MAKASSAR, IAINews – Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia ( PD IAI) Sulawesi Selatan menggelar Pengenalan Organisasi dan Pembinaan Calon Anggota (POPCA), Sabtu, 8 November 2025.
Kegiatan ini digelar secara hybrid, baik melalui zoom maupun perwakilan apoteker baru yang hadir di sekretariat PD IAI Sulsel.
Sebanyak kurang lebih 300an apoteker baru menjadi peserta POPCA PD IAI Sulsel periode ini. Mereka adalah gabungan apoteker yang baru saja diambil sumpahnya, dari Fakultas Farmasi Unhas, Fakultas Farmasi UMI, Fakultas Farmasi Megarezky, Farmasi Universitas Almarisah Madani, dan Farmasi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
POPCA ini dilaksanakan dalam rangka menyiapkan apoteker yang profesional, memiliki kesejawatan yang tinggi dan inovatif, serta berorientasi ke masa depan.
Oleh karena itu, perlu pembinaan terhadap anggota sejak mulai menjadi apoteker.
‘’Apoteker perlu pengenalan organisasi sejak dini agar keberadaan organisasi menjadi pengetahuan pokok setiap apoteker, mengingat menumbuhkan rasa memiliki organisasi adalah keharusan, sehingga peran fungsi organisasi akan terus melekat dalam setiap aktifitas praktek profesi,” jelas Sekretaris PD IAI Sulsel, apt. Aminullah., S.Si., M.Pharm.,Sc dalam keterangannya menjelang penyelenggaraan POPCA.
Apt. Aminullah menjelaskan, untuk tercapainya maksud pembinaan melalui peraturan organisasi tentang pedoman pembinaan organisasi Ikatan Apoteker Indonesia, maka setiap apoteker lulusan baru sebagai calon anggota IAI wajib mengikuti kegiatan POPCA yang dilakukan oleh Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia dimana mereka berdomisili.
Dalam kesempatan ini, para apoteker baru akan disambut secara resmi sekaligus mendapatkan pengarahan dari Ketua PD IAI Sulawesi Selatan, apt. Andi Alfian.,S.Si., M.Si., dan Ketua Umum Pengurus Pusat IAI, apt. Noffendri Roestam., S.Si.
Selanjutnya para apoteker baru ini akan mendapatkan sejumlah materi pembekalan organisasi diantaranya;
- Kebijakan PD IAI Sulsel, Hak dan Kewajiban Apoteker.
- Pengenalan Organisasi IAI (Sejarah dan AD / ART) serta Peraturan Organisasi terkait pelayanan anggota.
- Peningkatan Kompetensi dan Pemenuhan Kebutuhan Apoteker di Sulsel.
- MKEAI; Pentingnya Kode Etik Apoteker Indonesia.
- Dewas Daerah; Sistem Pengawasan Organisasi.
- Pengenalan Organisasi Himpunan Seminat Farmasi Rumah Sakit (Hisfarsi) PD IAI Sulsel.
- Pengenalan Organisasi Himpunan Seminat Farmasi Kesehatan Masyarakat (Hisfarkesmas) PD IAI Sulsel.
- Pengenalan Organisasi Himpunan Seminat Farmasi Distribusi (HISFARDIS) PD IAI Sulsel
- Pengenalan Organisasi Himpunan Seminat Farmasi Komunitas (HISFARMA) PD IAI Sulsel.
- Pengenalan Organisasi Perhimpunan ATB (Apoteker Tanggap Bencana) PD IAI Sulsel.
- Pengenalan Organisasi Perhimpunan IYPG PD IAI Sulsel.
- Pengenalan Organisasi Himpunan Seminat Farmasi Industri (HISFARIN) PD IAI Sulsel.
- Pengenalan Organisasi Himpunan Seminat Obat Tradisional (HIMASTRA) PD IAI Sulsel.
- Pengenalan Organisasi Himpunan Seminat Kosmetik (HIASKOS) PD IAI Sulsel.
- Pengenalan Organisasi Perhimpunan Apoteker Penyuluh Narkoba PD IAI Sulsel.
- Pengenalan Organisasi Perhimpunan Apoteker Penyuluh TB PD IAI Sulsel.
- Pengenalan Organisasi Perhimpunan Apoteker Pendamping Proses Produk Halal PD IAI Sulsel.
- Praktik singkat cara anggota melakukan layanan organisasi melalui aplikasi SiAp.
- Layanan organisasi anggota di Kota Makassar.
- Pendampingan layanan STRA.
“Sebagai bentuk parameter untuk mengukur tingkat pemahaman dan wawasan keorganisasian, setiap apoteker baru akan melalui rangkaian Pre Test di awal kegiatan serta Post Test di akhir acara,” kata apt. Aminullah.



















