<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>GP Farmasi &#8211; IAI NEWS</title>
	<atom:link href="https://iainews.net/tag/gp-farmasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://iainews.net</link>
	<description>Portal Berita Ikatan Apoteker Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 22 Nov 2025 15:08:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.8</generator>

<image>
	<url>https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/03/cropped-Untitled-1-32x32.jpg</url>
	<title>GP Farmasi &#8211; IAI NEWS</title>
	<link>https://iainews.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PD IAI Aceh Gelar Puncak Peringatan World Pharmacist Day 2025 di Sabang</title>
		<link>https://iainews.net/pd-iai-aceh-gelar-puncak-peringatan-world-pharmacist-day-2025-di-sabang/</link>
					<comments>https://iainews.net/pd-iai-aceh-gelar-puncak-peringatan-world-pharmacist-day-2025-di-sabang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[apt Tresnawati Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2025 15:08:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita PD]]></category>
		<category><![CDATA[apoteker]]></category>
		<category><![CDATA[Apoteker Bertamu]]></category>
		<category><![CDATA[Dagusibu]]></category>
		<category><![CDATA[GP Farmasi]]></category>
		<category><![CDATA[live streaming]]></category>
		<category><![CDATA[Meutia Faradilla]]></category>
		<category><![CDATA[PD IAI Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[world pharmacist day]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://iainews.net/?p=9945</guid>

					<description><![CDATA[SABANG, IAINews &#8211;  PD IAI Aceh menggelar rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat dalam rangka peringatan World Pharmacist...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SABANG, IAINews &#8211;  PD IAI Aceh menggelar rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat dalam rangka peringatan <em>World Pharmacist Day</em> 2025.</p>
<p>Tahun ini, kegiatan diselenggarakan serentak di seluruh Aceh, dengan Kota Sabang ditetapkan sebagai pusat peringatan tingkat provinsi.</p>
<p>Acara ini dilaporkan secara langsung dari setiap kabupaten di Provinsi Aceh. Melalui media <em>live streaming</em> dari masing-masing Pengurus Cabang, setiap lokasi dapat saling memantau jalannya acara secara <em>real-time</em> dan memastikan kelancaran serta koordinasi kegiatan di seluruh wilayah.</p>
<figure id="attachment_9946" aria-describedby="caption-attachment-9946" style="width: 250px" class="wp-caption aligncenter"><img data-dominant-color="7d645c" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #7d645c;" decoding="async" class="size-medium wp-image-9946 not-transparent" src="https://iainews.net/wp-content/uploads/2025/11/WPD-Aceh-1-250x190.avif" alt="" width="250" height="190" /><figcaption id="caption-attachment-9946" class="wp-caption-text">Perayaan World Pharmacist Day yang diselenggarakan oleh PD IAI Aceh.</figcaption></figure>
<p>Kegiatan dimulai dengan senam sehat dan Senam DAGUSIBU di SMA Negeri 2 Sabang, yang diikuti oleh siswa dan peserta <em>World Pharmacist Day</em> 2025.</p>
<p>Setelah itu, tim IAI Aceh yang terdiri dari Pengurus Daerah, Pengurus Cabang Sabang, dan Himpunan Seminat Farmasi Kesehatan Masyarakat memberikan edukasi bertema “Kenali TB Lebih Dekat: Cegah, Obati, dan Lawan Bersama!” serta edukasi DAGUSIBU Antibiotik.</p>
<p>Edukasi tentang Tuberkulosis disampaikan oleh Dr. apt. Meutia Faradilla, M.Si, sementara edukasi penggunaan antibiotik yang tepat dan DAGUSIBU diberikan oleh apt. Desi Ariyanti Ningsih, S.Si, M.H Dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Aceh.</p>
<p>Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia, apt. Noffendri, S.Si., Ketua Pengurus Daerah IAI Provinsi Aceh, apt. Tedy Kurniawan Bakri, M.Farm., dan Wakil Walikota Sabang, Drs. H. Suradji Junus.</p>
