data-dominant-color="6b6466" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #6b6466;" loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-10388 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/12/ATB-di-lokasi-bencana-250x190.avif" alt="" width="250" height="190" /><figcaption id="caption-attachment-10388" class="wp-caption-text">Pelayanan kesehatan di desa Babak Krueng oleh tim hasil kolaborasi IAI dan IDI.</figcaption></figure>
<p>Pidie Jaya adalah wilayah terdampak banjir dan tanah longsor yang terdekat dengan Banda Aceh.</p>
<p>Kondisi masyarakat di wilayah tersebut sangat memerlukan pelayanan kesehatan, karena itulah tim memutuskan untuk mendatangi lokasi tersebut di hari pertama bertugas.</p>
<p>Mereka memberikan layanan kesehatan dasar, melakukan skrining penyakit serta edukasi terkait penyakit paska bencana.</p>
<p>Secara khusus tim memprioritaskan untuk melayani ibu hamil, balita, lansia, penderita penyakit kronis yang menjadi korban bencana Sumatra kali ini.</p>
<p>Relawan ATB Ikatan Apoteker Indonesia bersama tim media melakukan pemeriksaan kesehatan umum, pelayanan anak dan balita, pelayanan kesehatan lansia, skrining penyakit menular  seperti ISPA, diare, TB dan sebagainya.</p>
<p>Relawan juga memberkan vitamin/obat-obatan, melakukan pemeriksaan tekanan darah, memberikan edukasi kesehatan (PHBS, sanitasi, pencegahan penyakit pascabencana)</p>
<p>Tim juga menemukan pasien yang mengalami katarak, glaukoma dan PJK dan merujuknya ke rumah sakita terdekat.</p>
<figure id="attachment_10389" aria-describedby="caption-attachment-10389" style="width: 250px" class="wp-caption aligncenter"><img data-dominant-color="495a70" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #495a70;" loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-10389 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/12/Tim-relawan-kolaborasi-ATB-IAI-PD-IAI-Aceh-dan-IDI-Wilayan-Banten-250x190.avif" alt="" width="250" height="190" /><figcaption id="caption-attachment-10389" class="wp-caption-text">Tim relawan kolaborasi ATB PP IAI, PD IAI Banten, PD IAI Aceh serta IDI Wilayah Banten di desa Babak Krueng. Pidie Jaya, Aceh.</figcaption></figure>
<p>Selain melakukan pelayanan kesehatan, para relawan juga melakukan kegiatan psikososial yang melibatkan 50 anak yang menjadi korban bencana banjir dan tanah longsor.</p>
<p>Apt. Taty Rahmawati mengajak anak-anak bermain dan menghibur mereka dengan cara mengajak mereka bercerita, bernyanyi dan bercanda. Anak-anak juga mendapatkan oleh-oleh berupakan makanan kecil yang biasanya disukai mereka.</p>
<p>&#8221;Layanan psikososial ini diharapkan dapat membantu anak-anak mengatasi trauma akibat bencana yang mereka alami,&#8221; tutur apt. Tati Rahmawati.</p>
<p>Selain layanan psikososial, tim juga melakukan penyuluhan mengenai herbal yang diikuti oleh 50 orang. Mereka mendapatkan edukasi bagaimana memanfaatkan tanaman herbal untuk mengurangi kondisi penyakit tertentu.</p>
<p>Beberapa penyakit yang ditemukan di lokasi tersebut antara lain tinea pedis (kutu air), ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut), gastritis (nyeri lambung), hipertensi, diare dan dermatitis (peradangan kulit).</p>
<p><img data-dominant-color="847f7e" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #847f7e;" loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-10390 aligncenter not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/12/Antrian-pasien--250x190.avif" alt="" width="250" height="190" /></p>
<p>‘’Walaupun pasien yang datang membludak, diluar perkiraan kami, tapi alhamdulillah berjalan lancar dan tertib, persediaan logistik umum dan obat-obatan yang kami siapkan juga dapat memenuhi kebutuhan,’’ urai apt. Ijoel.</p>
<p>Selain kurangnya air bersih, apt. Ijoel menemukan banyaknya keluhan tinea pedis yang memerlukan pelayanan lanjutan, karena itu ia merekomendasikan untuk dilakukan bakti sosial lanjutan untuk menangani berbagai masalah yang masih ada.</p>
