PALEMBANG, IAINews – Himpunan Seminat Farmasi Masyarakat (HISFARMA)
Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Sumatera Selatan resmi diluncurkan melalui Seminar
Nasional bertema “Apoteker Eksis Kunci Sukses Bisnis Apotek” di Ballroom Swarna Dwipa pada Sabtu, 6 Desember 2025.
Peluncuran ini menjadi momentum penting bagi profesi apoteker di Sumsel dan penegasan
bahwa peran apoteker tidak hanya sebagai tenaga kesehatan, tetapi juga sebagai
wirausaha yang mampu menciptakan inovasi dan peluang kerja baru.

Acara diawali dengan laporan Ketua Panitia Pelaksana, apt. M. Arif Rahman, S.Farm,
yang menyampaikan tingginya antusiasme peserta. Lebih dari 200 apoteker hadir
mengikuti rangkaian kegiatan, menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan kompetensi.
“Ini adalah wujud nyata semangat HISFARMA Sumsel dalam memperkuat peran apoteker,
tidak hanya sebagai pelayan kesehatan, tetapi sebagai pemimpin dan wirausaha yang mampu menciptakan lapangan kerja dan inovasi. Kami ingin apoteker Sumsel benar-benar eksis dan menjadi kunci sukses bisnis apotek, jelas Arif.,” jelas Arif dalam sambutannya.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh dr. Hj. Fenty Aprima, M.Kes., Sp.KKLP selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang. Beliau menegaskan dukungan pemerintah
terhadap peningkatan mutu pelayanan apoteker di komunitas.
“Peran apoteker sangat vital dalam memastikan pelayanan obat dan edukasi yang
berkualitas. Apoteker harus eksis dan hadir memberikan kontribusi terbaik bagi
masyarakat,” tegasnya.
Setelah pembukaan, dilakukan prosesi Launching HISFARMA Sumsel beserta
pengenalan kepengurusan periode 2025–2029. Ketua terpilih, apt. Berly Surya
Dharma, S.Farm, mengenalkan HISFARMA sebagai wadah pengembangan SDM farmasi.

“HISFARMA hadir sebagai rumah bagi apoteker yang ingin berkembang dan berinovasi.
Fokus kami adalah peningkatan kompetensi bisnis dan manajerial agar apoteker dapat
memberikan dampak ekonomi nyata,” ujar Berly.
Beliau menegaskan tiga nilai dasar organisasi yaitu pengembangan sdm farmasi,
konektivitas & kolaborasi, serta entrepreneurship & empowerment sebagai
landasan penguatan peran apoteker di sektor komunitas.
Rangkaian seminar menghadirkan narasumber inspiratif, salah satunya apt. Rahmat
Hidayat, S.Farm., M.Sc., yang membawakan materi “Be Smart Pharmacist: Teknik
Komunikasi Swamedikasi untuk Meningkatkan Omset Apotek.”
Rahmat menekankan bahwa omset apotek tidak hanya bergantung pada ketersediaan
obat, tetapi juga pada kemampuan komunikasi apoteker. “Kunci utamanya adalah
komunikasi empati yang meyakinkan pasien untuk memilih terapi yang tepat,” ujarnya.
Materi berikutnya disampaikan oleh apt. Imelda, S.Si., M.Farm., FACP, seorang
pengusaha apotek yang membahas pentingnya pola pikir pharmapreneur dalam
mengembangkan bisnis apotek dari nol.
Beliau menegaskan bahwa kesuksesan tidak semata ditentukan oleh besar kecilnya
modal, tetapi oleh keberanian mengubah pola pikir, membaca kebutuhan pasar, dan
menyusun model bisnis inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dukungan terhadap peluncuran HISFARMA juga datang dari apt. Dedi Trisaputra,
S.Farm., M.Kes, melalui materi mengenai kepemimpinan apoteker dalam praktik
komunitas dan bisnis apotek.

Selain itu, peserta memperoleh pemahaman penting tentang perizinan pendirian
apotek dari apt. Tien Atika, S.Si., MKM (Dinas Kesehatan Palembang) serta
penjelasan regulasi Standar Praktik Kefarmasian dari apt. Aquirina Leonora,
S.Si. (BPOM Palembang).
Tak kalah menariknya, banyak doorprize yang diberikan kepada peserta. Doorptize utama yaitu kulkas merk Sharp yang tentunya menjadi incaran para peserta. Banyaknya doorprize menarik menunjukkan keseriusan dan banyaknya jejaring panitia dan dukungan terhadap kegiatan ini.
Kegiatan ini menegaskan komitmen HISFARMA dan PD IAI Sumsel dalam mempersiapkan
apoteker yang tidak hanya unggul dalam pelayanan klinis, tetapi juga kompeten
mengembangkan bisnis kefarmasian yang profesional dan berdaya saing tinggi.
Dengan hadirnya HISFARMA Sumsel, apoteker diharapkan semakin berdaya, mandiri,
dan mampu menjadi motor penggerak transformasi pelayanan kesehatan serta
pengembangan usaha apotek di masyarakat.***



















