<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kesiapsiagaan bencana &#8211; IAI NEWS</title>
	<atom:link href="https://iainews.net/tag/kesiapsiagaan-bencana/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://iainews.net</link>
	<description>Portal Berita Ikatan Apoteker Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Sep 2025 11:40:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://iainews.net/wp-content/uploads/2026/10/cropped-file_00000000bbb482079b31d77461868d89-32x32.avif</url>
	<title>kesiapsiagaan bencana &#8211; IAI NEWS</title>
	<link>https://iainews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>TBO Farmasi UMY Perkuat Anggota Lewat Pelatihan Manajemen Komando: Mengubah Niat Baik Jadi Aksi Cerdas</title>
		<link>https://iainews.net/tbo-farmasi-umy-perkuat-anggota-lewat-pelatihan-manajemen-komando-mengubah-niat-baik-jadi-aksi-cerdas/</link>
					<comments>https://iainews.net/tbo-farmasi-umy-perkuat-anggota-lewat-pelatihan-manajemen-komando-mengubah-niat-baik-jadi-aksi-cerdas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Humas IAI]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2025 11:40:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan dan Pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Farmasi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Incident Command System]]></category>
		<category><![CDATA[kesiapsiagaan bencana]]></category>
		<category><![CDATA[logistik obat]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa farmasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan Manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[pengabdian masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[relawan bencana]]></category>
		<category><![CDATA[TBO Farmasi UMY]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Muhammadiyah Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iainews.net/?p=7665</guid>

					<description><![CDATA[Yogyakarta, IAINews – Tim Bantuan Obat (TBO) Farmasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), unit kegiatan mahasiswa yang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Yogyakarta, IAINews</strong> – Tim Bantuan Obat (TBO) Farmasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), unit kegiatan mahasiswa yang dikenal sigap menjadi relawan saat terjadi bencana, baru-baru ini menggelar pelatihan lanjutan untuk memperkuat wawasan dan kesiapan anggotanya.</p>
<p>Acara yang diselenggarakan pada Sabtu, 6 September 2025 ini menghadirkan sejumlah narasumber, salah satunya <strong>Romo Sukir Satrija Djati</strong>, Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat PP IAI.</p>
<p>Dalam materinya, Romo Sukir menekankan pentingnya manajemen anggota dan sistem komando. Menurutnya, di tengah kekacauan bencana, niat baik saja tidak cukup. <em>“Tanpa manajemen yang baik, niat baik justru bisa menjadi bagian dari masalah,”</em> tegasnya.</p>
<p>Ia kemudian memperkenalkan konsep dasar <strong>Incident Command System (ICS)</strong>, sistem komando standar internasional yang menjadi tulang punggung keberhasilan setiap respons bencana.</p>
<figure id="attachment_7667" aria-describedby="caption-attachment-7667" style="width: 1920px" class="wp-caption aligncenter"><img data-dominant-color="828884" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #828884;" fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-7667 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250908-WA0026-scaled.avif" alt="" width="1920" height="2560" srcset="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250908-WA0026-scaled.avif 1920w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250908-WA0026-768x1024.avif 768w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250908-WA0026-1152x1536.avif 1152w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250908-WA0026-1536x2048.avif 1536w" sizes="(max-width: 1920px) 100vw, 1920px" /><figcaption id="caption-attachment-7667" class="wp-caption-text">Romo Sukir sedang menyampaikan Materi</figcaption></figure>
<h3>Tiga Pilar Utama Materi</h3>
<ol>
<li><strong>Peran Strategis Farmasi di Lapangan</strong><br />