<p>Tim juga merekomendasikan agar dilakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat untuk memberikan layanan kesehatan yang lebih memadai.</p>
<p>Adapaun tim yang bertugas di Desa  Babak Krueng kali ini adalah dr. Elling Andyani, ⁠dr. Elly Agustiana, ⁠dr. Mirza Hasani, ⁠dr. Asmia Djunishap,  apt. Tati Rahmawati, apt. Zulhijrah,  apt. Brisbane, apt. Tedy Kurniawan, apt. Niar, apt. Jannah, apt. Nadia, apt. Nurhanisa, apt. Alfin serta  ⁠Noval sebagai petugas dokumentasi.</p>
<p>Sekembali tim ke Banda Aceh, langsung kembali melakukan koordinasi dan persiapan untuk melakukan bakti sosial keesokan harinya ke Bireuen dan sekitarnya.***</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/pelayanan-kesehatan-relawan-atb-iai-di-desa-babak-krueng-pidie-jaya-diserbu-pasien/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Maksimalkan Layanan, Panitia Hadirkan Posko Medis di Arena Rakernas &#038; PIT 2025</title>
		<link>https://iainews.net/maksimalkan-layanan-panitia-hadirkan-posko-medis-di-arena-rakernas-pit-2025/</link>
					<comments>https://iainews.net/maksimalkan-layanan-panitia-hadirkan-posko-medis-di-arena-rakernas-pit-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Humas IAI]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2025 08:02:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita PP]]></category>
		<category><![CDATA[Sajian Utama]]></category>
		<category><![CDATA[apoteker tanggap bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Farmasi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan peserta]]></category>
		<category><![CDATA[layanan darurat]]></category>
		<category><![CDATA[makassar 2025]]></category>
		<category><![CDATA[organisasi profesi apoteker]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[pit 2025]]></category>
		<category><![CDATA[posko medis]]></category>
		<category><![CDATA[Rakernas IAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iainews.net/?p=7099</guid>

					<description><![CDATA[Makassar, IAI News – Keberadaan layanan medis dinilai penting di setiap event berskala besar, terlebih...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Makassar, IAI News</strong> – Keberadaan layanan medis dinilai penting di setiap event berskala besar, terlebih pada agenda <strong>Rakernas &amp; PIT 2025 IAI di Makassar</strong> yang dihadiri sekitar 1.500 peserta.</p>
<p><img data-dominant-color="857266" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #857266;" loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-7102 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250827-WA0096.avif" alt="" width="1280" height="720" srcset="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250827-WA0096.avif 1280w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250827-WA0096-400x225.avif 400w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250827-WA0096-768x432.avif 768w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250827-WA0096-250x140.avif 250w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Layanan medis yang disiapkan panitia meliputi tim kesehatan yang kompeten, ambulans, obat-obatan, peralatan medis darurat seperti AED, serta posko medis yang memadai untuk memberikan pertolongan cepat jika terjadi kondisi kegawatdaruratan atau cedera selama acara berlangsung.</p>
<p>Sejak pembukaan Rakernas pada Rabu, 27 Agustus 2025, <strong>Posko Medis telah difungsikan</strong> dan dijadwalkan memberikan layanan hingga rangkaian kegiatan PIT berakhir pada Sabtu, 30 Agustus 2025.</p>
<p>Panitia kesehatan mendapat dukungan dari <strong>Dinas Kesehatan Kota Makassar</strong> serta <strong>Apoteker Tanggap Bencana (ATB) PD IAI Sulsel</strong>.</p>
