<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>N2O &#8211; IAI NEWS</title>
	<atom:link href="https://iainews.net/tag/n2o/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://iainews.net</link>
	<description>Portal Berita Ikatan Apoteker Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Mar 2026 01:26:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.6</generator>

<image>
	<url>https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/03/cropped-Untitled-1-32x32.jpg</url>
	<title>N2O &#8211; IAI NEWS</title>
	<link>https://iainews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Whip Pink dan Nitrous Oxide, Euforia Singkat Berisiko Hipoksia hingga Neuropati</title>
		<link>https://iainews.net/whip-pink-dan-nitrous-oxide-euforia-singkat-berisiko-hipoksia-hingga-neuropati/</link>
					<comments>https://iainews.net/whip-pink-dan-nitrous-oxide-euforia-singkat-berisiko-hipoksia-hingga-neuropati/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[apt Tresnawati Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2026 01:26:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sajian Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Aulia Yahya]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan medis]]></category>
		<category><![CDATA[daring]]></category>
		<category><![CDATA[kesemutan]]></category>
		<category><![CDATA[N2O]]></category>
		<category><![CDATA[neuropati]]></category>
		<category><![CDATA[nitrous oxide]]></category>
		<category><![CDATA[whip pink]]></category>
		<category><![CDATA[zat berbahaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iainews.net/?p=11994</guid>

					<description><![CDATA[KASUS kematian seorang selebgram pada akhir Januari lalu menyorot perhatian  sebagian orang pada peredaran tabung...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KASUS kematian seorang selebgram pada akhir Januari lalu menyorot perhatian  sebagian orang pada peredaran tabung Whip Pink berisi gas nitrous oxide (N2O) yang dijual bebas.</p>
<p>Gas tak berwarna, berbau manis itu memang legal untuk anestesi medis, pendorong krim kocok, dan keperluan otomotif, tetapi penggunaan di luar prosedur medis menimbulkan bahaya serius.</p>
<p>Ahli kesehatan masyarakat Universitas Griffith, Australia, Dicky Budiman, menjelaskan bahwa menghirup N2O secara sembarangan dapat memicu hipoksia—kekurangan oksigen—serta mengganggu penyerapan vitamin B12.</p>
<p><img data-dominant-color="b97f81" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #b97f81;" fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-11995 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2026/03/tabung-whip-pink-apa-itu-dan-hubungannya-dengan-kematian-lula-lahfah-Aulia-Yahya.jpg" alt="" width="720" height="552" /></p>
<p>Akibatnya akan muncul neuropati, dengan gejala mati rasa pada tangan/kaki, lemah otot, kesulitan berjalan, bahkan kelumpuhan permanen jika berulang.</p>
<p>Risiko akan makin meningkat bila digabung dengan alkohol, karena efek penenang dan euforianya mengundang pemakaian berulang, terutama di kalangan anak muda.</p>
<p>Skala Masalah dan Respon</p>
<p>Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional), Irjen. Pol. Suyudi Ario Seto mencatat tren peningkatan penyalahgunaan N2O karena mudah didapat melalui daring.</p>
<p>Data BNN 2023–2025 menunjukkan prevalensi penyalahgunaan obat termasuk penenang naik ke 2,11% pada 2025 atau sekitar 4,15 juta penduduk usia produktif.</p>
<p>Menyusul kasus Whip Pink, kepolisian dan kementerian terkait menyiapkan regulasi pengawasan peredaran tabung gas tersebut.</p>
<p>Tekanan Hidup Bukan Pembenar</p>
<p>Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) melaporkan 15,5 juta remaja Indonesia mengalami gangguan mental pada awal 2025.  2,5 juta diantaranya termasuk kategori serius.</p>
<p>Tekanan ekonomi, pendidikan, dan ketenagakerjaan sering disebut pemicu.</p>
<p>Namun psikiater mengingatkan, penggunaan inhalan bukan solusi, karena efeknya singkat sementara kerusakan saraf dan hipoksia bersifat akumulatif.</p>
<p>Edukasi, konseling sekolah, serta akses layanan kesehatan jiwa lebih aman untuk mengatasi kecemasan dan depresi.</p>
<p>Catatan Kritis</p>
<p>N2O boleh digunakan jika sesuai indikasi medis dengan pengawasan profesional.</p>
<p>Untuk masyarakat, hindari membeli tabung Whip Pink atau produk serupa untuk inhalasi rekreasi.</p>
<p>Orang tua dan pendidik perlu memantau penjualan daring serta gejala penyalahgunaan—pusing mendadak, ataksia, atau kesemutan kronis—dan segera mencari bantuan medis.</p>
<p>Regulasi yang jelas dan penegakan konsisten menjadi kunci membatasi akses, sementara pendekatan kesehatan masyarakat menutup celah kebutuhan psikologis yang mendorong pelarian ke zat berbahaya.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/whip-pink-dan-nitrous-oxide-euforia-singkat-berisiko-hipoksia-hingga-neuropati/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
