Informasi
Hubungi Redaksi IAINews melalui email : humas@iai.id
Floating Left Ads
Floating Right Ads
banner 950x90

ATB Benahi Donasi Obat di RSUD Aceh Tamiang, Upaya Menjaga Mutu Logistik di Tengah Keterbatasan

Penulis: apt. Busman NurEditor: Busman Nur
banner 120x600
banner 468x60

ACEH IAINews — Di tengah sisa-sisa kelelahan pascabencana, upaya pemulihan terus berjalan pelan namun pasti. Jumat, 26 Desember 2025, Relawan Apoteker Tanggap Bencana (ATB) melakukan kegiatan pembenahan donasi obat dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) di Instalasi Farmasi RSUD Aceh Tamiang, sebagai langkah penting menjaga mutu pelayanan kesehatan.

Kegiatan ini dilakukan menyusul kondisi logistik bantuan yang sebelumnya masih menumpuk di ruang IGD, bercampur dan saling tumpang tindih. ATB menilai, situasi tersebut berisiko tinggi menyebabkan kerusakan obat, kehilangan stok, serta keterlambatan pelayanan apabila terjadi permintaan mendesak dari pasien.

Iklan ×

Koordinator Tim ATB asal Sulawesi Selatan apt. Sri Muntani menyampaikan bahwa saat ini Instalasi Farmasi RSUD Tamiang sudah dapat difungsikan, sehingga pihaknya menyarankan kepada Kepala Instalasi Farmasi agar seluruh logistik bantuan dipindahkan ke ruang farmasi. Penataan di satu lokasi dinilai akan membuat obat lebih terlindungi, mudah dicari, dan terdata dengan baik.

Baca Juga  Rakernas dan PIT IAI 2025 Makassar : Label Halal Tak Hanya Soal Kepatuhan Agama

“Kondisi obat yang tidak teratur dan bertumpuk sangat rawan rusak. Jika tidak segera dibenahi, pelayanan kesehatan bisa terganggu,” tegas apt. Sri Muntani.

Suasana di ruang di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Daerah Aceh Tamiang saat melakukan pembenahan Obat dan BMHP.

Namun di balik upaya tersebut, keterbatasan masih menjadi kenyataan pahit. Kepala Instalasi Farmasi RSUD Tamiang mengungkapkan bahwa pihaknya baru mampu memindahkan logistik dari IGD ke Instalasi Farmasi, namun belum dapat melakukan pembenahan secara menyeluruh.

“Tenaga farmasi kami sangat terbatas, dan hampir semuanya juga merupakan korban bencana,” ujarnya dengan nada lirih.

Kegiatan ini melibatkan Kepala Instalasi Farmasi RSUD Aceh Tamiang, Relawan ATB, serta apt. Nur Jannah Harahap dan apt. Dinda Mutia Bahari sebagai Relawan Aceh yang turut mendampingi dan memberikan masukan teknis.

Baca Juga  Selamat Datang di Kota Anging Mammiri

Langkah ATB ini menjadi bukti bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya tentang bangunan dan fisik, tetapi juga tentang menjaga sistem kesehatan agar tetap berjalan dengan aman dan bermartabat. Di tengah keterbatasan tenaga dan luka yang belum sepenuhnya sembuh, kolaborasi dan kepedulian menjadi kunci agar harapan tetap menyala di RSUD Aceh  Tamiang. (TMN)

banner 325x300
```

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 950x90