Romo Sukir menjelaskan bahwa manajemen anggota bertujuan untuk menempatkan <em>“orang yang tepat, di tempat yang tepat, pada waktu yang tepat.”</em> Relawan TBO dibekali pemahaman tentang hak dan kewajiban mereka, serta disadarkan akan peran vitalnya sebagai manajer logistik obat, penjamin mutu obat dan alkes, sekaligus sumber informasi terpercaya bagi tim medis maupun korban.</li>
<li><strong>Memahami Sistem Komando (ICS)</strong><br />
TBO Farmasi UMY diperkenalkan pada posisi mereka dalam sistem komando. Menurut Romo Sukir, unit farmasi biasanya berada di bawah seksi Logistik yang berfungsi sebagai jantung tim. Ia menekankan bahwa dalam sistem ini, kepemimpinan tidak ditentukan oleh senioritas, melainkan oleh peran yang diemban.</li>
<li><strong>Pentingnya Komunikasi dan Kedisiplinan</strong><br />
Dalam kondisi darurat, setiap detik sangat berharga. Karena itu, relawan TBO Farmasi UMY dilatih untuk berkomunikasi efektif, melaporkan kondisi dengan jujur, serta tidak melakukan tindakan di luar komando (<em>freelancing</em>). Hal ini penting untuk menghindari miskomunikasi dan kesalahan fatal di lapangan.</li>
</ol>
<p>Sebagai penutup, Romo Sukir memberikan pesan kuat yang menjadi pengingat bagi seluruh peserta. <em>“Dalam setiap bencana, selalu ada dua bencana: yang pertama adalah bencana alamnya, yang kedua adalah kekacauan manajemennya. Jangan sampai kita menjadi penyebab yang kedua.”</em></p>
<p>Pesan ini menegaskan kembali komitmen mahasiswa TBO UMY untuk mengutamakan profesionalisme, kedisiplinan, dan kerja terorganisasi dalam setiap misi kemanusiaan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/tbo-farmasi-umy-perkuat-anggota-lewat-pelatihan-manajemen-komando-mengubah-niat-baik-jadi-aksi-cerdas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peran Apoteker dalam Pengurangan Risiko Bencana: Sosialisasi ATB PD IAI Sulsel di SMP dan SMA Wahdah Islamiyah Gowa</title>
		<link>https://iainews.net/peran-apoteker-dalam-pengurangan-risiko-bencana-sosialisasi-atb-pd-iai-sulsel-di-smp-dan-sma-wahdah-islamiyah-gowa/</link>
					<comments>https://iainews.net/peran-apoteker-dalam-pengurangan-risiko-bencana-sosialisasi-atb-pd-iai-sulsel-di-smp-dan-sma-wahdah-islamiyah-gowa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Humas IAI]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Dec 2024 22:11:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita PD]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Sajian Utama]]></category>
		<category><![CDATA[apoteker tanggap bencana]]></category>
		<category><![CDATA[ATB PD IAI SULSEL]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[kesiapsiagaan bencana]]></category>
		<category><![CDATA[pengurangan risiko bencana]]></category>
		<category><![CDATA[peran apoteker]]></category>
		<category><![CDATA[pertolongan pertama]]></category>
		<category><![CDATA[PRB kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[sosialisasi apoteker]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://berita.iai.id/?p=4752</guid>

					<description><![CDATA[Sulsel, IAINews &#8211; ATB IAI Sulawesi Selatan (SULSEL) merupakan salah satu himpunan di bawah naungan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sulsel, IAINews &#8211;</strong> ATB IAI Sulawesi Selatan (SULSEL) merupakan salah satu himpunan di bawah naungan Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI) Sulsel yang aktif melakukan sosialisasi mengenai kebencanaan. Materi yang dibawakan berfokus pada isu krusial dalam kehidupan sehari-hari, terutama terkait pengurangan risiko bencana (PRB).</p>
<p>Salah satu anggota ATB PD IAI Sulsel, apt. Hasrul Lukman, S.Farm., baru-baru ini memberikan sosialisasi kepada siswa SMP dan SMA Yayasan Pesantren Tahfizhul Quran Iman As-Syatibi Wahdah Islamiyah Gowa pada 14 Desember 2024.</p>
<p>Pada kegiatan ini, apt. Hasrul menyampaikan materi tentang peran apoteker tanggap bencana dalam upaya penanggulangan risiko bencana. Tujuannya adalah meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui edukasi dan respons kesehatan yang lebih baik.</p>
<h3>Peran Apoteker dalam Pengurangan Risiko Bencana</h3>
<p>Materi yang disampaikan mencakup pengertian PRB, yang merupakan upaya sistematis untuk mengurangi dampak bencana. Salah satu tenaga kesehatan yang berperan penting dalam PRB adalah apoteker. Dengan kompetensi farmasi yang dimiliki, apoteker dapat berkontribusi melalui penyediaan obat-obatan darurat, layanan kesehatan, dan edukasi kepada masyarakat.</p>
