Informasi
Hubungi Redaksi IAINews melalui email : humas@iai.id
Floating Left Ads
Floating Right Ads
banner 950x90

80 Tahun Merdeka, Tapi Masih Dikejar PTM, Bisakah Kita Capai Indonesia Sehat 2045?

Penyakit Jantung, Stroke, dan Diabetes, Ancaman Diam-Diam yang Membayangi Indonesia Emas

Penulis: apt. Bisma, S.Si (Tim Media Nasional PP IAI/PD IAI Sumatra Utara)Editor: apt. Dra Tresnawati
banner 120x600
banner 468x60

TAHUN ini, Indonesia memasuki usia ke-80 sejak merdeka. Di tengah gegap gempita perayaan, ada satu “pekerjaan rumah” besar yang tak boleh diabaikan: lonjakan Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, dan kanker.

Buat sebagian orang, PTM terdengar seperti masalah usia lanjut. Nyatanya, data Kementerian Kesehatan justru menunjukkan tren ini mulai mengintai sejak remaja. Kebiasaan makan tinggi gula, garam, dan lemak trans, kurang gerak, serta stres yang jarang diatasi menjadi kombinasi mematikan.

Iklan ×

Angka yang Membuat Kita Waspada

Hanya dalam setahun, kasus penyakit jantung di Indonesia mencapai 20 juta dan stroke 3,4 juta.

Keduanya merenggut hampir 800 ribu nyawa per tahun. Itu artinya, tiga dari empat kematian di Indonesia disebabkan PTM. Jika kita biarkan, visi Indonesia Sehat 2045 bisa jadi hanya mimpi di atas kertas.

Baca Juga  Bimtek Plataran Sehat dan SKP Platform untuk Apoteker Bandar Lampung

Bukan Hanya Masalah Medis, Tapi Masalah Gaya Hidup

Penyakit Tidak Menular itu bukan seperti flu yang bisa menular dari orang ke orang, melainkan tumbuh pelan-pelan dari kebiasaan kita sehari-hari.

Mulai dari sering jajan makanan cepat saji dan malas makan sayur-buah, terlalu lama duduk tanpa bergerak, tidur yang kurang, sampai stres yang menumpuk.

Belum lagi konsumsi garam, gula, dan lemak yang kelewat batas. Masalahnya bukan cuma soal sakit atau tidak sakit, tapi juga tentang bagaimana kualitas hidup kita.

Yang bikin berbahaya, PTM sering muncul diam-diam tanpa tanda awal, dan ketika gejalanya terasa, biasanya sudah terlambat untuk kembali ke kondisi sehat seperti dulu.

Baca Juga  5 OP Kesehatan Kembali Desak DPR RI Tunda Pembahasan RUU Kesehatan Obl

Gerakan CERDIK, Cara Sederhana tapi Efektif

Pemerintah sebenarnya sudah punya jurus jitu bernama gerakan CERDIK, yang isinya mengajak kita rutin cek kesehatan, menjauh dari asap rokok, rajin bergerak, makan dengan pola yang sehat, tidur cukup, dan pintar mengelola stres.

Sekilas terdengar simpel, tapi kalau dijalani terus-menerus, efeknya bisa luar biasa untuk menjaga tubuh tetap bugar dan jauh dari penyakit.

Menuju 2045, Kita Semua Punya Peran

Indonesia Emas bukan hanya soal ekonomi kuat dan teknologi maju, tapi juga rakyat yang sehat.

Perubahan harus dimulai dari rumah, sekolah, tempat kerja, sampai komunitas.

Tenaga kesehatan punya peran penting mengedukasi, tapi keberhasilannya bergantung pada kesadaran kita semua.

Baca Juga  IBS Si Biang Kerok di Balik Perut Drama

Penutup

Kalau kamu sudah punya faktor risiko PTM atau sedang mengonsumsi obat, jangan ragu berkonsultasi dengan apoteker.

Apoteker dapat membantu memastikan obat yang kamu pakai aman, sesuai dosis, dan tidak menimbulkan efek samping yang merugikan.

Ingat, menjaga kesehatan itu bukan hanya urusan dokter, apoteker juga sahabat kesehatanmu.***

banner 325x300
```

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 950x90