Site icon IAI NEWS

Peran Apoteker Sebagai First Contact Pemberian Konseling Pengguna Awal Kontrasepsi

MAKASSAR, IAINews – Webinar Kefarmasian yang dilaksanakan 9 Agustus 2025 diselenggarakan oleh Mitra Farma Indonesia didukung penuh oleh PT Kimia Farma Apotek dan DKT Indonesia.

Edisi special ini menghadirkan 3 pemateri DKT Indonesia Trainer apt. Abdul Kadir Jaelani.,Sp. FRS, apt. Yuri Pratiwi Utami., S.Farm.,M.Si., dan apt. Dewa Ayu Swastini.,S.F.,M.Farm. dan diarahkan oleh moderator apt. Meutia Ulfiah.,M.Farm.

Tema yang diangkat pada kegiatan ini ”Langkah Awal Yang Tepat : Strategi Komunikasi Konseling Memulai Pil KB Kombinasi ke Pasien Baru” yang dihadiri 1000 apoteker dan tenaga vokasi farmasi kimia farma apotek di seluruh Indonesia.

Topik inti dari ketiga pemateri adalah Bagaimana Peran Apoteker Sebagai First Contact Pemberian Konseling Pengguna Awal Kontrasepsi yang dibawakan secara runut oleh ketiga pemateri.

apt. Abdul Kadir Jaelani

Diawal apt. Abdul Kadir Jaelani.,Sp. FRS telah membawakan bagaimana mengenal kontrasepsi menggunakan pil dan Langkah awal yang tepat strategi efektif memulai pil KB Kombinasi. Kemudian dilanjutkan oleh apt. Yuri mengenai apotek sebagai titik awal peran kunci edukasi pil KB Kombinasi untuk pengguna baru dan dilanjutkan oleh apt. Dewa Ayu Swastini.,S.F.,M.Farm tentang product knowledge DKT Indonesia.

Peran Apoteker Sebagai First Contact Pemberian Konseling Pengguna Awal Kontrasepsi

Di awal materi apt. Yuri membuka dengan kasus yang biasa akan dihadapi oleh apoteker di apotek ketika seorang pasien berumur 34 tahun datang menebus resep pil KB Kombinasi memiliki riwayat hipertensi yang terkontrol dengan menggunakan amlodipin dan secara bersamaan sedang menjalani terapi ripamfisin untuk  TBC.

Kemudian dilanjutkan dengan memberikan pilihan jawaban sambil berdiskusi dengan audiens sehingga menjadikan suasana lebih aktif dan responsif.

Apa yang harus kita lakukan sebagai apoteker dalam kondisi tersebut :

  1. Apoteker harus melakukan assessment lengkap mengenai kondisi pasien, termasuk dengan Riwayat penyakit pasien dan terapi yang dijalankan saat ini.
  2. Memberikan rekomendasi metode kontrasepsi tambahan seperti kondom selama melakukan terapi rifamfisin.
  3. Memantau efek samping dan tekanan darah pasien. Menyarankan konsultasi ke dokter untuk kontrasepsi yang lebih aman.
apt. Yuri Pratiwi Utami, S.Farm

Mengapa Konseling Kontrasepsi Penting

Peran Apoteker ”First Contact” Konseling dan Edukasi

Kontrasepsi Pil Kombinasi

Kontrasepsi Pil KB Kombinasi merupakan pil yang mengandung 2 macam hormon berdosis rendah yakni levonogestrel dan ethinylestradiol.

Jenis Kontrasepsi Pil Kombinasi

Pentingnya mengetahui bagaimana Mekanisme Kerja Kontrasepsi

Mekanisme kerja kontasepsi yaitu mencegah Ovulasi,  mencegah atau menghambat keluarnya sel telur dari ovarium (ovulasi); Mengentalkan Lendir Serviks, mengentalkan lendir disaluran serviks sehingga menurunkan motilitas (pergerakan) sperma dan mencegah Implantasi ; Mencegah implantasi hasil.

Efektivitas dan keamanan kontrasepsi Pil Kombinasi

Efektivitas pil kombinasi berasal dari mekanisme multifaktorial yang mencegah kehamilan di setiap tahap siklus reproduksi. Estrogen menghambat FSH yang diperlukan untuk pertumbuhan dan pematangan folikel di ovarium. Progestin dengan menekan LH sehingga Obulasi tidak terjadi, mengentalkan lendir serviks dan menipiskan endometrium sehingga embrio sulit untuk menempel. Kemudian dengan kepatuhan penggunaan yang baik, kombinasi progestin dan estrogen memberikan perlindungan hingga 99%.

Berapa Lama Pemakaian Pil KB Kombinasi dan Bagaimana Cara Pemakaiannya

Pil KB kombinasi tersedia dalam berbagai paket, yang memengaruhi pola minumnya:

Cara Pemakaian Pil KB Kombinasi

Berikut adalah panduan umum cara pemakaian pil KB kombinasi yang benar:

Apa yang Harus Dilakukan Jika Lupa Minum Pil?

 

Exit mobile version