JAKARTA, IAINews – Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) melalui surat edaran per tanggal 16 September 2025 perihal rangkaian kegiatan Hari Apoteker Sedunia.
Dalam surat tersebut telah dirilis tema “Think Health Think Pharmacist: Tetap Sehat Bersama Apoteker”. Secara nasional IAI rencananya akan menyelenggarakan serangkaian kegiatan WPD 2025 untuk menyatukan suara dan menunjukkan kontribusi apoteker Indonesia.

Pengurus Pusat IAI memanfaatkan momentum ini untuk menyoroti peran strategis apoteker, serta mendesak para pembuat kebijakan dan masyarakat agar mengintegrasikan apoteker secara penuh dalam strategi kesehatan nasional.
Rangkaian kegiatan yang diselenggarakan adalah perayaan puncak, branding, edukasi dan pengabdian masyarakat, serta challenge dan apresiasi. Harapanya kegiatan ini dapat menunjukkan nilai yang dibawa oleh apoteker setiap hari dan menyerukan investasi pada peran vitalnya, baik saat ini maupun di masa depan.
Beragam Jenis Kegiatan
Merujuk lampiran surat edaran yang dikeluarkan PP IAI, diketahui bahwa akan berlangsung Puncak Perayaan WPD 2025 pada tanggal 25 September 2025.
Salah satu kegiatannya adalah dengan menggugah pidato ketua umum di semua platform media PP IAI (youtube, facebook, Instagram) tentang makna WPD bagi IAI dan apoteker Indonesia, update farmasi nasional terkini, kegiatan dan apresiasi yang diberikan PP IAI untuk anggotanya.
Selain video dari IAI, juga akan ada penayangan video ucapan selamat WPD dari Menteri Kesehatan RI, sebagai satu rangkaian agenda bersama Menteri Kesehatan RI guna meninjau apotek yang melakukan Layanan Skrining Mandiri (LSM) gratis.
Untuk Branding dan menyemarakkan kegiatan, IAI juga akan membuat twibbon World Pharmacist Day 2025. Durasi pemasangan twibbon mulai tanggal 20 September – 30 September 2025.
Link twibbon akan disiapkan oleh PP IAI dan dapat dilihat/unduh di medsos IG: @ppiai dan FB: IKATAN APOTEKER INDONESIA (IAI).
Diharapkan semua anggota IAI menggunakan twibbon tersebut di media sosial Instagram, facebook, X dan/atau media sosial lainnya.
Selain twibbon, juga diarahkan untuk melakukan aksi pemasangan spanduk dan banner di tempat praktik atau berkarya apoteker. Adapun desain spanduk dan banner akan disiapkan oleh PP IAI dan dapat dilihat/unduh di web www.iai.id.
Kegiatan lain yang tak kalah menarik adalah aspek edukasi & pengabdian masyarakat.
Untuk kegiatan edukasi terdapat beberapa item kegiatan, sebagai berikut :
-Kampung ASK ME DAGUSIBU
Program pembentukan Kampung “Apoteker Sahabat Keluarga Melayani Edukasi Dapatkan Gunakan Simpan Obat” dengan benar.
Diawali dengan analisis komunitas, penilaian kelompok sasaran, merancang program, implementasi dan evaluasi Kampung ASK ME DAGUSIBU merupakan kampung binaan dari PD/PC yang dapat terus dibina dengan menggelar berbagai program kesehatan-kefarmasian untuk pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan perilaku sehat dan cerdas obat.
– Apoteker BERTAMU
Program Apoteker BERTAMU merupakan lanjutan/pembinaan Kampung ASK ME DAGUSIBU. Bentuk kegiatannya berupa program skrining dan edukasi TB untuk masyarakat di wilayah kampung binaan dari PC/PD IAI di masing-masing daerah. Secara teknis, pengelola kampung ASK ME DAGUSIBU bersama tim, berkeliling dari rumah ke rumah untuk melakukan skrining TB. Mereka akan berkoordinasi dengan Puskesmas atau Dinas Kesehatan setempat untuk penanganan suspect TB.
-Pendekar OBASKK
Program ini merupakan kerjasama IAI dengan Badan POM RI. Tujuan dari kerjasama ini untuk memberikan edukasi tentang Obat Bahan Alam, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik aman. Pelaksanaan dapat dilakukan di kelompok masyarakat, organisasi, institusi pendidikan maupun tempat umum lainnya. Sebagai bahan persiapan, materi edukasi dapat diunduh di www.iai.id.
Adapun untuk kegiatan pengabdian masyarakat, IAI juga melaksanakan serangkaian kegiatan, berupa :
– Layanan Skrining Mandiri Gratis di Apotek
Anggota yang berpraktik di apotek bisa memberikan layanan skrining mandiri untuk kesehatan di apotek secara gratis dalam pelaksanaan WPD 2025 ini.
Layanan skrining mandiri yang diberikan adalah pengecekan BMI (tinggi badan dan berat badan) dan/atau pengukuran tekanan darah. Masa layanan 20 September – 30 Oktober 2025
– Donor darah
Kegiatan donor darah bekerja sama dengan PMI maupun stakeholder lain dapat dilakukan PC atau PD
Kegiatan biasanya dirangkai dengan jalan sehat, senam bersama, edukasi, skrining kesehatan mandiri dan lainnya. Pelaksanaan 20 September – 30 September 2025.***



