<p>Dalam sambutannya, baik Ketua Umum PP IAI, Ketua PD IAI Aceh, dan Wakil Walikota Sabang menyampaikan hal yang senada.</p>
<p>Mereka memberikan apresiasi atas dipilihnya Sabang sebagai pusat kegiatan dan menekankan pentingnya peran apoteker dalam pelayanan kesehatan sebagai garda terdepan dalam pengelolaan dan pelayanan kefarmasian di berbagai fasilitas kesehatan.</p>
<p>Tedy selaku Ketua PD IAI Provinsi Aceh juga menekankan perlunya dukungan yang kuat dari pemerintah untuk menambah jumlah apoteker di fasilitas kesehatan khususnya puskesmas dan rumah sakit.</p>
<p>Hal tersebut  karena saat ini jumlah apoteker di fasilitas kesehatan masih belum sesuai dengan beban kerja yang dilakukan sehingga harapannya layanan kepada masyarakat menjadi optimal.</p>
<p>Sebagai wujud pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat, IAI Aceh bersama tenaga medis lainnya di Sabang membuka layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis.</p>
<p>Pelayanan ini mencakup pemeriksaan kesehatan dasar, konsultasi penyakit, serta edukasi penggunaan obat yang tepat, dengan dukungan dokter spesialis anak, THT, dan penyakit dalam.</p>
<p>PD IAI Aceh juga menyelenggarakan lomba mewarnai di TK Pembina dalam rangka memberikan edukasi pada anak usia dini.</p>
<p>Melalui kegiatan kreatif ini, anak-anak diperkenalkan pada profesi apoteker dan pentingnya perilaku hidup sehat.</p>
<p>Antusiasme anak dan orang tua menunjukkan bahwa pendekatan edukasi kreatif mampu memberikan dampak positif sejak usia dini.</p>
<p>Rangkaian kegiatan ditutup dengan program “Apoteker Bertamu”, yaitu kunjungan ke rumah pasien di Desa Aneuk Laot, Payaseunara, Krueng Raya, dan Cot Ba’u.</p>
<p>Pada kunjungan ini, apoteker bersama PJ Program TB Puskesmas memberikan konseling mengenai kepatuhan pengobatan, cara menangani efek samping, serta dukungan psikososial bagi pasien dan keluarganya.</p>
<p>Kegiatan ini menegaskan komitmen apoteker dalam mendukung keberhasilan terapi TB di masyarakat.</p>
<p>Kegiatan peringatan <em>World Pharmacist Day</em> 2025 yang diselenggarakan oleh PD IAI Aceh yang berkolaborasi dengan berbagai pihak diantaranya Departemen Farmasi Universitas Syiah Kuala, Dinas Kesehatan Provinsi Aceh dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Balai Besar POM Provinsi Aceh, GP Farmasi Aceh, PT. Kimia Farma Apotek, PT. Lamlo dan pihak-pihak lainnya ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai penggunaan obat yang aman, tepat, dan bertanggung jawab.</p>
<p>Selain itu, kegiatan ini semakin meneguhkan eksistensi apoteker sebagai tenaga kesehatan yang dekat dengan masyarakat dan berperan aktif dalam upaya promotif serta preventif di bidang kesehatan.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/pd-iai-aceh-gelar-puncak-peringatan-world-pharmacist-day-2025-di-sabang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kualifikasi Pelanggan Menjadi Sorotan dalam Penerapan CDOB, GP Farmasi dan Hisfardis Dialog dengan BBPOM di Bandar Lampung</title>
		<link>https://iainews.net/kualifikasi-pelanggan-menjadi-sorotan-dalam-penerapan-cdob-gp-farmasi-dan-hisfardis-dialog-dengan-bbpom-di-bandar-lampung/</link>
					<comments>https://iainews.net/kualifikasi-pelanggan-menjadi-sorotan-dalam-penerapan-cdob-gp-farmasi-dan-hisfardis-dialog-dengan-bbpom-di-bandar-lampung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Humas IAI]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Oct 2024 05:58:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita PC]]></category>
		<category><![CDATA[Berita PD]]></category>
		<category><![CDATA[Sajian Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Apoteker Penanggung Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[audiensi]]></category>
		<category><![CDATA[Bandar Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[bbpom]]></category>
		<category><![CDATA[CDOB]]></category>
		<category><![CDATA[GP Farmasi]]></category>
