<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kutai Kartanegara &#8211; IAI NEWS</title>
	<atom:link href="https://iainews.net/tag/kutai-kartanegara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://iainews.net</link>
	<description>Portal Berita Ikatan Apoteker Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Jul 2025 07:55:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.6</generator>

<image>
	<url>https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/03/cropped-Untitled-1-32x32.jpg</url>
	<title>Kutai Kartanegara &#8211; IAI NEWS</title>
	<link>https://iainews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Berkunjung ke Situs Kutai Lama, Ditutup dengan Makan Siang di Negeri Jahitan Layar</title>
		<link>https://iainews.net/berkunjung-ke-situs-kutai-lama-ditutup-dengan-makan-siang-di-negeri-jahitan-layar/</link>
					<comments>https://iainews.net/berkunjung-ke-situs-kutai-lama-ditutup-dengan-makan-siang-di-negeri-jahitan-layar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[apt Tresnawati Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2025 07:55:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sajian Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Eka Siswanto Syamsul]]></category>
		<category><![CDATA[Habib Tunggang Parangan]]></category>
		<category><![CDATA[Jahitan Layar]]></category>
		<category><![CDATA[Jembayan]]></category>
		<category><![CDATA[Kutai Kartanegara]]></category>
		<category><![CDATA[Kutai Lama]]></category>
		<category><![CDATA[Sultan Aji Dilanggar]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggarong]]></category>
		<category><![CDATA[ziarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iainews.net/?p=6312</guid>

					<description><![CDATA[KUTAI KARTANEGARA, IAINews &#8211; Saya dan keluarga berkesempatan berkunjung ke Situs Kutai Lama yang terletak...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KUTAI KARTANEGARA, IAINews &#8211; Saya dan keluarga berkesempatan berkunjung ke Situs Kutai Lama yang terletak di Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.</p>
<p>Lokasinya berada di jalur menuju muara Sungai Mahakam jika dilihat dari Samarinda atau Tenggarong, ibu kota Kabupaten Kutai Kartanegara saat ini.</p>
<p>Desa Kutai Lama merupakan salah satu dari delapan desa di Kecamatan Anggana, dengan situs bersejarahnya yang terletak di Jalan Putra Mahkota, tak jauh dari dermaga setempat.</p>
<p>Daerah ini dikenal sebagai tempat awal berdirinya Kerajaan Kutai Kartanegara, yang kini berpusat di Tenggarong.</p>
<p><img data-dominant-color="69675c" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #69675c;" decoding="async" class="size-medium wp-image-6313 aligncenter not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/07/Kutai-Lama-1-250x190.avif" alt="" width="250" height="190" /></p>
<p>Di Desa Kutai Lama, terdapat tiga situs yang kerap dikunjungi masyarakat, dua di antaranya berada di Jalan Putra Mahkota menuju dermaga, sedangkan satu lagi terletak di sisi kanan Jalan Batara Agung Dewa Sakti, dekat pintu masuk Jalan Putra Mahkota.</p>
<p>Adapun beberapa situs tersebut yakni makam Aji Mahkota, makam Habib Hasyim bin Yahya (Habib Tunggang Parangan), serta makam Sultan Aji Dilanggar.</p>
<p>Beberapa situs ini sering dijadikan tempat ziarah. Saya sendiri dan keluarga telah mengunjungi lokasi ini dua kali, pertama pada awal Desember 2022 dan kedua di pertengahan tahun 2024.</p>
<p>Kedatangan kami ke Kutai Lama adalah untuk berziarah sekaligus mempelajari sejarah Kerajaan Kutai Kartanegara yang telah berusia sekitar tujuh abad.</p>
<p><img data-dominant-color="c2b4aa" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #c2b4aa;" decoding="async" class="size-medium wp-image-6314 aligncenter not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/07/Kutai-Lama-2-250x190.avif" alt="" width="250" height="190" /></p>
<p>Berdasarkan pengamatan langsung dan berbagai sumber tertulis, Situs Kutai Lama menyimpan potensi arkeologis yang penting untuk dikembangkan.</p>
<p>Signifikansi situs ini terletak pada perannya sebagai pusat pemerintahan Kerajaan Kutai Kartanegara sebelum berpindah ke Jembayan dan kemudian Tenggarong.</p>
<p>Sebagai bekas pusat kekuasaan, Kutai Lama tentu menyimpan berbagai peninggalan peradaban yang mendukung keberlangsungan kerajaan pada masanya.</p>
<p>Selain peran Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, khususnya Dinas Pariwisata dan Budaya, masyarakat setempat juga turut serta dalam melestarikan Situs Kutai Lama.</p>
