Site icon IAI NEWS

Ketua Umum Terpilih PP IAI Tutup Resmi PIT IAI 2026 di Medan

MEDAN, IAI News — Ketua Umum Terpilih Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI) periode 2026–2030, apt. Lilik Yusuf Indrajaya, SE.,S.Si.,M.Si.,MBA,.F.A.C.P secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) IAI 2026 yang berlangsung di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (8/8/2026).

Penutupan PIT IAI 2026 menjadi momentum akhir dari rangkaian kegiatan ilmiah yang mempertemukan para apoteker dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tahun ini mengusung tema “One Health, One Pharmacy, Synergy for National Resilience”, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan kesehatan yang semakin kompleks.

Dalam sambutannya, Lilik menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan PIT IAI 2026.

Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh stakeholder, baik panitia, peserta, mitra, sponsor, organisasi IAI di daerah, maupun berbagai pihak yang terlibat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan.

“Tanpa kerja sama seluruh stakeholder, acara ini tidak akan dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” ungkap Lilik.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian kegiatan PIT IAI 2026. Menurutnya, selain menjadi forum peningkatan kompetensi dan pertukaran pengetahuan, PIT IAI juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi serta kolaborasi antarapoteker di seluruh Indonesia.

Sebagai bagian dari rangkaian penutupan, panitia juga menggelar undian passport peserta. Sebanyak lima peserta berhasil menjadi pemenang utama dan mendapatkan hadiah setelah mengikuti mekanisme undian dengan passport peserta yang telah dilengkapi stempel sponsor PIT IAI 2026.

Pemberian hadiah tersebut berlangsung meriah dan menjadi salah satu momen yang menambah semarak acara penutupan.

PIT IAI 2026 sendiri menjadi salah satu agenda penting PP IAI dalam memperkuat kompetensi dan peran strategis apoteker. Dalam kegiatan tersebut, berbagai isu kefarmasian dan kesehatan dibahas, termasuk penguatan kolaborasi antara organisasi profesi, pemerintah, regulator, akademisi, industri, dan seluruh pemangku kepentingan.

Lilik menegaskan bahwa semangat kolaborasi yang terbangun selama PIT IAI 2026 harus terus dilanjutkan dalam menjalankan roda organisasi ke depan.

“Semoga semangat kebersamaan dan kolaborasi yang telah kita bangun selama PIT IAI 2026 dapat terus kita jaga dan kita lanjutkan untuk kemajuan profesi apoteker dan kesehatan masyarakat Indonesia,” tutupnya.

Dengan berakhirnya PIT IAI 2026, seluruh rangkaian kegiatan ilmiah dan kebersamaan para apoteker di Medan resmi ditutup. Momentum tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat kontribusi profesi apoteker dalam mendukung ketahanan kesehatan nasional.

Exit mobile version