<p><img data-dominant-color="918072" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #918072;" loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-7101 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250827-WA0094.avif" alt="" width="1280" height="720" srcset="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250827-WA0094.avif 1280w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250827-WA0094-400x225.avif 400w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250827-WA0094-768x432.avif 768w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250827-WA0094-250x140.avif 250w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Suasana kesibukan nampak di area posko, ketika peserta memanfaatkan layanan kesehatan tersebut. Menurut apt. <strong>Sri Muntani</strong>, mewakili panitia seksi kesehatan, mayoritas peserta yang berkunjung ke posko mengalami kelelahan akibat perjalanan jauh lintas pulau.</p>
<p>“Rata-rata peserta mengalami keluhan karena kelelahan. Dari hasil pemeriksaan, cukup banyak juga yang kadar asam urat dan kolesterolnya naik,” jelasnya.</p>
<p>Menariknya, kondisi tersebut bertepatan dengan acara <strong>welcome dinner</strong> sehari sebelumnya (Selasa, 26 Agustus 2025) yang menyajikan aneka hidangan seafood dan olahan daging. Apakah itu penyebabnya? “Bisa jadi iya, bisa jadi tidak,” tambahnya sambil tersenyum.</p>
<p><img data-dominant-color="85776b" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #85776b;" loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-7100 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250827-WA0097.avif" alt="" width="1280" height="720" srcset="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250827-WA0097.avif 1280w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250827-WA0097-400x225.avif 400w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250827-WA0097-768x432.avif 768w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250827-WA0097-250x140.avif 250w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Tidak hanya peserta, panitia hingga petugas hotel pun turut memanfaatkan posko medis, bahkan sekadar memeriksakan tekanan darah.</p>
<p>“Bukan cuma peserta, panitia hingga petugas hotel juga antusias memeriksakan kondisi kesehatannya. Alhamdulillah, artinya keberadaan posko medis ini bermanfaat dan menjadi bukti keseriusan panitia dalam memaksimalkan pelayanan selama Rakernas &amp; PIT 2025,” terang apt. Sri Muntani, yang juga Ketua ATB PD IAI Sulsel.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/maksimalkan-layanan-panitia-hadirkan-posko-medis-di-arena-rakernas-pit-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ikatan Apoteker Indonesia (Iai) Kota Prabumulih Gelar Penyuluhan Obat Aman Dan Benar Di Posyandu</title>
		<link>https://iainews.net/ikatan-apoteker-indonesia-iai-kota-prabumulih-gelar-penyuluhan-obat-aman-dan-benar-di-posyandu/</link>
					<comments>https://iainews.net/ikatan-apoteker-indonesia-iai-kota-prabumulih-gelar-penyuluhan-obat-aman-dan-benar-di-posyandu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[apt Tresnawati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2025 15:20:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengabdian Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Abdul Manan]]></category>
		<category><![CDATA[Annisa Sekar Danamonika]]></category>
		<category><![CDATA[apoteker]]></category>
		<category><![CDATA[berkonsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[PC IAI Prabumulih]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[pengabdian masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Posyandu]]></category>
		<category><![CDATA[puskesmas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iainews.net/?p=6428</guid>

					<description><![CDATA[PRABUMULIH, IAINews &#8211; Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Pengurus Cabang Kota Prabumulih Sumatera Selatan mengadakan kegiatan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PRABUMULIH, IAINews &#8211; Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Pengurus Cabang Kota Prabumulih Sumatera Selatan mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan tentang cara penggunaan obat yang aman dan benar.</p>
