Informasi
Hubungi Redaksi IAINews melalui email : humas@iai.id
Floating Left Ads
Floating Right Ads
banner 950x90

Didukung Beiersdorf IAI bersama PharmaQ Gelar Webinar Panduan Penatalaksanaan Luka untuk Apoteker

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, IAINews – Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia bersama PT PharmaQ dan didukung oleh Beiersdorf Indonesia dan Hansaplast menggelar webinar 2026-05: ‘Panduan Umum Penatalaksanaan Luka : Peran Strategis Apoteker dalam Edukasi, Skrining dan Pemilihan Produk’.

Webinar yang akan diselenggarakan pada Minggu, 10 Mei 2026 mulai pukul 08.00 – 12.00 ini akan menghadirkan pembicara Dr. apt. Lusy Noviani, M.M, staf pengajar di Fakultas Farmasi Universitas Atma Jaya, Jakarta dan dipandu oleh apt. Dwi Arymbhi Sanjaya, S.Farm, M.Farm-Klin, dosen Fakultas Farmasi, Universitas Mahasaraswati Denpasar.

Iklan ×

Ditemui di sekretariat PP IAI, Direktur Utama PT PharmaQ, apt Drs Pujianto mengatakan, webinar ini diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman dan ketrampilan apoteker dan tenaga kefarmasian lainnya dalam penatalaksanaan luka di apotek.

Baca Juga  Ada Cerita Dagusibu di Lomba Membatik HUT Museum Batik Pekalongan

‘’Kita berharap, setelah mengikuti webinar ini, peserta akan memahami tatalaksana perawatan luka dan prinsip perawatannya,’’ tutur apt. Pujianto.

Webinar ini juga diharapkan akan meningatkan pemahaman apoteker akan peran penting mereka dan tenaga kefarmasian lainnya dalam komunikasi dan edukasi pasien untuk penanganan luka.

Dikatakan, luka akut maupun kronis merupakan salah satu keluhan kesehatan yang paling sering dijumpai di fasilitas pelayanan kefarmasian, khususnya di apotek.

Meski sering dianggap sederhana, luka yang tidak ditangani dengan tepat dapat menimbulkan komplikasi serius, mulai dari infeksi hingga keterlambatan penyembuhan.

‘’Sayangnya, layanan penanganan luka di apotek seringkali belum menjadi perhatian utama, baik dalam hal edukasi skrining maupun pemberian produk yang sesuai,’’ lanjut apt. Pujianto.

Baca Juga  Pastikan Tak Ada Peredaran Obat dan Makanan Ilegal, Tim Satgas Sidak Pasar Tradisional Karanganyar

‘’Dalam konteks inilah, peran apoteker menjadi sangat vital,’’ ungkap apt. Pujianto.

Sebagai tenaga kesehatan lini pertama yang mudah diakses, apoteker tidak hanya dituntut menyediakan produk kesehatan, tetapi juga diharapkan dapat berperan aktif dalam memberikan intervensi awal yang tepat dan edukatif, terutama dalam kasus-kasus luka ringan yang tidak memerlukan tindakan medis lanjutan.

Oleh karena itu, webinar ini diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam penatalaksanaan luka ringan, sehingga apoteker dapat memperkuat perannya dalam menjaga keselamatan dan kualitas hidup pasien.

Webinar akan dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama, apt Lusy Noviani akan menyampaikan materi ‘Memahami Luka dan Prinsip Perawatannya’. Di sesi ini akan dibahas gambaran umum luka yang terjadi di apotek, dampak bila luka tidak cepat ditangani dan peluang apoteker untuk meningkatkan layanan luka.

Baca Juga  Apt Noffendri Roestam Buka Rakerda PD IAI Jawa Tengah, Herregistrasi Melalui Aplikasi SIAp Bisa Dilakukan Melalui Virtual Account

Di sesi tersebut, apt. Lusy Noviani juga akan membahas mengenai definisi luka akut dan kronis, tahapan penyembuhan luka, moist wound healing dan membedakan luka ringan dan luka terinfeksi.

Di sesi kedua apt. Lusy Noviani akan membahas topik ‘Tatalaksana Perawatan Luka di Apotek’.

Dalam sesi ini akan dibahas mengenai skrining luka, chcklist praktik, langkah merawat luka yang benar serta quick tips : konsultasi luka efektif di apotek.

Bukan hanya itu, akan ada sesi product knowledge yang akan dibawakan oleh apt. Nabila Amkanahaq, S.Farm, M.Sc dan game kahoot dengan hadiah menarik.***

banner 325x300
```

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 950x90