Informasi
Hubungi Redaksi IAINews melalui email : humas@iai.id
Floating Left Ads
Floating Right Ads
banner 950x90

Perhimpunan Apoteker Penyuluh TB PD IAI Sulsel Dukung Kampanye Eliminasi TBC

Penulis: apt. Aulia Yahya, S.Farm (Tim Media Nasional IAI/PD IAI Sulawesi Selatan)Editor: apt. Dra Tresnawati
banner 120x600
banner 468x60

MAKASSAR, IAINews – Ada yang spesial di area Car Free Day (CFD) Universitas Hasanuddin, Kota Makassar, Minggu, 9 November 2025.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menggelar kampanye eliminasi TBC (tubercolosis).

Iklan ×

Acara bertajuk Gasspol TBC “Gerak Akselerasi Sulsel Percepat Eliminasi Tuberkulosis”, guna mencapai target penurunan 50 persen kasus TBC di 2030.

Kegiatan ini secara nasional serentak dilakukan di delapan provinsi, salah satunya di Provinsi Sulawesi Selatan. Untuk Sulawesi Selatan terlaksana di 16 Kabupaten / Kota.

Staf Ahli Bidang Hukum dan Tata Kelola Pemerintahan Kemenko PMK Aris Darmansyah mengingatkan bahwa TBC merupakan penyakit yang berisiko tinggi, bahkan melampaui COVID-19.

“Kemenko PMK bersama Kementerian Kesehatan menggencarkan kampanye TOSS TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh, agar masyarakat paham bahwa TBC bisa disembuhkan,” jelas Aris Darmansyah

“Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk terus berakselerasi mengentaskan dan mengeliminasi penyakit menular yang telah berusia ratusan tahun ini,” lanjutnya.

Baca Juga  Apa Peran Yang Dapat Diambil Oleh Apoteker Rumah Sakit Pada Penanganan Pasien Chronic Kidney Disease?

Berdasarkan data dunia Indonesia sudah berada di nomor dua dalam hal kasus temuan. Artinya penemuan kasus di Indonesia semakin meningkat. Rata-rata ada 1.090.000 kasus per tahun.

Pemerintah sendiri menargetkan penurunan kasus TBC hingga 50 persen pada tahun 2030, atau dari 387 kasus per 100 ribu penduduk menjadi 65 per 100 ribu penduduk.

Mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, Asisten 1 Pemerintah Provinsi Sulsel Muhammad Ishaq Iskandar turut hadir guna mendukung program nasional tersebut.

Kampanye yang digelar terdiri dari beragam kegiatan, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, skrining kesehatan dan edukasi TBC, hingga pameran dan games seputar TBC.

“Rangkaian acara hari ini cukup beragam. Ada senam sehat, penandatanganan komitmen bersama, talkshow, lalu edukasi dan hiburan-hiburan. Ini menjadi simbol bahwa kita semua serius dalam upaya eliminasi TBC,” terang Muhammad Ishaq Iskandar.

Pada akhir kegiatan, juga dihadirkan talkshow dari dokter spesialis paru tentang informasi pencegahan dan penanganan TBC, serta menghadirkan testimoni penyintas TBC sembuh.

Baca Juga  Dari Kisah Perang Candu Hingga Ancaman Proxywar

Selain itu, masyarakat yang hadir dibekali dan diberikan informasi website, hotline dan aplikasi untuk skrining mandiri serta untuk kemudahan akses layanan TBC.

Konstribusi PD IAI Sulsel

PD IAI Sulawesi Selatan tidak ketinggalan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Bahkan, tim Perhimpunan Apoteker Penyuluh TB PD IAI Sulsel turut berbaur dengan para peserta guna melakukan penyuluhan.

Secara interaktif Apoteker Penyuluh TB PD IAI Sulsel melakukan layanan konseling, baik kepada pengunjung CFD yang mendatangi langsung booth PD IAI Sulsel maupun yang sementara beraktifitas di area CFD dan didatangi oleh tim penyuluh.

Ketua  Apoteker Penyuluh TB PD IAI Sulsel, Dr. apt. Saparuddin Latu, S.Si., M.H., M.Kes, menyampaikan bahwa giat yang terlaksana ini merupakan satu dari sekian rencana kegiatan yang akan dilakukan oleh PD IAI Sulsel sebagai bagian dari realisasi program nasional PP IAI yakni kegiatan Apoteker Bertamu, yang mengusung tema “Peran apoteker dalam skrining dan edukasi tuberklosis”.

Baca Juga  Bawang Merah Baik, Tak Sejahat Yang di Cerita

Sebagaimana diketahui bahwa, program Apoteker Bertamu memiliki beberapa tujuan, diantaranya :

  1. Meningkatkan kemanfaatan kampung ASK ME DAGUSIBU dan kehadiran apoteker di dalamnya untuk masyarakat.
  2. Melakukan skrining Tuberkulosis bagi masyarakat di wilayah Kampung ASK ME DAGUSIBU.
  3. Meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap pencegahan Tuberkulosis di wilayah kampung ASK ME DAGUSIBU.

“PD IAI Sulsel dalam hal ini Apoteker Penyuluh TB PD IAI Sulsel berkomitmen untuk mensukseskan program berkelanjutan untuk pembinaan Kampung ASK ME DAGUSIBU dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pemberantasan tuberkulosis,” tegas Saparuddin Latu.

“Adapun sejawat apoteker yang terlibat dalam kegiatan ini oleh IAI dihitung sebagai pengabdian masyarakat yang bernilai SKP,” ungkap Saparuddin Latu yang juga saat ini menjabat Kepala Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit Universitas Megarezky Makassar.***

banner 325x300
```

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 950x90