		<category><![CDATA[hisfardis]]></category>
		<category><![CDATA[kualifikasi pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[peredaran obat]]></category>
		<category><![CDATA[talkshow]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://berita.iai.id/?p=4040</guid>

					<description><![CDATA[Bandar Lampung, IAINews &#8211; Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandar Lampung,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bandar Lampung, IAINews &#8211;</strong> Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandar Lampung, Ani Fatimah Isfarjanti, S.Si., Apt., M.H., beserta jajarannya, menerima audiensi dari Gabungan Perusahaan (GP) Farmasi dan Himpunan Seminat Farmasi Distribusi (Hisfardis) di Bukit Randu Resto pada hari Sabtu, 26 Oktober 2024.</p>
<p>Kegiatan ini dikemas dalam bentuk talkshow yang dihadiri oleh 67 peserta, terdiri dari Apoteker Penanggung Jawab (APJ) dan Kepala Cabang (Kacab) Pedagang Besar Farmasi (PBF) se-Provinsi Lampung.</p>
<p>Panitia pelaksana talkshow ini merupakan apoteker yang sebelumnya menjabat sebagai Penanggung Jawab PBF dan telah beralih ke sarana lainnya. Hal ini diharapkan dapat memfokuskan perhatian peserta APJ dan Kacab terhadap pembahasan materi dan diskusi.</p>
<p>Ketua GP Farmasi, Endeng Kusuma Wijaya, menyampaikan bahwa “talkshow ini bertujuan untuk menyelaraskan antara aturan CDOB yang berlaku dan penerapannya di lapangan mengenai kualifikasi pelanggan.”</p>
<p>“Belum adanya standar jumlah batas kewajaran pemesanan obat oleh sarana dalam hal kualifikasi pelanggan membuat PBF kebingungan dalam menerapkan aturan tersebut,” lanjut Endeng yang merupakan salah satu pemilik perusahaan PBF di Bandar Lampung.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4042" src="https://berita.iai.id/wp-content/uploads/2024/10/image2-25.jpg" alt="" width="1169" height="779" srcset="https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/10/image2-25.jpg 1169w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/10/image2-25-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1169px) 100vw, 1169px" /></p>
<p>Acara audiensi berlangsung khidmat dan dipandu oleh Master of Ceremony, apt. Fifi Nur Adji F., S.Farm., yang sebelumnya menjabat sebagai APJ PBF dan kini menjadi apoteker di sarana pelayanan kefarmasian.</p>
<p>Sesi talkshow semakin menarik dengan moderasi oleh apt. Dwi Ismayati, M.Clin.Pharm, yang memiliki latar belakang APJ PBF di Lampung tahun 2018 – 2020. Moderator berhasil menciptakan suasana interaktif dan informatif, sehingga peserta dapat dengan mudah menyerap informasi yang disampaikan.</p>
<p>Dalam pemaparan materi, Ani Fatimah Isfarjanti, S.Si., Apt., M.H., mengangkat isu tentang peredaran obat melalui jalur tidak resmi/ilegal, yang perlu direduksi dengan berbagai strategi dari hulu ke hilir. Salah satu langkah pencegahan adalah melalui perketatan kualifikasi pelanggan oleh PBF, dengan acuan pedoman CDOB.</p>
<p>Audiensi ini juga dihadiri oleh 8 perwakilan BBPOM di Bandar Lampung, antara lain Drs. Masruroh, Apt., Drs. Zamroni, Apt., Firdaus Umar, S.Si., Apt., Ummi Rukoyah, M.Si., Apt., Dony Kusuma Wardhana, S.Farm., M.Si., Novia Hestiningrum, S.Farm., Apt., M.BA., dr. Rahmaniah, M.Biomed., dan Yulia Rahmawati, S.Si., Apt., M.H.</p>
<p>“Kualifikasi pelanggan tidak hanya terbatas pada memastikan legalitas dokumen perizinan dengan membandingkan keabsahan dokumen sarana dengan informasi di situs resmi pemerintah serta masa berlakunya, tetapi juga terkait batas kewajaran jumlah penjualan obat ke sarana,” jelas Ani.</p>
<p>Beliau menambahkan, “Audit kepada pelanggan dapat dilakukan untuk memastikan bahwa pelanggan memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk penyimpanan obat dan/atau bahan obat, dalam rangka menjamin mutu dan kualitas produk yang dikelola/disalurkan.”</p>