<p>Kegiatan ini berlangsung sejak 14 Juli hingga 7 Agustus 2025 dengan menyasar sejumlah posyandu di Kota Prabumulih.</p>
<p><img data-dominant-color="a9978c" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #a9978c;" loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-6429 aligncenter not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/07/PC-IAI-Prabumulih-250x190.avif" alt="" width="250" height="190" /></p>
<p>Penyuluhan ini melibatkan 24 Apoteker yang dibagi menjadi enam kelompok. Kelompok tersebut disebar ke enam posyandu, yaitu Posyandu Melati, Pehabung Ule, Madang Jaya, Minggun, Srikandi dan Padang Lalang, yang seluruhnya berada dalam wilayah kerja Puskesmas Prabumulih Barat.</p>
<p>“Dalam pelaksanaan kegiatan ini, ada  sekitar 24 Apoteker yang ikut andil, dari total 76 anggota IAI PC Prabumulih. Memang tidak semua anggota bisa mengikuti kegiatan ini. Namun diharapkan kedepannya kami bisa mengadakan kegiatan lain yang melibatkan seluruh anggota IAI PC Prabumulih”, ujar apt. Abdul Manaf, Ketua Pengurus Cabang IAI Kota Prabumulih.</p>
<p>”Untuk pelaksanaannya kami berkolaborasi dengan Puskesmas Prabumulih Barat,” lanjut apt Abdul Manaf.</p>
<p>Dengan mengambil tema “Cara Penggunaan Obat yang Aman dan Benar”, masing-masing apoteker yang terlibat membawakan sub tema yang berbeda. Salah satu sub tema yang  menarik perhatian adalah “Cara Menggunakan Obat yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui” yang dipaparkan oleh apoteker Intan di Posyandu Minggun.</p>
<p>“Saya mengambil judul tersebut dengan harapan ibu-ibu di posyandu Minggun ini dapat lebih cermat dan hati-hati dalam memilih dan mengonsumsi obat, terutama bagi mereka yang sedang hamil atau menyusui,’’ papar apt. Intan.</p>
<p>‘’Harapannya adalah ketika mereka memiliki keluhan atau merasakan sakit, mereka tidak asal-asalan membeli obat namun dapat berobat ke dokter dan mendapatkan informasi mengenai pengobatannya dari Apoteker,” jelas Intan.</p>
<p>Selain untuk menyebarkan informasi tentang penggunaan obat yang aman dan benar, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan <em>branding</em> profesi Apoteker di tengah masyarakat.</p>
<p>Antusiasme peserta posyandu dalam mengikuti penyuluhan ini cukup tinggi. Dengan hadirnya apoteker secara langsung, masyarakat diharapkan lebih percaya dan yakin untuk berkonsultasi terkait penggunaan obat kepada apoteker.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi bentuk nyata peran serta apoteker dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat melalui edukasi yang berkelanjutan dan langsung menyentuh kebutuhan Masyarakat.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/ikatan-apoteker-indonesia-iai-kota-prabumulih-gelar-penyuluhan-obat-aman-dan-benar-di-posyandu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengasah Empati Apoteker</title>
		<link>https://iainews.net/mengasah-empati-apoteker/</link>
					<comments>https://iainews.net/mengasah-empati-apoteker/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Humas IAI]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jul 2025 12:44:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Apoteker Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi obat]]></category>
		<category><![CDATA[empati apoteker]]></category>
		<category><![CDATA[farmasi klinis]]></category>
		<category><![CDATA[humanisme apoteker.]]></category>
		<category><![CDATA[kepatuhan pasien]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi pasien]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan kefarmasian]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[peran apoteker]]></category>
		<category><![CDATA[support system pasien]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iainews.net/?p=6087</guid>

					<description><![CDATA[Mengasah Empati Apoteker “Hadiah terbesar dari manusia adalah kita memiliki kekuatan empati.” — Meryl Streep...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>M<strong>engasah Empati Apoteker</strong></p>
