MAKASSAR, IAINews – Kegiatan Pengenalan Organisasi dan Pembinaan Calon Anggota (POPCA) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) sejatinya memiliki posisi strategis dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi apoteker di Indonesia.
Namun demikian, satu hal yang patut untuk diperhatikan adalah saat ini sasaran utama peminatan terhadap Organisasi Profesi IAI adalah kenyataan bahwa lulusan apoteker baru adalah mereka yang terkategorikan sebagai Gen Z.
Tentu saja kegiatan promosi organisasi profesi apoteker kepada Gen Z lulusan apoteker baru ini akan menghadapi beberapa tantangan.
Oleh karena itu, penting bagi organisasi profesi apoteker untuk memahami posisi strategis kegiatan POPCA dan mengatasi tantangan promosi bagi Gen Z.
Posisi Strategis Kegiatan POPCA
Kegiatan POPCA IAI memiliki beberapa posisi strategis, antara lain:
– Meningkatkan kesadaran dan loyalitas calon anggota terhadap organisasi profesi apoteker
– Membangun kompetensi calon anggota dalam bidang kesehatan
– Meningkatkan jaringan antara calon anggota dengan anggota IAI lainnya dan organisasi kesehatan lainnya
– Meningkatkan citra profesi apoteker di mata masyarakat dan pemerintah
– Membangun kepemimpinan calon anggota dalam menjalankan peran sebagai apoteker dan anggota organisasi profesi
Dengan demikian, kegiatan POPCA IAI dapat meningkatkan kualitas dan kompetensi apoteker di Indonesia, serta meningkatkan kesadaran dan loyalitas calon anggota terhadap organisasi profesi apoteker.
Tantangan Promosi bagi Gen Z
Promosi organisasi profesi apoteker kepada Gen Z lulusan apoteker baru dapat menghadapi beberapa tantangan.
Minimnya informasi dan interaksi Organisasi Profesi IAI yang menyasar Gen Z akan berdampak pada kurangnya kesadaran tentang peran dan manfaat organisasi profesi apoteker.
Bagi Gen Z, ketimbang berorganisasi, maka prioritas karir jauh lebih penting, sehingga mereka akan lebih fokus pada membangun karir dan meningkatkan kemampuan profesional.
Hal ini tentu saja bisa dimaklumi ketika mereka kurang terlibat atau dilibatkan dalam kegiatan organisasi.
Terlebih kondisi ketergantungan pada teknologi yang membuat mereka lebih suka mencari informasi online, dan disaat yang bersamaan, mereka merasa kurang menerima manfaat yang jelas dari bergabung dengan organisasi profesi apoteker.
Strategi untuk Mengatasi Tantangan
Untuk mengatasi tantangan tersebut, organisasi profesi apoteker IAI dapat melakukan beberapa strategi, antara lain:
– Meningkatkan kesadaran lulusan apoteker baru tentang peran dan manfaat organisasi profesi melalui kampanye promosi dan edukasi
– Meningkatkan keterlibatan lulusan apoteker baru dalam kegiatan organisasi dengan menyediakan kesempatan untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek yang relevan dengan minat mereka
– Memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan komunikasi dan keterlibatan dengan lulusan apoteker baru
– Meningkatkan manfaat yang dapat diperoleh oleh lulusan apoteker baru dengan menyediakan sumber daya dan kesempatan yang relevan dengan kebutuhan mereka.
Dengan demikian, organisasi profesi apoteker dapat meningkatkan kesadaran dan keterlibatan lulusan apoteker baru, serta meningkatkan manfaat yang dapat diperoleh dari bergabung dengan organisasi profesi.
Oleh karena itu, penting bagi organisasi profesi apoteker untuk terus meningkatkan dan mengembangkan kegiatan POPCA dan strategi promosi untuk mencapai tujuan organisasi dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.***



