<p>Apt. Hasrul menjelaskan bahwa kesiapsiagaan bencana meliputi upaya sebelum bencana terjadi untuk mengurangi dampaknya. Beberapa peran penting apoteker di antaranya adalah:</p>
<ol>
<li>Penyediaan stok obat-obatan darurat.</li>
<li>Edukasi masyarakat mengenai obat-obatan dan kesehatan.</li>
<li>Distribusi obat yang aman selama bencana.</li>
</ol>
<p>Saat bencana terjadi, apoteker juga berperan dalam:</p>
<ul>
<li>Penanganan dan distribusi obat secara cepat.</li>
<li>Koordinasi dengan tim medis lainnya.</li>
<li>Penyuluhan penggunaan obat yang aman dalam kondisi darurat.</li>
<li>Pengelolaan stok obat yang terbatas.</li>
</ul>
<p>Pasca-bencana, apoteker berperan dalam mitigasi dan pengurangan risiko kesehatan melalui edukasi penyimpanan obat yang benar, informasi penyakit yang rentan diderita, serta penggunaan obat OTC yang aman selama situasi darurat.</p>
<h3>Materi Pertolongan Pertama</h3>
<p>Selain materi tanggap bencana, apt. Hasrul juga membawakan materi dasar-dasar pertolongan pertama. Ia menjelaskan pentingnya pertolongan pertama sebagai tindakan medis awal untuk mencegah situasi menjadi lebih buruk hingga bantuan profesional tiba.</p>
<p>Tujuan pertolongan pertama meliputi:</p>
<ul>
<li>Menyelamatkan nyawa.</li>
<li>Mencegah kondisi menjadi lebih parah.</li>
<li>Mempercepat proses penyembuhan.</li>
<li>Mengurangi rasa nyeri.</li>
</ul>
<p>Materi ini mencakup langkah-langkah awal pertolongan pertama pada kecelakaan, seperti:</p>
<ol>
<li>Memastikan keamanan di lokasi kejadian.</li>
<li>Memanggil ambulans atau pertolongan medis.</li>
<li>Memberikan ruang untuk korban bernapas lega.</li>
<li>Melakukan upaya pertolongan sesuai kondisi korban.</li>
<li>Menerapkan empat prinsip intervensi (hubungi 119, amankan diri, amankan lingkungan, dan amankan korban).</li>
</ol>
<p>Empat kasus yang membutuhkan penanganan segera adalah serangan jantung, pendarahan, kejang, dan tersedak.</p>
<h3>Sesi Diskusi yang Interaktif</h3>
<p>Setelah penyampaian materi, apt. Hasrul mengadakan sesi diskusi.</p>
<p>Para siswa sangat antusias bertanya tentang kebencanaan dan pertolongan pertama. Sebelum menutup acara, apt. Hasrul menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak pesantren atas kesempatan yang diberikan, serta kepada ATB PD IAI Sulsel atas dukungan dan koordinasi kegiatan sosialisasi ini.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/peran-apoteker-dalam-pengurangan-risiko-bencana-sosialisasi-atb-pd-iai-sulsel-di-smp-dan-sma-wahdah-islamiyah-gowa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ATB PD IAI SULSEL Gelar Sosialisasi Mitigasi Bencana untuk Siswa SMP Muhammadiyah Rappang</title>
		<link>https://iainews.net/atb-pd-iai-sulsel-gelar-sosialisasi-mitigasi-bencana-untuk-siswa-smp-muhammadiyah-rappang/</link>
					<comments>https://iainews.net/atb-pd-iai-sulsel-gelar-sosialisasi-mitigasi-bencana-untuk-siswa-smp-muhammadiyah-rappang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Humas IAI]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Nov 2024 12:50:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita PD]]></category>
		<category><![CDATA[Sajian Utama]]></category>
		<category><![CDATA[ATB PD IAI SULSEL]]></category>
		<category><![CDATA[bencana alam]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Sidrap]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi kebencanaan]]></category>
		<category><![CDATA[kesiapsiagaan bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat Peduli Bencana Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mitigasi bencana]]></category>
		<category><![CDATA[program Satuan Pendidikan Aman Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[SMP Muhammadiyah Rappang]]></category>
		<category><![CDATA[sosialiasi mitigasi bencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://berita.iai.id/?p=4204</guid>

					<description><![CDATA[Sulsel, IAINews &#8211; Pada hari Senin, 14 Oktober 2024, ATB PD IAI SULSEL mengadakan kegiatan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sulsel, IAINews &#8211;</strong> Pada hari Senin, 14 Oktober 2024, ATB PD IAI SULSEL mengadakan kegiatan sosialisasi mitigasi bencana di SMP Muhammadiyah Rappang.</p>