<blockquote><p>“Hadiah terbesar dari manusia adalah kita memiliki kekuatan empati.” — Meryl Streep</p></blockquote>
<p>“Ada yang tahu apa bedanya simpati dengan empati?” tanya seorang dosen ketika hendak memulai perkuliahan.</p>
<p>Seisi kelas terdiam. Beberapa mahasiswa tampak berpikir, ada pula yang penasaran dengan jawaban sang dosen.</p>
<p>“Sederhananya, simpati itu ketika kita bisa merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain,” kata sang dosen.</p>
<p>“Kalau empati, Bu?” tanya seorang mahasiswa dengan penuh rasa ingin tahu.</p>
<p>“Empati itu simpati yang dilakukan disertai dengan tindakan, atau simpati yang lebih mendalam,” jawab sang dosen.</p>
<p>Seorang apoteker ketika berpraktik harus memiliki simpati, bahkan sampai pada tingkat empati terhadap pasien. Apoteker tidak cukup hanya merasakan apa yang dirasakan pasien, tetapi juga perlu memiliki pemahaman yang mendalam serta mampu merasakan langsung emosi pasien.</p>
<p>Dengan empati, apoteker akan lebih mudah dalam menjelaskan informasi obat yang akan diberikan, serta dapat menyampaikan edukasi tentang obat secara lebih jelas. Pasien pun akan merasa lebih bahagia karena merasa dipahami dan didengarkan.</p>
<p>Ketika pasien bercerita, apoteker perlu dengan seksama mendengarkan dan memperhatikan apa yang dikeluhkan. Tidak sekadar mendengar, tetapi <strong>mendengarkan dengan rasa</strong>, yaitu hadir dalam emosi yang sama seperti yang dirasakan pasien.</p>
<p>Selanjutnya, apoteker memberikan <strong>dukungan moral dan emosional</strong>, agar pasien dapat rutin dan patuh dalam meminum obat.</p>
<p>Dukungan ini sangat penting, terutama bagi pasien yang harus menjalani terapi jangka panjang. Mereka butuh <em>support system</em> agar tidak jenuh atau bosan menjalani pengobatan.</p>
<p>Dengan mengasah empati, hubungan antara apoteker dan pasien akan semakin kuat. Rasa kepercayaan pasien akan tumbuh, dan hal ini berkontribusi langsung pada tingkat <strong>kepatuhan pasien terhadap terapi</strong> yang dijalani.</p>
<p>Kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian pun akan meningkat, karena mereka merasa <strong>dihargai, dipahami, dan dilibatkan</strong>.</p>
<p>Perhatian dan kepedulian yang tulus juga menjadi cara mengasah empati apoteker kepada pasien.</p>
<p>Apoteker tidak hanya bertugas menyerahkan obat dan memberikan informasi, tetapi juga memahami kekhawatiran, ketakutan, dan harapan pasien terhadap kondisi kesehatannya.</p>
<p>Ketika apoteker mengasah empati dalam praktik sehari-hari, secara tidak langsung ia menciptakan <strong>pengalaman positif bagi pasien</strong>, membangun kepercayaan, memperkuat peran apoteker, dan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup pasien.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/mengasah-empati-apoteker/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apoteker dan Pengabdian Kepada Masyarakat</title>
		<link>https://iainews.net/apoteker-dan-pengabdian-kepada-masyarakat/</link>
					<comments>https://iainews.net/apoteker-dan-pengabdian-kepada-masyarakat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Humas IAI]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jan 2025 10:13:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Apoteker Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[apoteker]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah Kerja Nyata]]></category>
		<category><![CDATA[masyarakat yang lebih sehat]]></category>
		<category><![CDATA[mengelola kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[pengabdian kepada masyarakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://berita.iai.id/?p=4850</guid>

					<description><![CDATA[“Saya tahu tidak ada orang-orang hebat kecuali mereka yang memiliki pengabdian besar pada kemanusiaan” (Voltaire,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>“Saya tahu tidak ada orang-orang hebat kecuali mereka yang memiliki pengabdian besar pada kemanusiaan”</p>
