Informasi
Hubungi Redaksi IAINews melalui email : humas@iai.id
Floating Left Ads
Floating Right Ads
banner 950x90

Apt. Rafita Yuniarti Kupas Tuntas Manfaat Teh Herbal dan Antioksidan pada Pengabdian Kolaborasi Nasional di Pariaman

Penulis: apt. Yuliawati, M.Farm (Tim Media Nasional/PD IAI Jambi)Editor: apt. Dra Tresnawati
apt Rafita Yuniarti memaparkan materi.
banner 120x600
banner 468x60

PARIAMAN, IAINews – Mengupas secara tuntas manfaat teh herbal, apt. Rafita Yuniarti, S.Si., M.Kes., menarik minat peserta yang hadir di kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Kolaborasi Nasional Perguruan Tinggi Farmasi se-Indonesia.

Kegiatan yang diselenggarakan pada Sabtu, 8 November 2025 di desa Talago Sariak, Pariaman tersebut menghadirkan materi ‘Minuman Kesehatan : Teh Herbal’.

Iklan ×

Materi yang disampaikan oleh dosen Universitas Muslim Nusantara )UMN) Al Washliyah ini, memberikan wawasan luas mengenai potensi tanaman lokal sebagai sumber kesehatan.

apt Rafita Yuniarti memaparkan materi.

Dalam pemaparan awal, apt. Rafita menjelaskan bahwa teh herbal berbeda dari teh biasa karena dibuat dari bagian tanaman selain Camellia sinensis.

Daun, akar, bunga, biji, hingga kulit batang dapat diolah menjadi minuman berkhasiat. Ia mencontohkan teh jahe, rosella, kamomil, serai, dan berbagai rempah Nusantara yang selama ini sudah digunakan sebagai pengobatan tradisional.

Baca Juga  Staf Ahli Bupati Apresiasi Kegiatan Apoteker Bertamu PC IAI Rejanglebong

Rafita kemudian mengulas mendalam mengenai radikal bebas—atom atau molekul tidak stabil yang dapat merusak sel tubuh.

Paparan sinar UV, asap rokok, polusi udara, makanan terkontaminasi pestisida, hingga minuman keras merupakan faktor pemicu utama radikal bebas.

Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat memicu penyakit kanker, jantung, katarak, penuaan dini, dan gangguan degeneratif lain.

Untuk menangkal kondisi tersebut, Rafita menekankan peran penting antioksidan sebagai tameng alami tubuh.

Ia menjelaskan bahwa antioksidan terbagi menjadi dua: antioksidan endogen dari makanan seperti vitamin A, C, E, flavonoid, serta antioksidan sintetik seperti BHA dan BHT.

Namun, ia menekankan bahwa antioksidan sintetik pada dosis tertentu dapat menyebabkan gangguan fungsi hati dan sistem pencernaan.

Baca Juga  Aksi Global Promosi Kesehatan: Mahasiswa Internasional Farmasi UII Kampanyekan Cek KLIK BPOM di Sekolah Menengah Pertama di D.I. Yogyakarta

Materi semakin menarik ketika Rafita memaparkan berbagai tanaman lokal kaya antioksidan yang mudah ditemukan.

Ia menyebut serai, jahe, kayu manis, daun salam, jambu biji, bengle, mengkudu, wortel, tomat, buah bit, labu, semangka, blueberry, hingga pisang sebagai contoh bahan alami yang bermanfaat bagi tubuh.

Setiap tanaman memiliki sifat antiinflamasi, antimikroba, serta meningkatkan imunitas.

Rafita juga memberikan penjelasan rinci mengenai manfaat spesifik tiap tanaman. Serai, misalnya, dikenal mampu mengatasi kolesterol jahat, detoksifikasi tubuh, dan memperkuat sistem saraf.

Jahe mengurangi reaksi alergi serta meredakan gangguan pencernaan serta meningkatkan kekebalan tubuh, sementara mengkudu berperan dalam menjaga tekanan darah dan kesehatan kulit. Kayu manis, menurutnya, efektif mengontrol gula darah dan meredakan peradangan.

Baca Juga  Relawan ATB Didampingi Tim PD IAI Sumut Lakukan Pelayanan Kesehatan di Hutanabolon, Tapanuli Tengah
Antusiasme peserta menyimak materi.

Selain membahas manfaat, Rafita menjelaskan langkah-langkah pembuatan teh herbal yang baik dan higienis.

Tanaman harus dicuci bersih, dirajang, lalu dikeringkan tanpa sinar matahari langsung agar tidak merusak senyawa aktif.

Setelah kering, bahan disimpan dalam wadah kedap udara lalu diseduh dengan air panas atau diolah menjadi teh celup. Teknik ini memastikan kualitas dan keamanan konsumsi.

Menutup pemaparannya, Rafita menekankan bahwa pemahaman mengenai teh herbal sangat penting untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.

Ia mengajak peserta memanfaatkan kekayaan tanaman lokal sebagai alternatif sehat yang murah, aman, dan mudah diolah.

Pengetahuan ini diharapkan membantu masyarakat membuat pilihan mandiri dalam menjaga kesehatan sehari-hari dan mendorong pola hidup yang lebih alami.***

banner 325x300
```

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 950x90