Informasi
Hubungi Redaksi IAINews melalui email : humas@iai.id
Floating Left Ads
Floating Right Ads
banner 950x90

Krisis Layanan Kesehatan Pasca Banjir Aceh Tamiang: Ketua Umum PP IAI Turun Langsung Berikan Bantuan

Penulis: Busman NurEditor: apt. Busman Nur
banner 120x600
banner 468x60

Medan, IAINews — Banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang selama dua pekan terakhir tidak hanya merusak infrastruktur dan mengisolasi sejumlah wilayah, tetapi juga menimbulkan persoalan serius pada aspek kesehatan masyarakat. Hingga hari ke-15 pasca banjir, sejumlah fasilitas kesehatan masih lumpuh, sementara warga mulai mengeluhkan berbagai penyakit akibat kondisi lingkungan yang belum pulih.

Bersama TIM ATB, Ketua Umum PP IAI apt. Nofendri kunjungi Puskesmas Kotalintang

Di tengah situasi yang memprihatinkan ini, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI), Apt. Nofendri, turun langsung ke lokasi terdampak pada Jumat, 12 Desember 2025, untuk menyalurkan bantuan sekaligus melihat lebih dekat kondisi warganya.

Iklan ×
Tim ATB menyalurkan bantuan ke warga korban banjir

Layanan Kesehatan Belum Pulih

Dalam wawancara dengan IAINews, Apt. Nofendri mengungkapkan keprihatinan mendalam atas situasi yang ditemuinya. Menurutnya, pemulihan fasilitas kesehatan berjalan sangat lambat, bahkan beberapa puskesmas masih belum beroperasi sama sekali.

“Masih ada puskesmas yang belum tersentuh pembersihan dan tidak dapat beroperasi hingga hari ini. Ini berarti warga tidak memiliki akses cepat terhadap layanan kesehatan yang seharusnya menjadi prioritas pasca bencana,” tegasnya.

Baca Juga  Fenomena Duck Syndrome: Apa yang Disembunyikan oleh Genzie?

Keterbatasan layanan tersebut dinilai berpotensi meningkatkan risiko penyakit pasca banjir seperti infeksi kulit, diare, penyakit saluran pernapasan, hingga luka yang tidak mendapat penanganan tepat waktu.

Kebutuhan Mendesak Warga

Banjir yang menggenangi banyak permukiman selama berhari-hari membuat warga kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar. Selain makanan dan air bersih, kondisi lingkungan yang kotor mempercepat munculnya keluhan kesehatan.

Tim ATB menyalurkan air bersih kepada warga korban banjir

Fauzan, seorang warga Jalan Puskesmas Kotalintang, Kecamatan Kualasimpang, mengungkapkan bahwa banyak warga mulai mengalami gatal-gatal, luka terinfeksi, hingga demam.

“Kami sangat terbantu dengan bantuan IAI, terutama air bersih, makanan cepat saji, perlengkapan ibadah, dan obat-obatan. Itu semua yang paling dibutuhkan warga sekarang,” ujarnya.

Ketum PP IAI melakukan dialog dengan warga korban banjir Aceh Tamiang

Fauzan menambahkan bahwa bantuan kesehatan harus segera diperkuat, karena kondisi saat ini rawan memicu wabah penyakit.

Baca Juga  Aphelion, Snowballing Gangguan Kesehatan

Langkah Cepat IAI: ATB Dikerahkan

Menyadari kondisi kritis tersebut, Apt. Nofendri menginstruksikan Apoteker Tanggap Bencana (ATB) untuk segera berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan relawan lokal, guna menyiapkan Posko Kesehatan ATB.

Apt. Nofendri mengecek tempat persiapan posko kesehatan ATB

Posko tersebut nantinya diharapkan menjadi pusat layanan kesehatan darurat yang mampu memberikan:

  • pemeriksaan kesehatan dasar,

  • penanganan luka ringan,

  • distribusi obat-obatan esensial,

  • edukasi sanitasi dan pencegahan penyakit pasca banjir.

Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas minimnya fasilitas kesehatan yang berfungsi secara optimal.

Tantangan Pemulihan

Pengamatan langsung di lapangan menunjukkan bahwa pemulihan pasca banjir tidak hanya menyangkut pembersihan fisik, tetapi juga penataan ulang layanan dasar, terutama kesehatan.

Berfoto bersama tim ATB dan ibu-ibu korban banjir

Beberapa tantangan yang teridentifikasi antara lain:

  • kurangnya tenaga kesehatan di lokasi terdampak,

  • fasilitas kesehatan yang rusak atau tidak berfungsi,

  • keterbatasan logistik obat dan alat kesehatan,

  • kualitas air yang belum pulih dan berisiko menimbulkan penyakit,

  • minimnya edukasi kesehatan bagi warga yang tinggal di pengungsian.

Kondisi tersebut mempertegas perlunya kolaborasi berbagai pihak dalam menangani dampak banjir secara komprehensif.

Harapan untuk Penanganan yang Lebih Cepat

Di akhir kunjungannya, Apt. Nofendri menyampaikan harapan agar pemulihan layanan kesehatan dapat dipercepat dalam beberapa hari ke depan.

“Prioritas kita adalah memastikan warga mendapatkan akses layanan kesehatan dasar sesegera mungkin. Semoga dalam waktu dekat ada perubahan signifikan yang dirasakan masyarakat,” tuturnya.

Pembongkaran bantuan warga banjir

Warga Aceh Tamiang pun berharap dukungan tidak berhenti pada tahap tanggap darurat saja, tetapi berlanjut hingga pemulihan lingkungan dan kesehatan masyarakat benar-benar pulih. (TMN)

 

 

 

 

banner 325x300
```

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 950x90