<p>(Voltaire, Penulis dan filsuf dari Perancis)</p>
<p>SEORANG apoteker tidak hanya identik dengan berpraktik kefarmasian dan belajar ilmu kefarmasian, tetapi ia juga harus melakukan pengabdian kepada masyarakat.</p>
<p>Jika saat berpraktik, pasien atau masyarakat mendatangi apoteker. Kini, saat pengabdian kapada masyarakat, apoteker langsung terjun menjumpai masyarakat luas.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4579" src="https://berita.iai.id/wp-content/uploads/2024/12/Farmasi-Mengabdi-3.jpg" alt="" width="600" height="800" /></p>
<p>Pengabdian kepada masyarakat bisa berupa kegiatan edukasi, konsultasi, penyediaan layanan kesehatan yang inovatif, dan menjadi relawan apoteker untuk berbagai kegiatan kemanusiaan.</p>
<p>Pengabdian tanpa batas, tak mengenal waktu dan biaya.</p>
<p>Ketika apoteker terjun langsung ke masyarakat, dia akan mengerahkan seluruh pengalaman, keilmuan, dan kemampuan yang dimilikinya untuk perubahan besar pada masyarakat.</p>
<p>Lewat kegiatan pengabdian kepada masyarakat, apoteker semakin dekat dengan masyarakat tanpa harus terhalangi oleh pembatas penyerahan obat layaknya di apotek saat menyerahkan obat.</p>
<p>Masyarakat bisa berinteraksi langsung dengan apoteker, dan apoteker pun bisa memahami secara real kondisi di lapangan mengenai permasalahan kesehatan masyarakat.</p>
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengajarkan kepada apoteker untuk keluar dari zona nyaman di tempat berpraktik.</p>
<p>Apoteker akan dihadapkan dengan berbagai kasus nyata yang terjadi di masyarakat. Bak mahasiswa yang menjalankan program kuliah kerja nyata.</p>
<p>Dalam Kuliah Kerja Nuata, mahasiswa akan merasakan kondisi nyata di masyarakat yang tidak bisa mereka prediksi dan bayangkan sebelumnya di bangku perkuliahan.</p>
<p>Terjun ke masyarakat inilah kata kunci utama yang harus dipegang kuat-kuat oleh apoteker.</p>
<p>Ketika apoteker berpraktik di sarana kefarmasian selanjutnya berjumpa dengan pasien/, sangat berbeda halnya dengan apoteker yang terjun langsung ke masyarakat melihat kondisi nyata.</p>
<p>Sarana kefarmasian hanya gambaran kecil sekilas melihat kondisi masyarakat yang datang untuk berobat.</p>
<p>Berbeda ketika melakukan pengabdian kepada masyarakat, apoteker akan menemui dan melihat sisi lebih luas mengenai permasalahan kesehatan di masyarakat.</p>
<p>Ada beberapa manfaat apoteker melakukan pengabdian kepada masyarakat antara lain: Pertama, peningkatan kesadaran masyarakat.</p>
<p>Edukasi yang dilakukan oleh apoteker menjadikan masyarakat lebih sadar akan pentingnya kesehatan, menjaga kesehatan, serta pengelolaan penyakit melalui penggunaan obat yang tepat.</p>
<p>Kedua, pengabdian kepada masyarakat mampu memberikan pengurangan kasus kesalahan medis.</p>
<p>Penyuluhan dan edukasi yang tepat, risiko kesalahan penggunaan obat dapat berkurang sehingga mampu mengurangi terjadinya efek samping dan komplikasi yang disebabkan oleh penggunaan obat yang tidak sesuai.</p>
<p>Ketiga, pengabdian kepada masyarakat akan meningkatkan kualitas hidup.</p>
<p>Ketika masyarakat memahami dan mengelola kesehatan mereka, secara tidak langsung apoteker berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.</p>
<p>Terakhir, pengabdian kepada masyarakat akan menguatkan hubungan antara apoteker dan masyarakat.</p>
<p>Saat hubungan keduanya kuat, keberadaan apoteker akan semakin dirasakan oleh masyarakat dan apoteker akan semakin luas memberikan manfaat untuk masyarakat.</p>
<p>Apoteker tidak hanya berkontribusi pada pelayanan kesehatan, tetapi juga membangun kepercayaan dan hubungan positif dengan masyarakat.</p>
<p>Oleh karena itu, pengabdian kepada masyarakat oleh apoteker perlu dilakukan demi menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/apoteker-dan-pengabdian-kepada-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