<p>Menurut Ani, analisis jumlah kebutuhan obat dalam pelayanan kefarmasian di sarana pelanggan juga sangat diperlukan. Ini untuk mengetahui rasionalitas jumlah obat yang dipesan dibandingkan dengan kebutuhan obat untuk pasien, guna mencegah penyalahgunaan obat-obatan, termasuk penjualan obat secara bebas.</p>
<p>“Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penentuan jumlah batas kewajaran penjualan obat kepada sarana. PBF perlu menilai apotek yang membeli obat dalam jumlah sangat banyak, serta melakukan pembelian jenis sediaan injeksi atau infus, namun apotek tersebut terbilang sepi dan tidak ada praktik dokter atau fasilitas kesehatan di sekitar apotek. Ini berpotensi membuat apotek tersebut berisiko melakukan penyaluran obat, yang seharusnya apotek adalah sarana pelayanan, bukan sarana distribusi,” papar Ani.</p>
<p>“Contoh lainnya, PBF dapat menilai sarana puskesmas yang melakukan pengadaan jumlah besar jenis obat yang seharusnya dilakukan pelayanan melalui e-katalog,” tambahnya.</p>
<p>Fasilitas distribusi juga perlu memastikan kebenaran penyaluran melalui mekanisme pembayaran oleh pemesan. Mereka harus memantau setiap transaksi pelanggan dan melakukan penyelidikan jika ditemukan penyimpangan pola transaksi obat dan/atau bahan obat yang berisiko terhadap penyalahgunaan, serta memastikan kewajiban pelayanan distribusi obat dan/atau bahan obat kepada masyarakat terpenuhi.</p>
<p>Penerapan kualifikasi pelanggan seringkali dihadapkan pada beberapa kendala, salah satunya kriteria kualifikasi yang kompleks terkait batas kewajaran jumlah pesanan pelanggan, terutama untuk produk atau jasa yang memiliki risiko tinggi. APJ dan Kacab PBF harus menilai batas kewajaran suatu sarana dalam pemesanan obat.</p>
<p>Jika dinilai tidak wajar, perlu ada pembatasan penyaluran distribusi obat oleh PBF. Di sisi lain, PBF memiliki target pencapaian untuk menutupi biaya operasional perusahaan.</p>
<p>Namun, beberapa pelanggan merasa terganggu dan keberatan dengan proses kualifikasi yang dianggap terlalu rumit atau memakan waktu, yang sangat berpengaruh terhadap penurunan omzet PBF. Belum adanya standar kualifikasi yang jelas dan seragam dalam penilaian batas wajar jumlah distribusi obat juga menyebabkan perbedaan dalam penerapannya.</p>
<p>Ketua panitia kegiatan ini, Wisnu, menyampaikan harapan besar terhadap audiensi ini. “Kami berharap, dengan adanya audiensi ini, kita bisa menyelaraskan kriteria kualifikasi pelanggan yang kompleks terkait batas kewajaran distribusi obat kepada pelanggan, serta menemukan solusi.</p>
<p>Selain itu, kami sangat berharap BBPOM dapat melakukan sosialisasi kepada pelanggan/sarana tentang kualifikasi pelanggan dan batas kewajaran ini, agar dapat dipahami dan meminimalisir keluhan dari pelanggan.”</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/kualifikasi-pelanggan-menjadi-sorotan-dalam-penerapan-cdob-gp-farmasi-dan-hisfardis-dialog-dengan-bbpom-di-bandar-lampung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>115 Relawan Catatkan Diri dalam Aksi Donor Darah Kolaborasi GP Farmasi, Hisfardis dan PMI</title>
		<link>https://iainews.net/115-relawan-catatkan-diri-dalam-aksi-donor-darah-kolaborasi-gp-farmasi-hisfardis-dan-pmi/</link>
					<comments>https://iainews.net/115-relawan-catatkan-diri-dalam-aksi-donor-darah-kolaborasi-gp-farmasi-hisfardis-dan-pmi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Humas IAI]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Aug 2024 01:16:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengabdian Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[aksi donor darah]]></category>
		<category><![CDATA[GP Farmasi]]></category>
		<category><![CDATA[hisfardis]]></category>
		<category><![CDATA[Lampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://berita.iai.id/?p=2898</guid>