<p><img data-dominant-color="baadae" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #baadae;" decoding="async" class="size-medium wp-image-6315 aligncenter not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/07/Kutai-Lama-3-250x190.avif" alt="" width="250" height="190" /></p>
<p>Di sisi lain, keberadaan situs ini juga memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar melalui berbagai aktivitas yang dilakukan di kawasan tersebut. Hubungan simbiosis antara situs dan masyarakat inilah yang menjadi fokus pembahasan.</p>
<p>Ke depan, Situs Kutai Lama memiliki potensi pengembangan dalam dua aspek. Pertama, penelitian lebih lanjut untuk mengungkap situs-situs terpendam yang belum tereksplorasi. Kedua, pengembangan wisata budaya dan religi yang dapat menjadi media edukasi mengenai sejarah awal Kerajaan Kutai Kartanegara di wilayah ini.</p>
<p>Destinasi selanjutnya Negeri Jahitan Layar, salah satu destinasi wisata unggulan di sekitar situs Kutai Lama di kabupaten Kutai Kartanegara, menawarkan pengalaman bersantap yang istimewa di café modernnya.</p>
<p><img data-dominant-color="717476" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #717476;" loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-6317 aligncenter not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/07/Kutai-Lama-4-250x190.avif" alt="" width="250" height="190" /></p>
<p>Terletak di tengah pemandangan alam memukau, pengunjung dapat menikmati hidangan lezat sambil memandangi hamparan pegunungan dan aliran Sungai Mahakam yang menenangkan.</p>
<p>Selain terkenal dengan vila-vila klasiknya yang mewah, Negeri Jahitan Layar juga menghadirkan suasana santai di café yang dikelilingi oleh keindahan alam.</p>
<p>Wisatawan yang berkunjung tidak hanya disuguhi kuliner berkualitas, tetapi juga panorama alam yang masih asri, menciptakan momen makan siang yang tak terlupakan.</p>
<p><img data-dominant-color="7c7c79" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #7c7c79;" loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-6318 aligncenter not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/07/Kutai-Lama-5-250x190.avif" alt="" width="250" height="190" /></p>
<p>&#8220;Berada di sini serasa menyatu dengan alam. Suasananya sangat nyaman, cocok untuk bersantai sambil menikmati hidangan lezat,&#8221; kata Aaf, salah satu pengunjung.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/berkunjung-ke-situs-kutai-lama-ditutup-dengan-makan-siang-di-negeri-jahitan-layar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa KKN Kelompok 5 STIKSAM Gelar Pelatihan Pembuatan Jahe Instan di Desa Handil Terusan, Disambut Antusias</title>
		<link>https://iainews.net/mahasiswa-kkn-kelompok-5-stiksam-gelar-pelatihan-pembuatan-jahe-instan-di-desa-handil-terusan-disambut-antusias/</link>
					<comments>https://iainews.net/mahasiswa-kkn-kelompok-5-stiksam-gelar-pelatihan-pembuatan-jahe-instan-di-desa-handil-terusan-disambut-antusias/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Humas IAI]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Sep 2024 23:48:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Riset dan Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sajian Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Handil Terusan]]></category>
		<category><![CDATA[jahe instan]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Timur]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Tematik]]></category>
		<category><![CDATA[Kutai Kartanegara]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa KKN STIKSAM]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat jahe instan]]></category>
		<category><![CDATA[minuman kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan pembuatan jahe instan]]></category>
		<category><![CDATA[peluang usaha kecil]]></category>
		<category><![CDATA[pengabdian masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan jahe]]></category>
		<category><![CDATA[produk kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[sektor pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[serbuk jahe instan]]></category>
		<category><![CDATA[STIKES Samarinda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://berita.iai.id/?p=3274</guid>

					<description><![CDATA[Kutai Kartanegara, IAI News. Mahasiswa KKN Tematik dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda (STIKSAM) mengadakan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kutai Kartanegara, IAI News.</strong> Mahasiswa KKN Tematik dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda (STIKSAM) mengadakan pelatihan pembuatan jahe instan di Desa Handil Terusan, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Sabtu, 7 September 2024.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Handil Terusan ini mendapat sambutan hangat dari warga, termasuk perangkat desa, guru, serta siswa-siswi yang antusias berpartisipasi.</p>
