Site icon IAI NEWS

Apoteker Palopo Gelar Pengabdian Masyarakat di CFD Lapangan Pancasila: Edukasi Obat, Cegah Diabetes & Hipertensi

Palopo, IAINews – Puluhan apoteker yang tergabung dalam Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (PC IAI) Kota Palopo, Sulawesi Selatan, turut memeriahkan kegiatan pengabdian masyarakat dalam rangka Rakernas & PIT IAI 2025. Kegiatan ini menyasar masyarakat umum yang hadir di car free day (CFD) Lapangan Pancasila Kota Palopo, Ahad, 14 September 2025. Beberapa pejabat pemerintah Kota Palopo yang pada hari itu sedang berolahraga di area CFD pun tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Tampak berbaur dengan apoteker dan masyarakat, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palopo dan Ketua DPRD Kota Palopo.

 

Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bersama Tim Kesehatan dan PC IAI Kota Palopo

Ketua PC IAI Kota Palopo, apt. Irvan Akbar, S.Farm, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Pekan Ilmiah Tahunan Ikatan Apoteker Indonesia (PIT IAI) yang sempat dibatalkan karena situasi kurang kondusif di Kota Makassar pada 31 Agustus lalu.

”Kegiatan ini dilaksanakan karena para peserta dari Palopo tidak sempat untuk hadir kembali di Makassar,” tuturnya.

”Oleh karena itu, PC IAI Kota Palopo berinisiatif untuk mengadakan pengabdian sekaligus menjadi ajang silahturahmi bersama rekan sejawat apoteker. Dengan terlaksananya kegiatan ini masyarakat Palopo bisa lebih mengenal tugas dan fungsi apoteker serta menjadi lebih tahu kemana mereka harus bertanya mengenai informasi obat,” ungkap Irvan lebih lanjut.

Kegiatan Senam Bersama di Lapangan Pancasila Kota Palopo

Kegiatan pengabdian masyarakat dimulai dengan  senam sehat bersama, pemeriksaan kesehatan gratis dan penyuluhan penggunaan obat.

Pemeriksaan kesehatan gratis oleh apoteker dalam kegiatan pengabdian masyarakat besama dengan tim kesehatan lainnya  mencakup hal-hal berikut:

Apoteker bisa melakukan pemeriksaan seperti mengukur tekanan darah, kadar gula darah sewaktu, dan kolesterol. Pemeriksaan ini biasanya dibantu dengan alat-alat yang mudah digunakan dan portable. Hasil pemeriksaan ini sangat penting untuk mendeteksi dini risiko penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes.

Selain pemeriksaan, apoteker juga memberikan edukasi mengenai cara penggunaan obat yang benar, dosis, dan efek sampingnya. Mereka juga memberikan konseling tentang gaya hidup sehat, seperti pentingnya menjaga pola makan, berolahraga, dan beristirahat yang cukup untuk menjaga kesehatan.

Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi apoteker untuk memberikan informasi tentang pentingnya kepatuhan dalam minum obat, bahaya penyalahgunaan obat, dan pentingnya swamedikasi yang aman, sehingga pengobatan sendiri tidak membahayakan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit dan penggunaan obat yang rasional. Apoteker berperan sebagai edukator dan konselor, bukan hanya sebagai penjual obat.

Penyuluhan PC IAI Kota Palopo di Lapangan Pancasila

Selain itu para apoteker kota Palopo melakukan Penyuluhan DAGUSIBU, penggunaan obat Diabetes dan Hipertensi kepada masyarakat di CFD lapangan Pancasila.

”Halo Bapak/Ibu sekalian. Saya apoteker yang akan berbagi informasi penting tentang cara menggunakan obat yang benar,” sapa salah seorang apoteker Palopo pada masyarakat yang sedang berolahraga di area CFD.

Pahami Pentingnya DAGUSIBU

Apoteker Palopo menjelaskan kepanjangan dari DAGUSIBU:

Waspada Diabetes dan Hipertensi

Dua penyakit yang banyak diderita masyarakat yaitu diabetes dan hipertensi (darah tinggi). Keduanya sering disebut “silent killer”, karena gejalanya tidak selalu terasa, tetapi dampaknya bisa sangat berbahaya.

Kepatuhan Minum Obat: Kunci Pengobatan Berhasil

Jika Anda sudah didiagnosis diabetes atau hipertensi, kepatuhan minum obat adalah hal yang paling utama. Sering kali, pasien berhenti minum obat ketika merasa “sudah sehat.” Ini adalah kesalahan besar.

Kenapa harus patuh?

Foto Bersama Apoteker Kota Palopo

“Obat Bukan Sekadar “Penyembuh”: Obat diabetes dan hipertensi adalah “pengontrol,” bukan “penyembuh.” Artinya, Anda harus terus minum obat agar kondisinya tetap terkendali,” ujar apoteker lainnya.

Sebelum mengakhiri edukasi, para apoteker berpesan “Ingat, jangan pernah menghentikan atau mengubah dosis obat tanpa berkonsultasi dengan dokter atau apoteker. Jika ada keluhan atau lupa minum obat, segera tanyakan,” pungkasnya.

Exit mobile version