					<description><![CDATA[LAMPUNG, IAINews – Sebanyak 115 relawan mencatatkan diri bergabung sebagai relawan dalam aksi donor darah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>LAMPUNG, IAINews – Sebanyak 115 relawan mencatatkan diri bergabung sebagai relawan dalam aksi donor darah yang diselenggarakan di Sport Center Universitas Islam Negeri Raden Intan, Lampung, Minggu 18 Agustus 2024 lalu.</p>
<p>Kolaborasi GP Farmasi dan Hisfardis Lampung bersama PMI sukses mengajak Masyarakat untuk bergabung dalam aksi donor darah tersebut.</p>
<p>Aksi donor darah ini digelar dalam rangka memperingati ulang tahun Gabungan Perusahaan Farmasi (GP Farmasi) Lampung yang ke-2,</p>
<p>GP Farmasi berkolaborasi dengan Himpunan Seminat Farmasi Distributor (HISFARDIS) Lampung dan Palang Merah Indonesia (PMI) Lampung.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2899" src="https://berita.iai.id/wp-content/uploads/2024/08/donor-darah-lampung-2.jpg" alt="" width="629" height="782" /></p>
<p>Aksi donor darah ini berhasil mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari para pendonor. ‘’Tidak kurang dari 115 orang relawan tercatat sebagai pendaftar awal donor darah. Ini melebihi target awal yang ditetapkan,’’ ungkap apt Fardlu Firdaus.</p>
<p>Meskipun demikian, tidak semua pendaftar dapat melakukan donor darah karena beberapa alasan medis, seperti nilai hemoglobin yang kurang dari normal dan calon pendonor yang sakit.</p>
<p>Sebanyak 84 orang berhasil mendonorkan darah melalui prosedur yang dilaksanakan oleh panitia.</p>
<p>‘’Selain untuk memenuhi kebutuhan darah di Lampung dan sekitarnya, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar karyawan distributor farmasi. Kegiatan donor darah ini mengangkat tema ‘Setetes Darah, Berjuta Harapan,’’ jelas apt. Fardly Firdaus, S.Farm selaku ketua pelaksa donor darah kepada IAINews.</p>
<p>Darah merupakan salah satu komponen utama tubuh yang paling penting mengingat  fungsinya dalam kelangsungan hidup.</p>
<p>‘’Saat ini jumlah permintaan dengan jumlah stok darah di masyarakat tidak seimbang. Hal ini tentu bisa membahayakan nyawa pasien jika tidak segera diatasi,’’ tutur Endeng Kesuma Wijaya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2900" src="https://berita.iai.id/wp-content/uploads/2024/08/donor-darang-lampung-3.jpg" alt="" width="1361" height="1021" srcset="https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/08/donor-darang-lampung-3.jpg 1361w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/08/donor-darang-lampung-3-100x75.jpg 100w, https://iainews.net/wp-content/uploads/2024/08/donor-darang-lampung-3-768x576.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1361px) 100vw, 1361px" /></p>
<p>‘’Oleh karena itu, untuk menunjukkan wujud kepedulian, kami mengadakan kegiatan donor darah agar kita dapat saling membantu sesama yang membutuhkan,’’ kata Endeng Kesuma Wijaya, Ketua GP Farmasi Lampung.</p>
<p>‘’Antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap kegiatan donor darah ini sungguh membanggakan,’’ ujar dr Dian, petugas Unit Donor Darah PMI Lampung.</p>
<p>‘’Petugas Unit Donor Darah PMI Lampung ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian dan semangat kemanusiaan yang telah ditunjukkan,’’ lanjut dr Dian.</p>
<p>‘’Setiap tetes darah yang disumbangkan merupakan bentuk nyata dari kepedulian kita terhadap sesama, dan akan sangat bermanfaat bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah,’’ kata dr. Dian, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap kegiatan ini.</p>
<p>Ketua Hisfardis Lampung, apt. Juliana, S.Farm, mengungkapkan bahwa aksi donor darah ini merupakan bentuk kontribusi GP Farmasi dan Hisfardis dalam membantu sesama.</p>
<p>Apt.Juliana juga berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin setiap tahunnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kepedulian sosial terhadap stok darah.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://iainews.net/115-relawan-catatkan-diri-dalam-aksi-donor-darah-kolaborasi-gp-farmasi-hisfardis-dan-pmi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