<p>Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Mahasiswa KKN-T STIKSAM, yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan keterampilan kepada masyarakat.</p>
<p>Hadir dalam acara tersebut beberapa tokoh penting, antara lain Nurhikmah, S.Pd., dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa, Madan, S.Sos. Mereka turut memberikan dukungan penuh terhadap pelatihan ini.</p>
<p><strong>Pemaparan Manfaat Jahe dan Cara Pembuatan Serbuk Jahe Instan</strong></p>
<p>Pemateri utama dalam pelatihan ini adalah Dr. apt. Eka Siswanto Syamsul, M.Sc., yang merupakan dosen pembimbing KKN. Dalam pemaparannya, Eka menjelaskan tentang definisi dan manfaat sediaan instan, khususnya jahe.</p>
<p>&#8220;Jahe umumnya digunakan sebagai bumbu dapur dan rempah-rempah. Di sektor industri, jahe merupakan komoditas pertanian yang bernilai tinggi, salah satunya untuk pembuatan serbuk jahe instan,&#8221; ujar Eka.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3276" src="https://berita.iai.id/wp-content/uploads/2024/09/Screenshot_20240917_064601.jpg" alt="" width="1003" height="741" srcset="https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/09/Screenshot_20240917_064601.jpg 1003w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/09/Screenshot_20240917_064601-100x75.jpg 100w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/09/Screenshot_20240917_064601-768x567.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1003px) 100vw, 1003px" /></p>
<p>Lebih lanjut, Eka menekankan bahwa jahe instan merupakan produk pangan berbentuk serbuk yang terbuat dari ekstrak jahe, gula, dan beberapa rempah lainnya.</p>
<p>&#8220;Minuman instan jahe ini diharapkan dapat memberikan manfaat kesehatan yang praktis dan efisien bagi masyarakat,&#8221; tambahnya.</p>
<p><strong>Pelatihan Pembuatan Jahe Instan untuk Kesehatan</strong></p>
<p>Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 peserta, termasuk siswa-siswi Madrasah Aliyah Darul Ihsan, para guru, serta sejumlah perangkat desa.</p>
<p>Selain Dr. apt. Eka Siswanto Syamsul, mahasiswa KKN-T STIKSAM yang terdiri dari enam orang juga turut serta sebagai pendamping pelatihan.</p>
<p>Sebelum pelatihan dimulai, para peserta diberikan materi tentang khasiat jahe sebagai tanaman herbal yang memiliki berbagai manfaat kesehatan.</p>
<p>Setelah sesi materi, pelatihan pembuatan serbuk jahe instan pun dimulai, dengan panduan langkah demi langkah dari para narasumber.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3277" src="https://berita.iai.id/wp-content/uploads/2024/09/Screenshot_20240917_064543_com.google.android.apps_.docs_.editors.docs_edit_15280206262251.jpg" alt="" width="963" height="740" srcset="https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/09/Screenshot_20240917_064543_com.google.android.apps_.docs_.editors.docs_edit_15280206262251.jpg 963w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/09/Screenshot_20240917_064543_com.google.android.apps_.docs_.editors.docs_edit_15280206262251-768x590.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 963px) 100vw, 963px" /></p>
<p><strong>Tujuan Pelatihan dan Harapan untuk Masyarakat</strong></p>
<p>Ilham, Ketua Kelompok 5 KKN-T STIKSAM, menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Handil Terusan, khususnya dalam mengolah jahe menjadi produk minuman kesehatan.</p>
<p>&#8220;Kami berharap, kegiatan ini dapat memberikan solusi atas permasalahan yang ada di masyarakat, sekaligus membuka peluang usaha kecil menengah di bidang pengolahan jahe,&#8221; ujar Ilham.</p>
<p>Selain manfaat kesehatan, produk serbuk jahe instan juga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi, sehingga masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan keterampilan ini untuk menciptakan produk bernilai jual dan berpotensi meningkatkan pendapatan.</p>
<p>Kegiatan ini berjalan sukses dan mendapat apresiasi dari para peserta yang berharap pelatihan serupa dapat terus diadakan guna meningkatkan keterampilan dan wawasan masyarakat</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/mahasiswa-kkn-kelompok-5-stiksam-gelar-pelatihan-pembuatan-jahe-instan-di-desa-handil-terusan-disambut-antusias/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