<p>Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana di kalangan siswa. Perwakilan dari ATB PD IAI SULSEL, yang juga merupakan PC IAI Kabupaten Sidrap, membawakan materi terkait mitigasi bencana.</p>
<p>Selain itu, Ardi Anugrah Said, SKM, yang merupakan anggota BPBD Kabupaten Sidrap dan Relawan MPBI (Masyarakat Peduli Bencana Indonesia), turut memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengurangi risiko bencana.</p>
<p><strong>Pentingnya Sosialisasi Mitigasi Bencana Pada Siswa Sejak Dini</strong></p>
<p>Pengetahuan tentang kesiapsiagaan bencana sangat penting bagi semua orang, terutama untuk mempersiapkan diri menghadapi bencana yang mungkin terjadi. Dengan adanya pengetahuan ini, masyarakat dapat mengurangi dampak yang timbul akibat bencana.</p>
<p>Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 33 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), yang mengharuskan setiap sekolah untuk menerapkan standar sarana dan prasarana yang dapat melindungi warga dan lingkungan sekitar dari ancaman bencana.</p>
<p><strong>Materi Mitigasi Bencana: Pengertian, Jenis, Strategi, dan Contoh</strong></p>
<p>Acara ini dimulai dengan penjelasan dari pemateri mengenai pengertian mitigasi bencana. “Mitigasi bencana adalah upaya yang dilakukan untuk mengurangi risiko dan dampak bencana terhadap masyarakat di daerah rawan bencana, baik itu bencana alam, ulah manusia, maupun kombinasi keduanya,” ungkap Ardi Anugrah Said.</p>
<p>Lebih lanjut, ia menjelaskan, “Bencana alam dapat menyebabkan kerugian besar, mulai dari hilangnya nyawa, luka-luka, harta benda, hingga trauma berkepanjangan. Trauma ini sering kali sulit dipulihkan, apalagi jika menyangkut kehilangan orang yang terkasih.”</p>
<p>Ardi juga menambahkan, “Kesiapsiagaan terhadap bencana melibatkan serangkaian tindakan dan persiapan yang dilakukan oleh individu, kelompok, atau masyarakat untuk mengantisipasi ancaman bencana, dengan cara yang terorganisir dan efektif.”</p>
<figure id="attachment_4206" aria-describedby="caption-attachment-4206" style="width: 1280px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-4206" src="https://berita.iai.id/wp-content/uploads/2024/11/image3-9.jpg" alt="" width="1280" height="720" srcset="https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/11/image3-9.jpg 1280w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/11/image3-9-400x225.jpg 400w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/11/image3-9-768x432.jpg 768w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/11/image3-9-250x140.jpg 250w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-4206" class="wp-caption-text">Proses Diskusi Interaktif siswa setelah mendengarkan materi mitigasi bencana</figcaption></figure>
<p>Menurutnya, ada empat hal penting yang harus diperhatikan dalam mitigasi bencana, yaitu:</p>
<ol>
<li>Penyediaan informasi dan peta kawasan rawan bencana untuk tiap kategori bencana.</li>
<li>Melakukan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam menghadapi bencana.</li>
<li>Mengetahui cara penyelamatan diri jika bencana terjadi sewaktu-waktu.</li>
<li>Pengaturan dan penataan kawasan rawan bencana untuk mengurangi potensi ancaman.</li>
</ol>
<figure id="attachment_4207" aria-describedby="caption-attachment-4207" style="width: 1280px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-4207" src="https://berita.iai.id/wp-content/uploads/2024/11/image2-11.jpg" alt="" width="1280" height="960" srcset="https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/11/image2-11.jpg 1280w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/11/image2-11-100x75.jpg 100w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/11/image2-11-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-4207" class="wp-caption-text">Foto Bersama ATB PD SULSEL sebagai pemateri Bersama siswa SMP Muhammadiyah Rappang</figcaption></figure>
<p>“Peningkatan pengetahuan melalui sosialisasi sangat penting dalam upaya sadar bencana. Kegiatan ini selaras dengan tujuan BNPB untuk mengurangi dampak bencana. Edukasi kebencanaan memiliki manfaat besar, yaitu mengurangi risiko dan membantu masyarakat lebih siap menghadapi bencana,” tutupnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/atb-pd-iai-sulsel-gelar-sosialisasi-mitigasi-bencana-untuk-siswa-smp-muhammadiyah-rappang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
